• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengolahan Air Limbah Pabrik Tahu dengan Memanfaatkan Tanaman Kangkung Air (Ipomea Aquatica Forsk) dalam Sistem Constructed Wetland

    Thumbnail
    View/Open
    02513103 Baiq Diana Amalia Murty.pdf (5.269Mb)
    Date
    2006
    Author
    Baiq Diana Amalia Murty, 02513103
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Salah satu permasalahan lingkungan yang ditimbulkan dari kegiatan pabrik tahu adalah pencemaran badan air baik sungai, danau maupun air tanah. Hal ini disebabkan karena hampir seluruh pabrik tahu tidak melakukan pengolahan terlebih dahulu terhadap limbah yang telah dihasilkan sebelum membuangnya ke badan air. Padahal kandungan bahan organik dalam limbah pabrik tahu sangat tinggi. Penelitian ini menggunakan system Constructed Wetland dengan tanaman kangkung air sebagai media tumbuh bagi mikroorganisme. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas tanaman dalam menurunkan pH, konsentrasi BOD5, Nitrat dan Total Phosfat. Penelitian ini menggunakan reaktor yang terbuat dari kayu yang dilapisi dengan plastik sebagai lapisan kedap air dengan ukuran reaktor 0,5m x 1,0m. Setiap reaktor diberi tanah sebagai media tumbuh kangkung air dengan ketebalan 10 cm, reaktor diberi limbah dengan sistem bacth dengan konsentrasi limbah 0%, 25%, 50%, 75% dan 100% dengan debit limbah 37,5 L dengan waktu sampling 0, 3, 6, 9 dan 12 hari. Dengan menggunakan metode analisa sesuai SNI (M-69-990-03) untuk pengujian BOD SNI (M-49-1990-03) untuk pengujian parameter nitrat dan untuk kandungan fosfat menggunakan metode analisa sesuai SNI (M-52-1990-03). Karakteristik limbah pada hari ke-12 sudah lebih stabil sehingga memungkinkan mikroorganisme bekerja secara optimal untuk mereduksi limbah. Hasil yang diperolah dari penelitian ini untuk konsentrasi limbah 100% untuk tiaptiap parameter pada hari ke-12 adalah : 1) Reaktor dengan kangkung air nilai pH input 4, output 4,5, BOD5 input 1147.3 mg/L dan BOD5 output 777,3 mg/L dengan nilai effisiensi 32,25%, Nitrat input 150,33 mg/L, output 97,7 mg/L, effisiensi 35%, dan Total P input 100,18 mg/L, output 3,14 mg/L, effisiensi 96,86%. 2) Reaktor tanpa kangkung air nilai pH input 4 output 3,5, BOD5 output 1263,4 mg/L nilai effisiensi -10,12%, Nitrat output 86,68mg/L, effisiensi 42,34% dan Total P output - 3,67 mg/L, effisiensi 103,66%. Kualitas limbah untuk nilai BOD5 dan Nitrat melampaui baku mutu air minum yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah No.82 Tahun 2001, sedangkan untuk nilai pH dan Total P telah memenuhi baku mutu air minum yang tersebut diatas.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/19455
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV