• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • International Relations
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • International Relations
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Peran Tiongkok Dalam Konflik Suriah: Perspektif Teori Quasi Mediation

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.jpg (109.9Kb)
    01 cover.pdf (180.8Kb)
    02 preliminari.pdf (308.3Kb)
    03 daftar isi.pdf (262.1Kb)
    04 abstract.pdf (162.7Kb)
    05.1 bab 1.pdf (931.6Kb)
    05.2 bab 2.pdf (728.0Kb)
    05.3 bab 3.pdf (726.8Kb)
    05.4 bab 4.pdf (265.2Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (429.1Kb)
    16323062.pdf (586.7Kb)
    Date
    2019-11-22
    Author
    Dimas Rizki Permadi, 16323062
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Konflik Suriah merupakan konflik yang terjadi akibat efek domino fenomena Arab Spring pada 2010 yang terjadi di Tunisia yang kemudian menyebar ke beberapa negara di Timur Tengah, termasuk Suriah. Konflik Suriah tidak hanya dilatarbelakangi oleh terjadinya fenomena Arab Spring, melainkan juga karena kondisi Suriah yang tidak stabil pada masa pemerintahan Bashar al-Assad. Konflik tersebut telah melibatkan negara-negara major power untuk melakukan intervensi di konflik tersebut. Ditengah-tengah peran dominan AS dan Rusia di konflik Suriah, Tiongkok juga ikut terlibat aktif dalam melakukan mediasi kedua belah pihak yang sedang konflik. Pada tahun-tahun sebelum terjadinya konflik tersebut, Tiongkok merupakan negara yang enggan untuk terlibat dalam konflik-konflik di Timur Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan Tiongkok di konflik Suriah menggunakan perspektif teori quasi mediation dimana temuan dari penelitian ini adalah keterlibatan Tiongkok berupa Multifacted Intervention. Menggunakan teori tersebut, peneliti juga menemukan 4 alasan yang melatarbelakangi peran Tiongkok: pertama, Tiongkok ikut terlibat dalam konflik Suriah sebagai upaya pengamanan jalur Belt and Road Initiative BRI; kedua, Tiongkok sedang mencari teman baru kawasan Timur Tengah; ketiga, Tiongkok ingin menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah dari kelompok teroris; dan keempat, Tiongkok memiliki kepentingan untuk mengamankan pasokan energinya.
    URI
    http://dspace.uii.ac.id/123456789/18435
    Collections
    • International Relations [914]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV