• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Mechanical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Mechanical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS PINTU AIR OTOMATIS BERPENGGERAK MEKANIK DENGAN TINGGI SALURAN DRAINASE 1,5 METER

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.jpg (197.7Kb)
    01 cover.pdf (12.08Kb)
    02 preliminari.pdf (623.2Kb)
    03 daftar isi.pdf (359.3Kb)
    04 abstract.pdf (15.00Kb)
    05.1 bab 1.pdf (19.41Kb)
    05.2 bab 2.pdf (205.3Kb)
    05.3 bab 3.pdf (249.5Kb)
    05.4 bab 4.pdf (697.0Kb)
    05.5 bab 5.pdf (157.3Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (9.428Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (295.5Kb)
    14525051.pdf (614.7Kb)
    Date
    2019-10-28
    Author
    Rizki Arif Fauzi, 14525051
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pintu air otomatis berpenggerak mekanik merupakan suatu alat yang berfungsi untuk mengatur buka tutup aliran air tanpa motor penggerak. Mekanisme buka tutupnya digerakkan oleh gaya angkat pelampung yang dipengaruhi ketinggian muka air. Pintu air ini dirancang untuk selain sebagai saluran pembuangan dari hulu ke hilir juga menahan aliran rob laut yang datang dari hilir atau laut agar tidak melewati saluran yang terhubung dengan persawahan yang dapat berpotensi merusak tanaman padi para petani. Pintu air ini didesain untuk diletakkan di saluran drainase dengan ketinggian 1,5 meter karena berpedoman dengan standar perencanaan irigasi (KP-03). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh beda ketinggian muka air terhadap kekuatan material sistem pintu air otomatis berpenggerak mekanik di saluran drainase 1,5 meter. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan komponen poros dengan diameter 100 mm dan baut M60 yang masing-masing berbahan Acetal Copolymer Polyethylene dianggap telah mampu menahan beban yang direncanakan dan tidak melebihi tegangan yang diijinkan bahan. Dikarenakan luas penampang baut lebih kecil dari poros sehingga baut mendapatkan tegangan yang lebih besar maka kemungkinan kerusakan yang pertama kali terjadi diantara kedua komponen tersebut adalah ada pada baut.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/17258
    Collections
    • Mechanical Engineering [749]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV