• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Manajemen Kebijakan Bulog untuk Meminimasi Biaya Pengadaan Beras dengan Metode Simulasi Sistem Dinamis

    Thumbnail
    View/Open
    02522076 Aditya Sukmana.pdf (16.61Mb)
    02522076 Aditya Sukmana2.pdf (223.7Kb)
    Date
    2007
    Author
    Sukmana, Aditya
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Untuk memenuhi kebutuhan penyaluran beras kepada masyarakat, Bulog menerapkan kebijakan giling gabah yang dibeli dari petani. Ada faktor-faktor yang berpengaruh dalam sistem pengadaan gabah, antara lain sukses dan tidaknya panen petani serta kebijakan yang ditetapkan Bulog mengenai penentuan harga gabah. Kedua faktor ini dapat mempengaruhi jumlah penerimaan gabah yang akan diproduksi. Berdasarkan kedua faktor tersebut, akan dianalisa perilaku variabel-variabel yang berpengaruh dalam sistem persediaan beras dan membuat alternatif perbaikan kebijakan. Terdapat 4 (empat) kondisi yang bisa terjadi. Kondisi pertama yaitu kondisi dimana panen sukses dan harga gabah yang ditetapkan Bulog lebih tinggi dari harga pasar. Kondisi kedua yaitu kondisi dimana panen sukses dan harga gabah dipasar lebih tinggi dari harga Bulog. Kondisi ketiga yaitu kondisi dimana panen tidak sukses dan harga gabah yang ditetapkan Bulog lebih tinggi dari harga pasar. Kondisi keempat yaitu kondisi dimana panen tidak sukses dan harga gabah di pasar lebih tinggi dari harga Bulog. Variabel-variabel tersebut akan dianalisa menggunakan simulasi sistem dinamis dan menentukan alternatifperbaikan kebijakan jika terjadi kekurangan persedian beras untuk penyaluran.. Pada kondisi kedua, alternatif perbaikan kebijakan untuk memaksimalkan persediaan beras dengan giling gabah merupakan alternatifyang paling baik karena mampu mengefisiensi biaya pengadaan beras per bulan sebesar Rp 1.307.692.272,- dari kondisi awal. Pada kondisi ketiga, alternatifperbaikan kebijakan untuk meminimalkan kekurangan penyaluran beras dengan giling gabah merupakan alternatif yang paling baik karena mampu mengefisiensi biaya pengadaan beras per bulan sebesar Rp 1.405.047.432,- dari kondisi awal. Pada kondisi keempat, alternatif perbaikan kebijakan untuk memaksimalkan pesediaan beras dengan giling gabah merupakan alternatifyang paling baik karena mampu mengefisiensi biaya pengadaan berasper bulan sebesar Rp 1.133.543.575,- dari kondisiawal.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/12240
    Collections
    • Industrial Engineering [2864]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV