• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ALTERNATIF DISINFEKTAN ESCHERICHIA COLI MENGGUNAKAN EKSTRAK SIWAK (SALVADORA PERSICA) PADA AIR TANAH

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf (110.0Kb)
    02 preliminari.pdf (1.286Mb)
    03 daftar Isi.pdf (685.5Kb)
    04 abstract.pdf (419.7Kb)
    05.1 bab 1.pdf (667.0Kb)
    05.2 bab 2.pdf (1.299Mb)
    05.3 bab 3.pdf (1.058Mb)
    05.4 bab 4.pdf (1.382Mb)
    05.5 bab 5.pdf (510.8Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (822.0Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (627.8Kb)
    07.2 lampiran 2.pdf (426.0Kb)
    07.3 lampiran 3.pdf (367.5Kb)
    07.4 lampiran 4.pdf (358.3Kb)
    07.5 lampiran 5.pdf (359.5Kb)
    07.6 lampiran 6.pdf (359.0Kb)
    07.7 lampiran 7.pdf (359.2Kb)
    07.8 lampiran 8.pdf (352.8Kb)
    07.9 lampiran 9.pdf (353.3Kb)
    08 naskah publikasi.pdf (2.058Mb)
    Date
    2019-05-06
    Author
    Hari Kurniawan Risdianto, 14513106
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penyakit dengan media perantara air (waterborne diseases) masih mengakibatkan kematian dalam jumlah yang cukup tinggi, termasuk di Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah keberadaan bakteri E.Coli yang diakibatkan oleh rendahnya sanitasi dan sulitnya akses terhadap air bersih. Pengolahan air minum konvensional yang menggunakan senyawa klorin pun memunculkan masalah lain karena berpotensi menghasilkan senyawa Disinfection by Products (DBPs) yang mengancam kesehatan secara serius. Oleh karena itu, alternatif senyawa disinfektan perlu dipertimbangkan, misalnya ekstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak siwak serta dosis dan kontak optimum dalam menyisihkan bakteri E.Coli pada media airtanah. Metode yang digunakan adalah Plate Count Agar (PCA) dengan media pertumbuhan Chromocult Coliform Agar (CCA). Didapatkan hasil bahwa ekstrak dan residu siwak mampu menyisihkan berturut-turut sebesar 4,3-log reduksi dan 0,951-log reduksi, dengan dosis optimum 10 ml ekstrak siwak di waktu kontak 10 menit dan 5 mg residu siwak pada waktu kontak 5 menit. Laju kematian E.Coli tertinggi adalah 1,703/menit untuk ekstrak siwak dan 1,400/menit untuk residu siwak. Siwak menunjukkan hasil yang lebih unggul saat dibandingkan dengan disinfektan konvensional, seperti senyawa klorin.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/15196
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV