<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>DSpace UII</title>
<link>http://dspace.uii.ac.id:80</link>
<description>The DSpace digital repository system captures, stores, indexes, preserves, and distributes digital research material.</description>
<pubDate xmlns="http://apache.org/cocoon/i18n/2.1">Wed, 20 May 2026 18:46:08 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-05-20T18:46:08Z</dc:date>
<item>
<title>Hubungan Antara Komitmen Organisasi dengan Disiplin Kerja pada Karyawan PT X</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/62758</link>
<description>Hubungan Antara Komitmen Organisasi dengan Disiplin Kerja pada Karyawan PT X
Wardhani, Rutriyana Kusuma
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara komitmen organisasi dengan disiplin kerja pada karyawan PT X. Asumsi awal yang diajukan adalah ada hubungan positif antara komitmen organisasi dengan disiplin kerja karyawan dimana semakin tinggi komitmen organisasi yang dimiliki, maka semakin tinggi pula disiplin kerja karyawan dan begitu pun juga sebaliknya.Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan PT X yang berstatus karyawan tetap, berpendidikan minimal SLTA, dan memiliki masa kerja minimal 1 tahun. Pemilihan responden dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling.Pengambilan data menggunakan metode skala, di mana dalam penelitian ini terdapat 2 (dua) skala, yaitu skala komitmen organisasi dan skala disiplin kerja. Skala komitmen organisasi disusun berdasarkan aspek – aspek dari teori Baron &amp; Greenberg (1989) yang terdiri dari 29 aitem dengan koefisien korelasi aitem yang reliabel bergerak antara 0,336 hingga 0,646 dengan koefisen korelasi alpha sebesar 0.906. sedangkan skala disiplin kerja disusun mengacu pada aspek – aspek dari teori Lateiner &amp; Levine (1971) terdiri dari 45 aitem dengan koefisien korelasi aitem yang reliabel bergerak antara 0,259 hingga 0,565 dengan koetisirensi korelasi alpha sebesar 0.903.Metode analisis yang digunakan adalah teknik analisa korelasi product moment dari Spearman. Proses penghitungan dibantu dengan program SPSS 12.0 for Windows. Hasil dari penelitian ini adalah ada hubungan antara komitmen organisasi dengan disiplin kerja pada karyawan PT X dengan skor r=0.426 dan nilai p=0.000 (p&lt;0.05). Dari analisis koefisien determinasi menghasilkan skor $r^2=0.221$, yang artinya komitmen organisasi memberikan sumbangan relatif sebesar 22.1% terhadap disiplin kerja karyawan.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2009 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/62758</guid>
<dc:date>2009-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Hubungan Antara Tipe Kepribadian Openness to Experience dengan Motivasi Berorganisasi pada Mahasiswa Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/62757</link>
<description>Hubungan Antara Tipe Kepribadian Openness to Experience dengan Motivasi Berorganisasi pada Mahasiswa Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia
Hanggoro, Saroyo
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara tipe kepribadian Openness to Experience dengan motivasi berorganisasi. Semakin tinggi tipe kepribadian Openness to Experience seseorang maka semakin tinggi pula motivasi berorganisasi yang akan dimunculkan dalam organisasi. Semakin rendah tipe kepribadian Openness to Experience seseorang maka semakin rendah pula motivasi berorganisasi yang akan dimunculkan dalam organisasi. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang sudah pernah atau yang sedang menjadi pengurus organisasi di lingkungan Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia. Tehnik pengambilan subjek yang digunakan adalah sampling purposive yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Adapun skala yang digunakan adalah tipe kepribadian Openness to Experience yang mengacu teori dari McCrae dan Costa (1990) dan skala motivasi berorganisasi yang mengacu pada teori Greenberg dan Baron (dalam Yuwono dkk, 2005) . Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan fasilitas program SPSS versi 16,0. Uji Korelasi product moment dari Pearson menunjukkan korelasi sebesar r = 0,364 (p=0,004, p&lt;0,01) yang berarti ada hubungan positif antara tipe kepribadian Openness to Experience dengan motivasi berorganisasi. Jadi hipotesis penelitian diterima.
</description>
<pubDate>Sat, 01 Jan 2011 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/62757</guid>
<dc:date>2011-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Hubungan Antara Religiusitas dengan Depresi</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/62756</link>
<description>Hubungan Antara Religiusitas dengan Depresi
Dewi, Afrillia Sukma
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan depresi pada remaja. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara religiusitas dengan depresi. Semakin tinggi religiusitas pada remaja, maka depresi akan semakin rendah. Sebaliknya, semakin rendah religiusitas, maka semakin tinggi pula depresi pada remaja. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi SMK Negeri 4 Mataram. Teknik pengambilan data menggunakan metode skala. Adapun skala yang digunakan adalah skala religiusitas 1 dan religiusitas 2 yang disusun oleh Octarina (2008) yang mengacu pada teori Glock dan Stark, serta skala Beck Depression Inventory II dari Beck yang telah diadaptasi oleh Astuty (2008). Metode analisis data yang digunakan adalah menggunakan fasilitas SPSS 16.0 for Windows untuk menguji korelasi antara religiusitas dengan depresi. Korelasi product moment dari Pearson menunjukkan korelasi sebesar r = -0,337 dan p = 0,000 (p &lt; 0,01). Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan negatif yang signifikan antara religiusitas dengan depresi, dengan demikian maka hipotesis yang diajukan dapat diterima.
</description>
<pubDate>Sat, 01 Jan 2011 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/62756</guid>
<dc:date>2011-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Hubungan Antara Dukungan Sosial dengan Resiliensi pada Remaja SMU 1 Pangkah Tegal</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/62755</link>
<description>Hubungan Antara Dukungan Sosial dengan Resiliensi pada Remaja SMU 1 Pangkah Tegal
Sanni, Indah Kartika
Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada hubungan positif antara dukungan sosial dengan resiliensi pada remaja. Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara dukungan sosial dengan resiliensi pada remaja. Subjek pada penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Pangkah, Tegal sebanyak 150 orang. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Dukungan Sosial yang dibuat oleh peneliti bersama dosen pembimbing dengan mengacu pada aspek-aspek yang dikemukakan oleh house (Smet,1994) dan Skala resiliensi dengan mengacu pada aspek-aspek yang dikemukakan oleh Reivich dan Shatter (2002). Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis korelasi product moment dengan menggunakan fasilitas program SPSS versi 17,0 untuk menguji apakah terdapat hubungan antara dukungan sosial dengan resiliensi. Hasil uji hipotesis diperoleh koefisien korelasi sebesar r 0,347 dengan p = 0,000 (p &lt; 0,01). yang artinya ada hubungan positif yang sangat signifikan antara dukungan sosial dengan resiliensi. Jadi hipotesis penelitian diterima.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2009 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/62755</guid>
<dc:date>2009-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
