• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Variasi Waktu Fermentasi Daun Nangka Kering dalam Pembuatan Bioetanol dengan Bantuan Enzim Selulase Kasar Rayap Menggunakan Metode Simultanous Saccharification Fermentation (SSF)

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (17.46Kb)
    02.PRELIMINARI.pdf (454.8Kb)
    03.DAFTAR ISI.pdf (16.65Kb)
    04.abstrak.pdf (11.93Kb)
    05.1 BAB 1.pdf (254.6Kb)
    05.2 BAB 2.pdf (258.4Kb)
    05.3 BAB 3.pdf (647.7Kb)
    05.4 BAB 4.pdf (158.5Kb)
    05.5 BAB 5.pdf (626.5Kb)
    05.6 BAB 6.pdf (141.5Kb)
    06.DAFTAR PUSTAKA.pdf (241.7Kb)
    07.1 LAMPIRAN 1.pdf (313.7Kb)
    07.2 Lampiran 2.pdf (1.131Mb)
    Date
    2017
    Author
    Nur, Astri
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh variasi waktu fermentasi daun nangka kering dalam pembuatan bioetanol dengan bantuan enzim selulase kasar rayap menggunakan metode Simultanous Saccharification Fermentation (SSF). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi waktu fermentasi daun nangka kering untuk meningkatkan kadar alkohol dan kualitas bioetanol. Daun yang digunakan adalah daun nangka kering yang berasal dari daerah Kaliurang, Sleman, Yogyakarta. Pelayuan dan pengeringan, pengecilan ukuran serta fermentasi adalah proses awal sebelum destrilasi sebagai upaya meningkatkan kualitas alkohol yang dihasilkan. Variasi waktu fermentasi yang digunakan adalah 2, 4, 5, 6 dan 24 jam. Fermentasi dilakukan pada keadaan tertutup dengan menambahkan 10 gram bubuk daun nangka kering dengan 100 mL akuades. Uji yang dilakukan meliputi pengukuran berat jenis dan kadar alkohol. Berat jenis dan kadar alkohol yang diperoleh sudah memenuhi standar baku yang tertera dalam SNI. Hasil Analisis menunjukan bahwa waktu optimum fermentasi daun nangka kering dengan metode Simultanous Saccharification Fermentation (SSF) terjadi pada waktu fermentasi 4 jam. Hal ini dikarenakan kadar alkohol yang dihasilkan ialah sebesar 27%.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/12070
    Collections
    • Chemistry [734]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV