<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Article</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/57420</link>
<description/>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 00:55:50 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-05-13T00:55:50Z</dc:date>
<item>
<title>Menggali Sumber Daya Perpustakaan Sebagai Peluang Membangun Institutional Branding: Studi Kasus Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/57567</link>
<description>Menggali Sumber Daya Perpustakaan Sebagai Peluang Membangun Institutional Branding: Studi Kasus Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia
Bachtiar, Arif Cahyo
Sebagai sebuah organisasi yang memberikan layanan kepada&#13;
masyarakat, perpustakaan perlu melakukan upaya untuk mengenalkan&#13;
berbagai layanan yang dimilikinya. Membangun institutional branding&#13;
menjadi salah satu upaya perpustakaan untuk dapat menarik minat&#13;
kunjung masyarakat yang dilayaninya. Tujuan dari penelitian ini adalah&#13;
untuk menggali potensi-potensi sumber daya Direktorat Perpustakaan&#13;
Universitas Islam Indonesia sebagai peluang untuk membangun&#13;
institutional branding. Metode yang digunakan ialah observasi,&#13;
dokumentasi serta studi literatur. Hasil dari penelitian ini ialah&#13;
Perpustakaan UII sangat berpeluang untuk membangun institutional&#13;
branding. Peluang tersebut terlihat dengan telah terpenuhinya keempat&#13;
indikator yang mempengaruhi pembangunan institutional branding.
</description>
<pubDate>Sun, 01 Jan 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/57567</guid>
<dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Meretas Jalan Kolaborasi Perpustakaan Perguruan Tinggi dengan Organisasi Profesi Perpustakaan Sekolah</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/57566</link>
<description>Meretas Jalan Kolaborasi Perpustakaan Perguruan Tinggi dengan Organisasi Profesi Perpustakaan Sekolah
Utomo, Teguh Prasetyo
Kolaborasi antara perpustakaan perguruan tinggi dengan organisasi&#13;
profesi perpustakaan sekolah sampai dengan saat ini belum banyak&#13;
dilakukan. Hal ini karena masih banyak dari pengelola perpustakaan&#13;
perguruan tinggi memandang bahwa berkolaborasi dengan organisasi&#13;
profesi perpustakaan sekolah tidaklah relevan. Padahal sebenarnya&#13;
kolaborasi antara keduanya memiliki potensi besar dalam mendatangkan&#13;
keuntungan bagi kedua belah pihak. Penelitian ini dilakukan&#13;
dengan menggunakan model deskriptif kualitatif dan menggunakan&#13;
pendekatan studi pustaka. Hasil dari kajian yang dilakukan penulis&#13;
menemukan bahwa setidaknya terdapat 5 hal yang bisa dilakukan dalam&#13;
kolaborasi antara perpustakaan perguruan tinggi dengan organisasi&#13;
profesi perpustakaan sekolah, yaitu 1) peningkatan kompetensi tenaga&#13;
perpustakaan, 2) bantuan koleksi perpustakaan, 3) pendampingan&#13;
akreditasi perpustakaan 4) pendampingan sertifikasi pustakawan, dan&#13;
5) program perpustakaan sekolah binaan. Penelitian ini menghasilkan&#13;
suatu kesimpulan bahwa kerjasama antara perpustakaan perguruan&#13;
tinggi dengan organisasi profesi perpustakaan sekolah sangat tepat&#13;
dan efektif. Kolaborasi ini akan mendatangkan berbagai keuntungan&#13;
bagi kedua belah pihak.
</description>
<pubDate>Sun, 01 Jan 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/57566</guid>
<dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Optimalisasi Perpustakaan Digital untuk Meningkatkan Sistem Pembelajaran Daring</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/57565</link>
<description>Optimalisasi Perpustakaan Digital untuk Meningkatkan Sistem Pembelajaran Daring
Risparyanto, Anton
Tingginya permintaan sumber informasi yang digunakan untuk&#13;
menunjang sistem pembelajaran daring, mendorong puastakawan untuk&#13;
melakukan optimalisasi perpustakaan digital yang dapat diakses secara&#13;
cepat dan akurat. Masalah optimalisasi perpustakaan digital pada sistem&#13;
pembelajaran daring ini perlu dilakukan penelitian dengan tujuan untuk&#13;
mengetahui berbagai jenis optimalisai yang telah dilakukan pustakawan&#13;
dalam meningkatkan layanan perpustakaan digital, sehingga pemustaka&#13;
dapat melakukan akses informasi secara daring sumber informasi yang&#13;
tersedia di perpustakaan sesuai kebutuhan. Penelitian ini menggunakan&#13;
metode kualitatif. Variabel penelitian yaitu optimalisasi perpustakaan&#13;
digital yang telah dilakukan oleh pustakawan. Data diambil secara&#13;
purposive terhadap seorang kepala divisi teknologi informasi dan dua&#13;
staf yang bertugas sebagai pengelola perpustakaan digital Universitas&#13;
Islam Indonesia. Validasi data dilakukan melalui triangulasi Data&#13;
hasil validasi dianalisis dengan cara eksplorasi dan reduksi sehingga&#13;
diperoleh data yang dapat dikatagori sesuai dengan kelompok dimensi&#13;
dan karateristinya masing-masing sehingga dapat dapat digunakan&#13;
sebagai display dalam pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian dapat&#13;
disimpulkan bahwa akses sumber informasi di perpustakaan digital&#13;
dapat dioptimalisasikan melalui digitalisasi konten (buku ajar, referensi,&#13;
tugas akhir) dengan didukung sistem jaringan EduVPN (Virtual Private&#13;
Network) serta aplikasi pencarian satu pintu ONE SEARCH RESOURCES
</description>
<pubDate>Sun, 01 Jan 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/57565</guid>
<dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Desain Model Knowledge Brokering di Perpustakaan Akademik: Sintesis Praktik Perpustakaan UII dan Kajian Pustaka</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/57564</link>
<description>Desain Model Knowledge Brokering di Perpustakaan Akademik: Sintesis Praktik Perpustakaan UII dan Kajian Pustaka
Utomo, Teguh Prasetyo; Asaniyah, Neneng
dari penyedia informasi pasif menjadi fasilitator pengetahuan melalui&#13;
konsep knowledge brokering, serta merumuskan model konseptual yang&#13;
kontekstual bagi perpustakaan akademik di Indonesia. Melalui pendekatan&#13;
kualitatif deskriptif, kajian pustaka sistematis dilakukan dengan menelaah&#13;
literatur knowledge brokering di perpustakaan dan pandangan teoritis Jong&#13;
&amp; Wieringa (2014), sedangkan sintesis praktik lapangan mengeksplorasi&#13;
data wawancara, observasi, dan dokumen internal di Perpustakaan&#13;
UII pada periode 10–25 Mei 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa&#13;
Perpustakaan UII telah melaksanakan berbagai aktivitas literasi informasi,&#13;
layanan konsultasi riset, penyediaan platform pencarian terpadu, serta&#13;
diseminasi pengetahuan melalui seminar dan pojok informasi. Akan&#13;
tetapi masih terdapat kendala seperti keterbatasan akses luar jaringan,&#13;
sumber daya manusia, dan kolaborasi terstruktur dengan dosen/peneliti.&#13;
Berdasarkan temuan tersebut, diusulkan model knowledge brokering yang&#13;
terbagi menjadi tiga komponen utama: Knowledge Readiness, Knowledge&#13;
Brokering, dan Knowledge Promotion yang didukung oleh infrastruktur&#13;
digital terintegrasi dan kebijakan manajemen pengetahuan. Model&#13;
awal ini menawarkan kerangka operasional untuk memperkuat fungsi&#13;
pustakawan sebagai agen intermediasi pengetahuan, serta mendorong&#13;
inovasi akademik di lingkungan perguruan tinggi.
</description>
<pubDate>Wed, 01 Jan 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/57564</guid>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
