Show simple item record

dc.contributor.advisorEnggar Furi Hardianto, S.IP., M.A.
dc.contributor.authorMuhammad Septian Ariandi, 14323075
dc.date.accessioned2020-02-26T08:53:12Z
dc.date.available2020-02-26T08:53:12Z
dc.date.issued2019-11-26
dc.identifier.urihttp://dspace.uii.ac.id/123456789/18443
dc.description.abstractIndustri otomotif Indonesia merupakan salah satu industri yang memiliki pabrik mobil yang di akui pasar internasional dalam kualitasnya, maka tidak diherankan bahwa Indonesia mampu memproduksi mobil terbanyak ke 2 di ASEAN. dalam segi ekonomi industri otomotif merupakan sumber pendapatan bagi PDB Indonesia dan memiliki prospek yang menjanjikan, namun pada tahun 2018 pasar terbesar industri otomotif Indonesia yaitu Vietnam mengeluarkan Decree No.116/2017 dan Circular No.03/2018 yang menghambat ekspor mobil Indonesia ke negara tersebut. Melihat permasalahan yang terjadi diperlukan peran pemerintah Indonesia yaitu Joko Widodo untuk mencari jalan keluar agar permasalahan tersebut teratasi serta membantu perusahaan industri otomotif dalam melancarkan kembali ekspor mobil ke negara Vietnam melalui strategi maupun kebijakan yang di keluarkan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectIndonesiaen_US
dc.subjectIndustri Otomotifen_US
dc.subjectEksporen_US
dc.subjectDecree No. 116/2017en_US
dc.subjectCircular No. 03/2018en_US
dc.subjectVietnamen_US
dc.titleSTRATEGI INDONESIA DALAM MENGHADAPI HAMBATAN EKSPOR MOBIL OLEH PEMERINTAHAN VIETNAM PADA MASA PEMERINTAHAN JOKO WIDODO TAHUN 2017-2019en_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record