• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Meningkatkan Produktifitas dengan Jalan Perbaikan Lintasan Produksi Menggunakan Metode Line Balancing di PT Prestige Garden Furniture

    Thumbnail
    View/Open
    98522052 Richa Andria Sylvia Dewi.pdf (30.30Mb)
    Date
    2004
    Author
    Dewi, Richa Andria Sylvia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Ketidakseimbangan lintasan produksi menjadi hal yang menarik penulis untuk mengetahui penyebabnya dan menyelesaikan dengan metode yang ada. Penelitian akan difokuskan pada terjadinya penumpukan hasil produksi pada aktifitas-aktifitas kerja tertentu di departemen proses produksi di PT. Prestige. Suatu lintasan produksi yang tidak seimbang dapat dilihat dari adanya gejala menganggumya pekerja di stasiun kerja yang satu dan sebaliknya beberapa pekerja di stasiun kerja yang lain. Untuk mengatasi ketidakseimbang suatu lintasan produksi dapat ditempuh dengan berbagai cara antara lain : Menambah jumlah mesin, peralatan, atau karyawan, perbaikan metode kerja, dan penambahan kerja lembur. Pada umumnya merencanakan suatu keseimbangan didalam suatu lintasan produksi meliputi segala usaha yang bertujuan untuk mencapai suatu kapasitas optimal, dimana tidak terjadi penghamburan kapasitas. Tujuan tersebut dicapai apabila : Minimasi waktu mengganggur, minimasi keseimbangan waktu mengganggur, dan maksimasi efisiensi. Dengan menggunakan dua metode penyeimbangan lintasan produksi yaitu metode Ranked Positional Weight dan metode Largest Candidate disimpulkan bahwa metode Ranked Positional Weight yang lebih efisien. Hal ini dapat dilihat bahwa dari kondisi awal waktu menganggur sebesar 640 menit, ketidakseimbangan lintasan sebesar 50,13%, dan efisiensi lintasan sebesar 49,86%. Setelah perbaikan denngan metode Ranked Positional Weight waktu menganggur turun menjadi 34,57 menit, ketidakseimbangan lintasan turun menjadi 5,09%, dan efisiensi lintasan produksi naik menjadi 94,91 %. Dari basil perhitungan bahwa perbaikan kapasitas produksi terjadi pada stasiun kerja yang potensial mengalami battleneck yaitu stasiun kerja I dan II.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/14920
    Collections
    • Industrial Engineering [2834]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV