• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    UJI KINERJA ALAT PENGOLAH LIMBAH LAUNDRY 1.0 PADA UNIT PENGOLAHAN UTAMA

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.jpg (124.9Kb)
    01 cover.pdf (10.34Kb)
    02 preliminari.pdf (2.425Mb)
    03 daftar isi.pdf (227.5Kb)
    04 abstract.pdf (10.38Kb)
    05 bab 1.pdf (340.0Kb)
    05 bab 2.pdf (490.3Kb)
    05 bab 3.pdf (551.5Kb)
    05 bab 4.pdf (796.8Kb)
    05 bab 5.pdf (286.6Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (186.1Kb)
    07. 1 lampiran 1.pdf (289.0Kb)
    07. 2 lampiran 2.pdf (277.2Kb)
    07. 3 lampiran 3.pdf (277.2Kb)
    08. naskah publikasi.pdf (949.3Kb)
    Date
    2019-03-27
    Author
    Andri Hermawan, 15513021
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Andri Hermawan. Uji Kinerja Alat Pengolah Limbah Laundry 1.0 Pada Unit Pengolahan Utama. Dibimbing oleh Andik Yulianto, S.T,. M.T. selaku pembimbing 1 dan Lutfia Isna A, S.Si,. M.Sc. selaku pembimbing 2. Limbah air laundry merupakan limbah yang dapat menyebabkan pencemaran. Salah satu senyawanya adalah polifosfat dan surfaktan. Sehingga untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan penelitian pengolahan limbah air laundry secara fotokatalis menggunakan TiO2 dan H2O2 dengan UV-C 15 watt. Metode penelitian dilakukan dengan uji optimasi TiO2 dan H2O2, serta membandingkan hasil akhir dengan peraturan daerah. Kondisi optimum TiO2 dan H2O2 yaitu 4gr TiO2 dan H2O2 50% 1 mL. Pengujian dilakukan menggunakan dua proses, secara batch dan kontinyu. Sampel awal menunjukan kadar surfaktan 480 mg/L, COD 513,6 mg/L, BOD 45,7 mg/L pada 10 L limbah air laundry. Pengujian secara batch dengan waktu 60 menit, menggunakan sampel awal memiliki hasil penurunan surfaktan menjadi 345,6 mg/L ; COD 192,1 mg/L ; BOD 17,24 mg/L. Sedangkan pengujian secara kontinyu dengan pengambilan sampel tiap 10 menit, memiliki hasil penurunan surfaktan dari pengolahan sebelumnya 304 mg/L menjadi 271,8 mg/L pada menit ke 70, dan untuk kadar COD dari sebelumnya 442 mg/L menjadi 227 mg/L pada menit ke 40, serta penurunan kekeruhan terbaik pada menit ke 70, dari 209 NTU menjadi 118 NTU. Jadi, pengolahan limbah air laundry menggunakan TiO2 dan H2O2 dengan UV-C berhasil menurunkan konsentrasi surfaktan sebesar 24%, COD 63%, dan BOD 61% secara batch dengan waktu 60 menit pada tahap main treatment. Sedangkan uji keseluruhan reaktor mendapatkan hasil yang terbaik pada pengujian secara batch dengan waktu 63 menit sebesar 93% untuk surfaktan, 22% COD, dan 75% BOD.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/16290
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV