• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS KANDUNGAN FLUORIDA (F) PADA AIRTANAH DAN POTENSI RISIKO LINGKUNGAN DI KECAMATAN ASEMBAGUS SITUBONDO

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.jpg (101.5Kb)
    01 cover.pdf (101.5Kb)
    03 daftar isi.pdf (138.1Kb)
    04 abstract.pdf (120.7Kb)
    05.1 bab 1.pdf (112.5Kb)
    05.2 bab 2.pdf (315.1Kb)
    05.3 bab 3.pdf (538.2Kb)
    05.5 bab 5.pdf (106.6Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (145.6Kb)
    07. Lampiran 1.pdf (814.5Kb)
    Date
    2019-10-01
    Author
    IHSAN DIYAHULHAQ FADHLURAHMAN, 15513146
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Gunung api Ijen merupakan gunung api yang memiliki sebuah kawah yang mengandung air asam yang disebut Danau Kawah Ijen. Pada Danau Kawah Ijen terdapat kandungan fluorida yang dilepaskan dari batuan vulkanik yang asam dan abu vulkanik yang tersebar ketika kesadahan air rendah. Masyarakat Kecamatan Asembagus mayoritas masih menggunakan air tanah untuk dikonsumsi, irigasi pertanian, dan perkebunan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsentrasi fluorida pada airtanah dan air sungai masyarakat Kecamatan Asembagus dan menghitung tingkat risiko fluorida pada masyakat Kecamatan Asembagus. Pengambilan sampel air menggunakan metode yang mengacu pada SNI No 6989.57:2008 untuk sampel air pemukaan dan SNI No 6989.58:2008 untuk sampel airtanah. Sampel air dianalisis menggunakan Spektrofotometri Uv-vis dengan larutan SPADNS yang mengacu pada SNI No 06- 6989.29:2005. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi fluorida pada sungai memiliki rentang antara 8,2 mg/L hingga 11,2 mg/L, sedangkan pada air tanah memiliki rentang antara 5,8 mg/L hingga 13 mg/L. Berdasarkan perhitungan intake ingesti dan tingkat risiko dari 20 titik yang terdapat pada air sumur dan PDAM dinyatakan bahwa semua titik tidak aman. Apabila konsumsi air yang mengandung fluorida dengan konsentrasi tinggi dapat menyebabkan fluorisis pada gigi.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/17760
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV