• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Evaluasi Tingkat Kerusakan Perkerasan Lentur pada Ruas Jalan K.H. Ahmad Dahlan Daerah Istimewa Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    96310071 Umar Syarif.pdf (3.799Mb)
    Date
    2000
    Author
    Umar Syarif, 96310071
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Umumnya perkerasan jalan di Indonesia menggunakan bahan pengikat aspal dengan tipe gradasi rapat, sehingga menghasilkan lapisan perkerasan yang kedap air dan tahan lama. Jalan K.H. Ahmad Dahlan, Daerah Istimewa Yogyakarta menggunakan sistem perkerasan lentur yang kondisinya kurang stabil karena kerusakan berupa bleeding dan keriting. Penelitian ini berusaha mencari penyebab terjadinya kerusakan pada ruas jalan tersebut dengan penelitian lapangan dan laboratorium serta dengan menggunakan data-data sekunder dari instansi yang terkait. Penelitian laboratorium yang dilakukan di Balai Pengujian dan Peralatan DPU Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu : pemeriksaan ekstraksi beton aspal, analisa saringan, pemeriksaan kepadatan beton aspal dan pemeriksaan berat jenis agregat kasar. Sedangkan penelitian di lapangan yaitu : pemeriksaan CBR lapangan lapis pondasi atas dan lapis pondasi bawah serta pemeriksaan CBR lapangan subgrade dengan DCP. Penelitian di laboratorium diperoleh kadar aspal ekstraksi adalah 8,144 %, gradasi agregat sesuai dengan spesiflkasi ATBL, kepadatan beton aspal sebesar 2,365 dan berat jenis agregat kasar adalah 2,68 gr / cm³. Sedangkan dari penelitian lapangan diperoleh CBR lapis pondasi atas adalah 81,333 %, CBR lapis pondasi bawah sebesar 52,7775 % dan CBR tanah dasar sebesar 11,1.%. Berdasarkan hasil penelitian di laboratorium dan di lapangan maka dapat disimpulkan bahwa kerusakan yang terjadi pada ruas jalan tersebut adalah bleeding disertai dengan sliding yang disebabkan oleh kadar aspal berlebih pada perkerasan dan bersama-sama dengan agregat halus hasil degradasi naik ke permukaan. Selain bleeding disertai sliding ruas jalan tersebut juga mengalami kerusakan berupa keriting yang disebabkan oleh pengausan lapisan HRS yang tidak merata sepanjang jalan.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/19212
    Collections
    • Civil Engineering [4729]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV