<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Chemical Engineering</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/57</link>
<description/>
<pubDate>Mon, 28 Sep 2026 20:12:16 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-09-28T20:12:16Z</dc:date>
<item>
<title>Prarancangan Pabrik Asam Nitrat dari Amoniak dan Udara dengan Kapasitas 40.000 Ton/Tahun</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/67008</link>
<description>Prarancangan Pabrik Asam Nitrat dari Amoniak dan Udara dengan Kapasitas 40.000 Ton/Tahun
Mubarok, Ahmad Jami; Setiaji, Bayu
Pabrik Asam nitrat dari ammonia dan gas oksigen ini dirancang dengan kapasitas 40.000 ton/tahun. Pabrik beroperasi secara kotinyu selama 24 jam/hari dan 330 hari/tahun dengan jumlah karyawan sebanyak 145 orang. Pabrik ini termasuk pabrik beresiko tinggi karena prosesnya berlangsung pada kondisi operasi (suhu dan tekanan) tinggi, selain itu produk merupakan bahan kimia yang korosif. Pabrik direncanakan akan didirikan di Bontang, Kalimantan Timur di atas tanah seluas 10979 m2 . Pembuatan Asam nitrat melalui 3 tahapan reaksi, pertama gas amoniak direaksikan dengan udara dalam reaktor fixed bed dengan katalis Platinum- Rhodium (Pt-Rh) pada tekanan 10 atm dan suhu 900 oC membentuk nitrogen monoksida, tahap kedua selanjutnya mengabsorpsi gas nitrogen dioksida sehingga terbentuk asam nitrat dengan menggunakan air, sekaligus tahap oksidasi lanjutan gas nitrogen monoksida menjadi nitrogen dioksida pada tekanan 10 atm dan suhu 120 oC, tahap yang ketiga yaitu produk utama larutan asam nitrat 65% kemudian dibleaching dengan oksigen yang berasal dari udara (secondary air) pada tekanan 10 atm dan suhu 120 oC sehingga dapat mengurangi zat-zat terlarut pada asam nitrat tersebut. Sedangkan gas buang NOx terutama gas nitrogen dioksida dan gas sisa dari puncak Stripper dibuang ke atmosfer bersamaan dengan gas keluaran AB-01 melalui puncak Absorber (AB-01). Bahan baku amoniak yang diperlukan sebanyak 1736,3 kg/jam serta gas oksigen 6203,8850 kg/jam. Kebutuhan utilitas meliputi air sebanyak 26,642 m 3 /jam, bahan bakar 19.3792 kg/jam, dan Listrik 1576,156 kwatt. Modal tetap yang diperlukan sebesar Rp. 47.866.927.530 sedangkan modal kerja yang dibutuhkan sebesar Rp. 127.783.150.943. Keuntungan sebelum pajak tiap tahun mencapai Rp. 132.178.477.345 dan sesudah pajak (25%) sebesar Rp 33.044.619.336. Percent Return On Investment sebelum pajak 27,61 % dan sesudah pajak 20,71 %. Pay out time sebelum pajak 1,78 tahun dan sesudah pajak 2,94 tahun. Break event point yang diperoleh sebesar 41,23 % dan shut down point sebesar 18,29 %. Discounted cash flow yang didapatkan yaitu 22,35 %. Hasil evaluasi ekonomi menunjukkan bahwa pabrik asam nitrat dari ammonia dan udara ini layak untuk dikaji lebih lanjut.
</description>
<pubDate>Tue, 01 Jan 2013 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/67008</guid>
<dc:date>2013-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Prarancangan Pabrik Pemintalan Benang Carded Poliester-Rayon (65%/35%) dengan Kapasitas 36.000 Mata Pintal (4.500.645,12 kg/Tahun) (Dasar Perhitungan Produksi Ne1 40)</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/66937</link>
<description>Prarancangan Pabrik Pemintalan Benang Carded Poliester-Rayon (65%/35%) dengan Kapasitas 36.000 Mata Pintal (4.500.645,12 kg/Tahun) (Dasar Perhitungan Produksi Ne1 40)
Tiyas, Septiani Widiya Ning
Plan design of spinning mill of carded polyester-rayon (65%/35%) will be built at Sukoharjo, the province of middle Java on the area of 41.411 m2 of land, with a building area of 19.808,75 m2 . By using 36.000 spindles this factory is especially targeting to fulfill domestic demand. The product of yarn type is planned to have number Ne1 40 and calculation of the set based on Indonesian Industrial Standard (SII) with target capacity of 4.500.645,12 kg per annum. The need for polyester raw material is 3.421.918,311 kg per annum and rayon for about 1.843.435,398 kg per annum.The factory is set as a limited liability company (PT) with total employee of 360 people. The factory will be covered by capital investment of about Rp 115.768.983.459,00, while working capital of about Rp 198.702.965.000,00. thus the total amount of capital needed is Rp 314.471.948.459,00. The profit after tax is estimated at Rp 49.527.937.160,00 per annum and the capital investment will return in (POT) 2 years and 4 months. Total value of trade transaction of about Rp 274.957.912.300,00 per annum with a selling price per kg of about Rp 61.093,00. From the feasibility study showed that value of BEP is 47,7%, SDP is 26,3%, ROI (before tax) is 49,7% and (after tax) is 42,8%. From the analysis of the above factors then can be concluded that the spinning mill of blended polyester- rayon (65%/35%) has a good prospect and visible to be built.
</description>
<pubDate>Tue, 01 Jan 2013 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/66937</guid>
<dc:date>2013-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Prarancangan Pabrik Kimia Hidrogen Menggunakan Proses Elektrolisis Air dengan Kapasitas 20.000 Ton/Tahun</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/66808</link>
<description>Prarancangan Pabrik Kimia Hidrogen Menggunakan Proses Elektrolisis Air dengan Kapasitas 20.000 Ton/Tahun
Nuraini, Rosma
Pembangunan pabrik Hidrogen dengan kapasitas 20.000 ton/tahun bertujuan untuk&#13;
memenuhi cadangan bahan bakar yang diperlukan dalam negeri pada masa yang&#13;
akan datang. Pabrik ini didirikan di Jatigede, Sumedang, Jawa Barat. Hidrogen&#13;
diproduksi dengan bahan baku air dari sungai yang diolah terlebih dahulu sampai&#13;
menjadi air murni sebelum menuju tangki. Air murni pada tangki dialirkan menuju&#13;
reaktor elektrolisis berfungsi untuk memisahkan cairan menjadi fasa gas dengan&#13;
bantuan katalis KOH sebagai elektrolit dimana ion K+ sebagai katoda yang&#13;
membantu proses hidrogen dan ion OH- sebagai anoda untuk proses oksigen.&#13;
Hidrogen yang terpisah seutuhnya dialirkan menuju tangki silika yang bertujuan&#13;
untuk menyerap kelembapan uap air yang terangkut oleh Hidrogen. Hidrogen yang&#13;
sudah menjadi gas akan dinaikkan tekanannya menggunakan kompresor dan&#13;
memiliki resiko penurunan volume seiring jalan pada kenaikan tekanan sampai&#13;
mencapai titik ideal. Hidrogen yang sudah memenuhi syarat untuk titik ideal, siap&#13;
dipindahkan ke tangki penyimpanan produk untuk didistribusikan secara komersial.&#13;
Bahan baku air yang dibutuhkan sebesar 27.261,6799 kg/jam untuk menghasilkan&#13;
kapasitas Hidrogen 20.000 ton/tahun. Kebutuhan utilitas air pada pabrik ini sebesar&#13;
65.452,632 kg/jam dengan penggunaan Cooling water: 4.724,035 kg/jam; Steam&#13;
water: 34.719,47 kg/jam; Air Domestik: 450 kg/jam. Berdasarkan evaluasi&#13;
ekonomi pabrik hidrogen didapatkan hasil seperti Return of Investment sebelum&#13;
pajak 15,23% dan sesudah pajak 11,42%, Pay Out Time sebelum pajak 4,31tahun,&#13;
dan sesudah pajak 5,15 tahun, Break Event Point 44,52%, Shut Down Point 8,09%,&#13;
dan Discounted Cash Flow Rate of Return 8,94%.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/66808</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Prarancangan Pabrik Kimia Hidrogen Menggunakan Proses Elektrolisis Air dengan Kapasitas 20.000 Ton/Tahun</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/66807</link>
<description>Prarancangan Pabrik Kimia Hidrogen Menggunakan Proses Elektrolisis Air dengan Kapasitas 20.000 Ton/Tahun
El Hakim, Faris
Pembangunan pabrik Hidrogen dengan kapasitas 20.000 ton/tahun bertujuan untuk&#13;
memenuhi cadangan bahan bakar yang diperlukan dalam negeri pada masa yang&#13;
akan datang. Pabrik ini didirikan di Jatigede, Sumedang, Jawa Barat. Hidrogen&#13;
diproduksi dengan bahan baku air dari sungai yang diolah terlebih dahulu sampai&#13;
menjadi air murni sebelum menuju tangki. Air murni pada tangki dialirkan menuju&#13;
reaktor elektrolisis berfungsi untuk memisahkan cairan menjadi fasa gas dengan&#13;
bantuan katalis KOH sebagai elektrolit dimana ion K+ sebagai katoda yang&#13;
membantu proses hidrogen dan ion OH- sebagai anoda untuk proses oksigen.&#13;
Hidrogen yang terpisah seutuhnya dialirkan menuju tangki silika yang bertujuan&#13;
untuk menyerap kelembapan uap air yang terangkut oleh Hidrogen. Hidrogen yang&#13;
sudah menjadi gas akan dinaikkan tekanannya menggunakan kompresor dan&#13;
memiliki resiko penurunan volume seiring jalan pada kenaikan tekanan sampai&#13;
mencapai titik ideal. Hidrogen yang sudah memenuhi syarat untuk titik ideal, siap&#13;
dipindahkan ke tangki penyimpanan produk untuk didistribusikan secara komersial.&#13;
Bahan baku air yang dibutuhkan sebesar 27.261,6799 kg/jam untuk menghasilkan&#13;
kapasitas Hidrogen 20.000 ton/tahun. Kebutuhan utilitas air pada pabrik ini sebesar&#13;
65.452,632 kg/jam dengan penggunaan Cooling water: 4.724,035 kg/jam; Steam&#13;
water: 34.719,47 kg/jam; Air Domestik: 450 kg/jam. Berdasarkan evaluasi&#13;
ekonomi pabrik hidrogen didapatkan hasil seperti Return of Investment sebelum&#13;
pajak 15,23% dan sesudah pajak 11,42%, Pay Out Time sebelum pajak 4,31tahun,&#13;
dan sesudah pajak 5,15 tahun, Break Event Point 44,52%, Shut Down Point 8,09%,&#13;
dan Discounted Cash Flow Rate of Return 8,94%.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/66807</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
