• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Fasilitas Akomodasi di Kawasan Wisata Bendungan Serbaguna Wonorejo Pemanfaatan Elemen Air sebagai Faktor Penentu Ungkapan Citra Bangunan

    Thumbnail
    View/Open
    94340120 Nurul Mahfuda.pdf (10.28Mb)
    Date
    1998
    Author
    Mahfuda, Nurul
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Perkembangan dibidang kepariwisataan ditandai dengan makin meningkatnya kunjungan wisatawan dan dikembangkanya fasilitas-fasilitas dalam daerah wisata. Kabipaten Tulung Agung merupakan salah satu daerah Tingkat II di Jawa Timur. Pada dekade terakhir ini menunjukkan kemajuan dibidang kepariwisataan dengan ditandai semakin meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan 21,5% setiap tahunya. Hal inilah yang mendorong pemerintah Tulung Agung untuk menangani sektor pariwisata secara lebih serius. Usaha-usaha yang dilakukan antara lain ; Membangun jalan dan jembatan untuk memperlancar ke akses obyek-obyek wisata, membuat jalan penghubung yang menyatukan antar obyek wisata, mengembangkan obyek wisata dan membuka obyek wisata baru. Bendungan Serbaguna Wonorejo merupakan aset wisata baru yang menjadi sasaran pengembangan. Dengan dibukanya Bendungan Serbaguna Wonorejo, dengan memanfaatkan potensi air dan pemandangan alam sekitar, merupakan peluang bagi pengembangan wahana wisata yang lebih berfariasi. Fasilitas akomodasi di BSW merupakan salah satu sarana wisata yang dikembangkan sebagai penunjang kegiatan wisata di BSW khususnya dan Tulung Agung umumnya. Sebagai penunjang obyek wisata di BSW, Fasilitas akomodasi tentunya harus dapat memanfaatkan potensi yang ada di BSW sebagai bagian dari daya tarik yang ditawarkan, sehingga keberadaanya sebagai fasilitas akomodasi akan berbeda dengan fasilitas akomodasi yang lain. Untuk memberikan daya tarik maka lokasi harus berada dekat atau menjadi bagian dari BSW, disamping itu potensi air dari BSW harus menjadi pertimbangan dalam perancangan. Perancangan fasilitas akomodasi yang meliputi tata ruang luar, tata ruang dalam, dan penampilan bangunan diselesaikan dengan elemen air sebagai faktor pertimbangan utama yang tercermin pada bentuk bangunan, facade bangunan.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/13860
    Collections
    • Architecture [3971]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV