• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Civil Engineering and Planning
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Civil Engineering and Planning
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    MODEL JOB SAFETY ANALYSIS BERBASIS HIRADC (HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESMENT AND DETERMINING CONTROL) PADA PEKERJAAN STRUKTUR PROYEK RUMAH SUSUN

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.jpg (180.2Kb)
    01 cover.pdf (108.1Kb)
    02 preliminari.pdf (986.6Kb)
    03 daftar isi.pdf (521.2Kb)
    04 abstract.pdf (83.35Kb)
    05.1 bab 1.pdf (121.4Kb)
    05.2 bab 2.pdf (234.5Kb)
    05.3 bab 3.pdf (951.8Kb)
    05.4 bab 4.pdf (430.2Kb)
    05.5 bab 5.pdf (278.4Kb)
    05.6 bab 6.pdf (86.25Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (141.9Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (141.9Kb)
    08. naskah publikasi.pdf (682.3Kb)
    Date
    2019-09-30
    Author
    Septian Andika Pratama Putra, 17914019
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Proyek konstruksi melibatkan banyak aspek, seperti manusia (man power), alat (machine), metode (method), uang (money) dan bahan (material). Aspek-aspek tersebut membutuhkan manajemen yang baik agar pembangunan konstruksi dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan yang direncanakan. Banyaknya aspek yang terlibat dalam kegiatan proyek pembangunan konstruksi menjadikan tingginya potensi dampak bahaya kecelakaan kerja. Dampak bahaya yang terjadi dapat menimbulkan kerugian materil dan non materil, seperti luka-luka, meninggal dunia dan kerusakan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat potensi dampak bahaya pada pekerjaan struktur proyek rumah susun serta membuat pengendalian potensi dampak bahaya dengan menggunakan metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assesment and Determining Control). Hasil dari penelitian ini didapatkan identifikasi Risiko Bahaya yang disebabkan oleh perilaku tidak aman berupa tidak menggunakan APD dengan benar dan semestinya; tidak melakukan perawatan terhadap alat yang akan digunakan; dan penempatan material, alat, serta pengoperasian alat yang tidak sesuai prosedur yang sudah ditetapkan. Hasil tersebut kemudian dilakukan pengendalian berupa rekayasa teknik, rekayasa administrasi dan penggunaan alat pelindung diri. Didapatkan adanya penurunan tingkat risiko yang semula extreme risk 1 (8,3%) jenis pekerjaan; high risk 10 (83,3%) pekerjaan dan moderate risk 1 (8,3%) jenis pekerjaan menjadi 8 (66,7%) jenis pekerjaan pada tingkat moderate risk; 4 (33,3%) jenis pekerjaan pada tingkat low risk; dan tidak ada ditemukannya resiko pada tingkat extreme risk dan juga high risk.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/18076
    Collections
    • Master of Civil Engineering and Planning [222]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV