• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Psychology And Sociocultural Sciences
    • International Relations
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Psychology And Sociocultural Sciences
    • International Relations
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Konflik Turki dan Mesir Pasca Kudeta Terhadap Pemerintahan Mursi (2013-2017)

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf (120.0Kb)
    02 preliminari.pdf (1.041Mb)
    DAFTAR ISI.pdf (266.4Kb)
    04 abstract.pdf (70.53Kb)
    05.1 bab 1.pdf (1.164Mb)
    05.2 bab 2.pdf (1.519Mb)
    05.3 bab 3.pdf (1011.Kb)
    05.4 bab 4.pdf (319.5Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (511.0Kb)
    Date
    2019-07-17
    Author
    AKHIRNIA RAHARDARA PUTRI
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Hubungan Turki dan Mesir telah terjalin baik sejak lama, sejak kedua negara berada di bawah kekuasaan Ottoman. Namun hubungan kedua negara semakin membaik ketika Muhammad Mursi menjabat sebagai presiden Mesir menggantikan Husni Mubarak. Turki sangat mendukung adanya demokrasi yang akan di terapkan di Mesir dengan melaukan pemilu untuk mencari presiden pengganti Husni Mubarak. Banyak bantuan yang diberikan oleh Turki untuk membantu Mesir, begitu juga kerja sama yang dilakukan kedua negara. Namun hubungan baik kedua negara tidak berlangsung lama. Hubungan kedua negara mulai memburuk ketika terjadi kudeta yang dialami oleh Muhammad Mursi. Turki sangat menentang adanya kudeta yang terjadi di Mesir dan tidak ingin mengakui kepemimpinan as-Sisi sebagai presiden setelah Mursi. Hubungan keduanya semakin memburuk hingga kedua negara melakukan pemutusan hubungan diplomatik, kerja sama dan bantuan yang sebelumnya telah kedua negara jalankan dan sepakati. Namun untuk mengembalikan kejayaan Mesir, pada masa pemerintahan as-Sisi, Mesir berusaha untuk mencari aliansi yaitu Amerika Serikat dan Arab Saudi. Amerika Serikat dan Arab Saudi merupakan aliansi lama Mesir. Namun ketika pemerintahan Mursi, hubungan Mesir dan kedua negara kurang baik. Sehingga ketika terpilihnya Abdul Fattah as-Sisi sebagai presiden, Amerika Serikat dan Arab Saudi dangat mendukung. Kembalinya Mesir kepada Amerika Serikat dan Arab Saudi merupakan strategi Mesir untuk dapat bertahan memperbaiki kondisi negaranya pasca kudeta.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/15377
    Collections
    • International Relations [914]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV