• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penurunan Kadar Chemical Oxygen Demand (COD) dan Jumlah E.Coli pada Air Limbah Domestik dengan Menggunakan Reaktor Fluidized Bed Media Styrofoam Saat Start Up

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (86.83Kb)
    02 preliminary.pdf (199.6Kb)
    03 daftar isi.pdf (176.4Kb)
    04 abstract.pdf (134.9Kb)
    05.1 bab 1.pdf (150.2Kb)
    05.2 bab 2.pdf (1.444Mb)
    05.3 bab 3.pdf (559.3Kb)
    05.4 bab 4.pdf (545.2Kb)
    05.5 bab 5.pdf (86.56Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (114.0Kb)
    Date
    2006
    Author
    Yulia, Nefa
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Salah satu sumber limbah adalah berasal dari limbah domestik yang mengandung banyak komponen yang tidak diinginkan. Bila dibuang ke lingkungan beberapa diantaranya akan memunculkan masalah pencemaran. Reaktor Fluidized bed yang menggunakan media penumbuhan bakteri dengan kecepatan aliran keatas adalah suatu unit pengolahan air limbah yang dapat mengurangi beban organik dan pencemar lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektifitas reaktor Fluidized bed bermedia styrofoam apabila digunakan atau dijalankan pada saat start up dalam menurunkan konsentrasi Chemical Oxigen Demand (COD) dan jumlah bakteri E.Coli pada limbah domestik (septictank). Serta untuk mengetahui kondisi reaktor Fluidized bed pada saat startup dengan mengamati nilai pH dan suhu pada limbah domestik. Penelitian dilakukan dengan reaktor Fluidized bed bermedia styrofoam berdiameter 5 mm sebanyak 15 % dari ketinggian. Diameter reaktor 25 cm, tinggi 100 cm, waktu detansi 18 jam dan debit 2,56 L/jam. Limbah melewati reaktor dengan aliran keatas melalui media yang ditumbuhkan mikroorganisme. Sampel diambil pada inlet dan outlet kemudian dianalisa. Analisa laboratorium untuk parameter COD mengacu pada SNI 06-6989.2-2004 metode refluks tertutup secara spektrofotometri dan E.Coli yang mengacu pada APHA 9221-B Ed. 20-1998 metode most probable number (MPN) serta memperhatikan nilai pH dan suhu. Berdasarkan hasil analisa laboratorium, setelah dilakukan pengamatan selama 30 hari, menunjukkan adanya penurunan konsentrasi COD, dengan rata-rata persentase 14,063 %. Untuk jumlah E.Coli tidak terjadi penurunan dengan jumlah tetap ≥1898 (MPN/100ml). Rata-rata persentase perubahan pH sebesar 2,32 % dan suhu 1,46%. Nilai pH dan suhu masih baik untuk keadaan start up.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/1163
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV