• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Babarsari City Walk Fleksibilitas dan suasana rekreatifsebagai respon tuntutan faktor efisiensi pada ruang datam dan ruang luar

    Thumbnail
    View/Open
    03512110 Wijanarko.pdf (12.54Mb)
    Date
    2007
    Author
    Wijanarko
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kota Babarsari merupakan bagian kecamatan kota dari kabupaten Sleman, Yogyakarta, yang memiliki perkembangan ekonomi yang cukup signifikan sebagai sumber pendapatan anggaran daerah. Hal ini ditandai dengan meningkatnya pembangunan perdagangan ritel di daerah ruas jalan utama kota tersebut. Jumlah penduduk kumulatif tersebut berkisar 700 ribu jiwa. Dengan perkembangan penduduk yang selalu bertambah karena mulai banyaknya pendatang terutama mahasiswa yang datang dengan keperluan belajar. Maka Kota Babarsari perlu mempersiapkan diri dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat, baik lokal maupun pendatang tadi. Dari isu inilah maka dirasakan pentingnya membuat suatu ruang terbuka alternatif baru yang fleksibel sehingga dapat memperkuat posisi Kota Babarsari sebagai pusat aktivitas kota di bidang sosial serta ekonomi. Daya tarik sebagai ruang terbuka alternatif nantinya diharapkan mampu mewadahi aktivitas yang sudah ada dan membuat arus pendatang ke kota tersebut terus meningkat, sehingga berpengaruh terhadap pertumbuhan aktifitas masyarakat dibidang perdagangan. Selain itu dimungkinkan juga ruang terbuka alternatif tersebut menjadi sebuah landmark baru kota Yogyakarta. Tak bisa dipungkiri bahwa keberadaan pusat perbelanjaan sekarang ini ternyata dapat mengikis keberadaan lokal suatu daerah, karena kebanyakan pusat perbelanjaan dibangun kurang memperhatikan lingkungan sekitar. Bahkan kebanyakan menyerap tipe bangunan big box yang merupakan tipe bangunan shopping center ala amerika yang kurang tepat disebut mall. Sehingga diupayakan bagaimana menciptakan sebuah wadah kegiatan belanja dan hiburan seperti city walk yang sekaligus menjadi ruang yang mewadahi aktivitas kegiatan yang secara fleksible dan rekreatif sebagai respon tuntutan faktor evisien dan kondisi aktivitas perdagangan yang sudah terbentuk didaerah Babarsari sehingga menjadi salah satu faktor daya tarik.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/14722
    Collections
    • Architecture [3971]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV