• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Penambahan EM4 (Effective Mikroorganisme) terhadap Pengomposan Blotong

    Thumbnail
    View/Open
    01513057 Yulita Harwiyanti.pdf (14.56Mb)
    01513057 Yulita Harwiyanti2.pdf (147.7Kb)
    Date
    2006
    Author
    Harwiyanti, Yulita
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Blotong merupakan limbah padat yang dihasilkan oleh pabrik gula dalam proses pengolahan tebu menjadi sakarosa. Blotong merupakan sisa tapisan, berwujud bahan padat, berwarna hitam dan komposisinya tergantung pada jenis tebu. Blotong masih mengandung bahan organik yang akan mengalami dekomposisi secara alami sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk maupun sebagai media tanaman, namun selama ini blotong tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil akhir kompos (Rasio C/N, unsur makro N, P, K) dengan penambahan serbuk gergaji, untuk mengetahui variasi EM4 yang optimal untuk proses pengomposan blotong, mengetahui lama kematangan kompos dengan variasi EM4. Pelaksanaan penelitian di Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Islam Indonesia. Penelitian ini menggunakan blotong, serbuk gergaji dan EM4 untuk pembuatan kompos. Penelitian ini menggunakan 4 buah reaktor dengan komposisi bahan yang sama yaitu 15 kg blotong + 10 kg serbuk gegaji dengan penambahan variasi EM4 yang berbeda yaitu reaktor 1 (tanpa EM4), reaktor 2 (200 ml EM4), reaktor 3 (300 ml EM4), dan reaktor 4 (400 ml EM4). EM4 diberikan untuk mempercepat pertumbuhan mikroba pengurai untuk mendekomposisi bahan blotong. Penelitian berlangsung selama 30 hari. Penelitian tahap pertama dilakukan pada tanggal 3 Agustus 2006, dan tahap dua dilakukan pada tanggal 19 Agustus 2006. Dari keempat variasi EM4, hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan EM4 tidak mempengaruhi nilai C/N pada proses pengomposan. Untuk nilai P sebesar 1,48 % sedangkan nilai % N & K tidak memenuhi standar SNI yang ditentukan karena kandungan N & K yang masih sangat rendah dan tidak dapat diserap oleh tanaman.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/13101
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV