• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERBASIS NERACA AIR DI SURABAYA TIMUR, PROVINSI JAWA TIMUR

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf (185.1Kb)
    02 preliminari.pdf (758.6Kb)
    03 daftar isi.pdf (341.0Kb)
    04 abstract.pdf (182.7Kb)
    05.1 bab 1.pdf (326.5Kb)
    05.2 bab 2.pdf (301.8Kb)
    05.3 bab 3.pdf (942.3Kb)
    05.4 bab 4.pdf (844.9Kb)
    05.5 bab 5.pdf (184.3Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (422.7Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (194.8Kb)
    07.2 lampiran 2.pdf (306.6Kb)
    07.3 lampiran 3.pdf (189.4Kb)
    07.4 lampiran 4.pdf (633.6Kb)
    07.5 lampiran 5.pdf (224.2Kb)
    07.6 lampiran 6.pdf (343.1Kb)
    07.7 lampiran 7.pdf (299.6Kb)
    07.8 lampiran 8.pdf (697.0Kb)
    12513114.pdf (5.143Mb)
    Date
    2019-08-30
    Author
    ENGGAR HASTOYUANDO, 12513114
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pada daerah yang memiliki masalah kekurangan atau kelebihan air, konsep daya dukung lingkungan sektor sumber daya air dapat digunakan sebagai alat manajemen untuk wilayah tersebut. Tujuan utama dari penelitian ini adalah menganalisis daya dukung sumber daya air di kawasan Surabaya Timur, Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan menemukan rasio antara pasokan air dan permintaan air di Surabaya Timur untuk mendapatkan status daya dukung lingkungannya. Hasil penelitian menunjukkan status daya dukung di Surabaya Timur bersifat aman bersyarat (conditional sustain) pada tahun 2020 sebesar 1,1 dan tahun 2030 sebesar 1,0 (syarat rasio 1 sampai 2). Pada tahun 2020 dan 2030 umumnya status defisit (overshoot) terjadi pada bulan Juni hingga Oktober, aman bersyarat (conditional sustain) di bulan April dan Desember, sedangkan kondisi surplus (sustain) ada pada bulan Januari, Februari dan Maret. Oleh karena itu tindakan lebih lanjut perlu diambil untuk menghemat air di bulan surplus.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/15985
    Collections
    • Environmental Engineering [1826]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV