• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Evaluasi Kinerja Angkutan Umum Bis Perkotaan D.I. Yogyakarta ( Studi Kasus Jalur 7 dan 11 )

    Thumbnail
    View/Open
    01511215 Hendy Maliki K.P.pdf (18.74Mb)
    01511215 Hendy Maliki K.P-2.pdf (201.9Kb)
    Date
    2006
    Author
    Maliki K.P, Hendy
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Bis perkotaan sebagai sarana angkutan umum yang paling mudah dijangkau masyarakat mempunyai peranan penting dalam upaya memenuhi kebutuhan transportasi. Hal ini terlihat dari perkembangan kota Yogyakarta yang merupakan kota pelajar dan pariwisata. Berdasarkan data Organda bulan September 2005, Yogyakarta memiliki armada bis perkotaan sebanyak 591 unit yang dioperasikan oleh lima perusahaan yakni PUSKOPKAR, KOPATA, KOBUTRI, ASPADA, dan DAMRI. Upaya bis perkotaan untuk memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat mengalami banyak hambatan. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian terhadap kinerja bis perkotaan tersebut. Dalam penelitian ini, yang dievaluasi adalah waktu perjalanan, jarak tempuh, waktu antara, dan ketersediaan armada angkutan umum. Bis perkotaan yang akan dievaluasi kinerjanya adalah bis jalur 7 dan 11 D.I Yogyakarta. Bis ini termasuk jenis midi bis / bis sedang dengan kapasitas penumpang 20 - 30 orang yang menyediakan 20 tempat duduk dan 10 tempat untuk berdiri. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa kinerja bis jalur 7 dari segi efektifitas dan efisiensi masih belum baik, dengan sedikitnya penyimpangan rute trayek. Dari segi efektifitasnya didapat kecepatan rata-rata 21,4 km/jam, waktu tempuh rata-rata 87,1 menit yang sudah dengan standar 60 - 90 menit, dan headway 3,34 menit < standar 10-20 menit. Dari segi efisiensinya didapat faktor muat rata-rata 24,96 % < standar 70 %, jarak tempuh 186 km/hr < standar 200 km/hr, dan ketersediaan armada 109,84 % > standar 80 - 90 %. Sedangkan kinerja bis jalur 11 dari segi efektifitas dan efisiensi masih buruk, dengan banyaknya penyimpangan rute trayek. Dari segi efektifitasnya didapat kecepatan rata-rata 19,34 km/jam, waktu tempuh rata-rata 70,13 menit yang sudah dengan standar 60 - 90 menit, dan headway 45,9 menit > standar 10-20 menit. Dari segi efisiensinya didapat faktor muat rata-rata 27,41 % < standar 70 %, jarak tempuh 135,78 km/hr < standar 200 km/hr, dan ketersediaan armada 16 % < standar 80 - 90 %.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/14547
    Collections
    • Civil Engineering [4779]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV