• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Informatics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Informatics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS MULTIPARAMETER BIOSIGNAL PADA PENDERITA STROKE ISKEMIK USIA LANJUT TANPA DIABETES MELITUS

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.jpg (146.3Kb)
    01 cover.pdf (152.0Kb)
    02 preliminari.pdf (797.7Kb)
    03 daftar isi.pdf (234.4Kb)
    04 abstract.pdf (82.68Kb)
    05.1 bab 1.pdf (193.3Kb)
    05.2 bab 2.pdf (264.7Kb)
    05.3 bab 3.pdf (521.0Kb)
    05.4 bab 4.pdf (285.0Kb)
    05.5 bab 5.pdf (174.2Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (429.8Kb)
    Date
    2019-10-25
    Author
    Muhammad Zakariyah, 17917119
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Biosignal mampu memberikan informasi mengenai kondisi tubuh, termasuk kondisi fisiologis penderita stroke iskemik. Regulasi darah di dalam otak diatur melalui mekanisme Cerebral Autoregulation (CA). Beberapa parameter yang dapat digunakan untuk mengetahui mekanisme ini adalah kecepatan aliran darah (Blood Flow Velocity/BFV) dan tekanan tekanan darah (Blood Pressure/BP). Stroke juga berkaitan dengan aktivitas sistem saraf, yang direpresentasikan melalui Heart Rate Variability (HRV). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ketiga biosignal tersebut dan pengaruhnya terhadap fisiologis penderita stroke iskemik. Subjek penelitian dibagi menjadi dua kelompok (20 stroke dan 20 control). Data BFV didapatkan pada bagian Middle Cerebral Artery (MCA), BP didapatkan melalui arteri lengan pada bagian atas, dan elektrokardiogram dengan 3 lead dipasang di bagian dada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara BP dan BFV pada kelompok control (p-value < 0.05; r = -0.574). Korelasi ini tidak ditemukan pada kelompok stroke. Sebaliknya hubungan antara BP dan HRV hanya ditemukan pada kelompok stroke, yang disebabkan oleh tingginya aktivitas saraf simpatetik (p-value < 0.05 dan r > 0.4) pada parameter SDRR, RMSSD, CVRR, LF, dan SD1. Pada kelompok control, tidak terdapat hubungan antara HRV dengan BP. Hubungan antara BFV dan HRV pada kelompok control tidak ditemukan secara statistik, namun pada kelompok stroke, hubungan ini terlihat pada parameter LF dan Rasio LF/HF (p-value < 0.05; r > 0.4). Berdasarkan temuan dari penelitian ini, parameter yang dapat digunakan untuk menjelaskan karaketeristik penderika stroke di semua posisi adalah MeanRR, VLF, dan LF.
    URI
    http://dspace.uii.ac.id/123456789/18261
    Collections
    • Master of Informatics [361]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV