• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pemanfaatan (Slurry) dari Digester Biogas dan Kotoran Ayam sebagai Pupuk Organik Cair dengan Metode Fermentasi

    Thumbnail
    View/Open
    01513023 Hendra Yani.pdf (12.28Mb)
    Date
    2006
    Author
    Yani, Hendra
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Salah satu industri yang hasil buangannya menghasilkan limbah padat dan cair adalah aktivitas dari pemeliharaan sapi perah yang menghasilkan limbah padat dan cair, limbah tersebut diolah dalam Digester Biogas. Sisa buangan dari proses Digester Biogas berupa limbah padat (sludge) dan limbah cair {slurry), limbah (sludge) padat dimanfaatkan sebagai pupuk organik, sedangkan limbah cair yang berupa (slurry) dibuang ke saluran drainase. Kotoran ayam merupakan sumber potensial dari N, P, K dan C/N diharapkan dapat memberikan alternatif terhadap pengolahan kotoran ayam supaya lebih bermanfaat dan ekonomis. Penelitian ini bertujuan mengetahui kandungan dan perubahan N, P, K, rasio C/N, suhu, pH, perbandingan optimal, lama kematangan proses fermentasi dari bahan (slurry) dan kotoran ayam yang digunakan dalam bahan pembuatan pupuk organik cair Fermentasi merupakan alternatif penanganan limbah cair (slurry) dan kotoran ayam dalam pembuatan pupuk organik cair dengan penambahan EM4 dan molase sebagai fermentator/starter untuk mempercepat proses pematangan. Reaktor fermentasi mengunakan ember plastik. Reaktor fermentasi ditutup plastik dikarenakan proses dalam kondisi anaerobik. Penelitian ini dilakukan selama 15 hari dimana variasi penelitian terdapat pada waktu pengambilan sampel. Pada penelitian ini reaktor yang digunakan berjumlah 4 buah dengan variasi yang digunakan adalah bahan (slurry) : Kotoran ayam, dengan perbandingan 100 : 0, 90 : 10, 80 : 20, dan 70 : 30 Lama proses kematangan fermentasi berlangsung selama 9 hari sampai kriteria pupuk matang telah terpenuhi, dari hasil percobaan diperoleh nilai yaitu N, P, K dan C/N. Diantara kualitas pupuk organik cair yang paling baik adalah reaktor 1 yaitu dengan slurry (100:0) dengan penambahan molase dan EM4 dimana mengenghasilkan nilaiN (Nitrogen) 0.02 %, P (Phosphat) 0.031 % dan K (Kalium) 0.032 %.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/12159
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV