• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Jogja Music Centre For Independent Movement

    Thumbnail
    View/Open
    98512019 Ary Rinaldy.pdf (2.395Mb)
    Date
    2005
    Author
    Yulianto Tri Nugroho, 99512110
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Sebenarnya tidak dapat di ketahui secara pasti sejarah dari musik independent ini, bahkan pada tahun 1930-an musik jazz pun merupakan suatu bentuk musik independent di jamannya diikuti dengan pemberontakan rock n roll di tahun 50-an, gerakan psikadelik di tahun 60-an, pembangkangan punk rock di era 70-an sampai dengan hingar bingar musik indiepop di awal tahun 80-an. Semuanya merupakan bentuk dari ekspresi kebebasan dan pemberontakan dalam bermusik di jamannya masing-masing walaupun pada saat ini sudah di rasa tidak relevan lagi. Akan tetapi dari situ kita dapat mengambil benang merah dari perjalanan sejarah musik independent ini,bahwa kesemuanya ini berawal dari rasa ketidak puasan para musisi pada masa itu terhadap aturan-aturan baku dalam bermusik. Bentuk pemberontakan itu tidak selalu bereksplorasi secara progressive akan tetapi dapat bertranformasi menjadi jauh lebih simple dari tatanan yang ada. Yang menonjol dari pemberontakan para musisi independent tersebut adalah pemberontakan Punk Rock yang di mulai pada awal tahun 70-an, yang di anggap secara signifikan dapat melawan norma-norma yang berlaku pada saat itu, baik dari segi musik maupun tatanan sosial yang berlaku di masyarakat. Mengacu pada sejarah tersebut,maka dapat dijadikan landasan konseptual dalam proses perancangan bangunan baik dalam pembentukan citra bangunan maupun pada fungsi-fungsi yang ada di dalamnya, mulai dari semangat kebebasan dan kebersamaan antar musisinya maupun dari segi musik itu sendiri baik dari segi irama.melodi maupun harmonisasi lagu yang dalam hal ini memuat unsur-unsur kebebasan, progressivitas atau bahkan menuju ke arah simple.tentu saja dengan masih memperhatikan koridor-koridor kenyamanan akustik baik di dalam studio maupun di luar studio.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/19468
    Collections
    • Architecture [3971]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV