Show simple item record

dc.contributor.authorMalakhayati, Eka
dc.date.accessioned2018-12-20T06:16:55Z
dc.date.available2018-12-20T06:16:55Z
dc.date.issued2007
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/12228
dc.description.abstractKepadatan penduduk yang terus meningkat khususnya di DI Yogyakarta menyebabkan pencemaran pada air permukaan dan air tanah. Penyebab utama dari pencemaran ini salah satunya adalah limbah domestic karena debit air buangan cenderung meningkat perharinya bersamaan dengan meningkatnya populasi, perubahan gaya hidup dan aktifitas lainnya. Masalah yang dihadapi masyarakat yang hidup di daerah pemukiman yang padat penduduk diantaranya WC tidak berfungsi karena tidak adanya system resapan, saluran drainase kotor dan berbau berasal dari septic tank yang sudah penuh. Tingginya konsentrasi E.Coli dan Total Coli pada limbah domestic dinilai perlu untuk dibuat suatu pengolahan alternative dengan sistem Subsurface Wastewater Infiltration System (SWISs). Tujuan utama dari penelitian ini untuk mengetahui apakah reactor SWISs dapat menurunkan konsentrasi E.Coli dan Total Coli pada effluent septic tank serta mengetahui besar penurunan dan efisiensi konsentrasi E.Coli dan Total Coli. Metode penelitian yang dilakukan yaitu proses filtrasi atau penyaringan suspensi-suspensi media berpori yaitu pasir dan kerikil yang tidak diganti selama penelitian, sedangkan limbo di tambahkan setiap hari. Data dari hasil penelitian akan dilihat besarnya penurunan konsentrasi dan efisiensi untuk parameter E.Coli dan Total Coli dengan menggunakan reactor SWISs. Dari hasil percobaan yang telah dilakukan, maka diperoleh efisiensi tertinggi untuk parameter E.Coli pada reactor 1 pipa distribusi sebesar 95% , pada reactor 2 pipa distribusi sebesar 90% dan pada reactor 3 pipa distribusi sebesar 85%. Untuk parameter Total Coli pada reactor 1 pipa distribusi sebesar 88,93%) pada reactor 2 pipa distribusi sebesar 85,61%) dan pada reactor 3 pipa distribusi sebesar 88,93%. Dari hasil yang diketahui bahwa ada pengaruh variasi jumlah pipa distribusi pada masing-masing reactor, sedangkan pengaruh kondisi media yang tidak diganti selama 7 hari, kurang significan, walaupun terdapat kecenderungan bahkan semakin lama kinerja media tersebut berkurang efisiensinya, yang paling baik yaitu reactor dengan 1 pipa distribusi.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectE.Coli (Escherichia Coli)en_US
dc.subjectTotal Colien_US
dc.subjectEffluent septictanken_US
dc.subjectreactor SWISsen_US
dc.titlePenurunan Kadar Escherichia.Coli (E.Coli) dan Total Coli pada Effluent Septictank dengan Reaktor Subsurface Wastewater Infiltration System (SWISs)en_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record