• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemical Analyst
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemical Analyst
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PENENTUAN BIOCHEMICAL OXYGEN DEMAND DAN CHEMICAL OXYGEN DEMAND LIMBAH CAIR INDUSTRI PENYAMAKAN KULIT DI BALAI BESAR KULIT, KARET DAN PLASTIK YOGYAKARTA

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf (184.2Kb)
    01.0 cover.jpg (55.37Kb)
    02 preliminari.pdf (496.9Kb)
    03 daftar isi.pdf (181.3Kb)
    04 abstract.pdf (89.56Kb)
    05.1 bab 1.pdf (289.6Kb)
    LAPORAN TA Chaoirul Imam Bashry.pdf (1.707Mb)
    Date
    2017-02-28
    Author
    Bashry, Chairul Imam
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Telah dilakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Di Balai Besar Kulit, Karet dan Plastik Yogyakarta (BBKKP) untuk menentukan beberapa parameter kualitas air limbah yang terdiri dari kadar Minyak/Lemak, BOD dan COD pada limbah cair industri penyamakan kulit dengan tujuan mengetahui kadar minyak/lemak pada limbah cair industri dan mengetahui angka BOD dan COD pada limbah cair industri penyamakan kulit di Yogyakarta. Penentuan angka BOD dan COD dilakukan dengan menghitung nilai oksigen terlarut selama 0 hari (Do-0) dan oksigen terlarut 5 hari (D0-5). Hasil pengukuran angka BOD pada sampel limbah cair industri penyamakan kulit di Yogyakarta adalah rata- ratanya 341 mg/L untuk sampel kode 78 dan 79 masing-masing adalah 341 mg/L dan 526 mg/L. Sedangkan untuk penentuan angka COD dilakukan dengan menghitung volume FAS (Ferro Ammonium Sulfat) yang digunakan untuk menitrasi sisa K2Cr2O7 yang tersisa setelah proses refluk. Hasil perhitungan angka COD kode sampel 437 dan 477 masing-masing adalah 193,936 mg/L dan 414,335 mg/L. Setelah membandingkan hasil pengukuran dan perhitungan angka BOD dan COD sampel limbah industri penyamakan kulit dengan keputusan Gubernur DIY No. 7.Tahun 2010, menunjukan bahwa angka BOD untuk kode sampel 78 dan 79 telah melewati ambang batas, sedangkan untuk parameter COD menunjukkan kode sampel 437 dan 477 juga telah melewati ambang batas maksimum yang telah ditetapkan, sehingga sampel tidak memenuhi baku mutu tersebut memerlukan pengolahan lebih lanjut.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/10202
    Collections
    • Chemical Analyst [440]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV