• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penurunan Konsentrasi Chemical Oxygen Demand (COD), Total Suspended Solid (TSS) dan Timbal (Pb) pada Limbah Laboratorium Kimia Terpadu Universitas Islam Indonesia Menggunakan Karbon Arang Aktif

    Thumbnail
    View/Open
    01513021 Muhamat Selamat.pdf (13.58Mb)
    01513021 Muhamat Selamat2.pdf (2.358Mb)
    Date
    2007
    Author
    Selamat, Muhamat
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Laboratorium yang ada di Universitas Islam Indonesia merupakan salah satu yang menghasilkan limbah dari kegiatan - kegiatan laboratorium.Universitas Islam Indonesia telah melakukan pengujian untuk mengetahui konsentrasi bahan-bahan kimia yang terkandung di dalam limbah laboratorium.pengujian tersebut dilakukan di Pusat Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Maju-BATAN (P3TM-BATAN).Berdasarkan pengujian di Pusat Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Maju-BATAN (P3TMBATAN) limbah cair laboratorium kimia terpadu terdiri dari bahan-bahan organik maupun anorganik. Untuk konsentrasi parameter COD 45,00 ± 1,124 mg/L, untuk konsentrasi parameter Pb <0,180 µg/mL. Konsentrasi tersebut melebihi persyaratan ambang batas menurut Peraturan Pemerintah No. 82 tahun 2001 tentang pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air untuk parameter COD kelas II sebesar 25 mg/L dan untuk parameter Pb kelas II sebesar 0,03 mg/L. Pada Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efesiensi karbon arang aktif sebagai adsorben dalam menurunkan konsentrasi COD, TSS dan Pb. Karbon arang aktif yang digunakan adalah yang berbentuk granular ( butiran ). Penelitian menggunakan sistem batch dalam pengolahan limbah laboratorium sebagai proses adsorpsi dan dilakukan tiga (3) kali pengujian. Untuk mencapai tujuan dan batasan masalah pada penelitian ini menggunakan variasi karbon aktif 100 gr, 150 gr, 200 gr dan 250 gr dan variasi waktu kontak selama 1 jam, 1.5 jam dan 2 jam. Untuk melihat daya adsorpsi karbon aktif sebagai adsorben, digunakan model perhitungan adsorpsi yaitu model isoterm Langmuir, model Freundlich dan model BET. Dari penelitian ini dihasilkan penurunan untuk konsentrasi COD terbesar pada pengujian ke dua (2) sebesar 35.86 %, penurunan konsentrasi TSS dengan efesiensi sebesar 47.86 % terjadi pada pengujian pertama (1) dan untuk konsentrasi Pb didapatkan efesiensi sebesar 73.67 % pada pengujian pertama (1). Untuk model isotherm adsorpsi yang dapat digunakan adalah model isotherm Freundlich dan BET.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/12217
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV