<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Psychology</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/56648</link>
<description/>
<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 13:07:57 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-25T13:07:57Z</dc:date>
<item>
<title>Kebersyukuran dan Kualitas Kehidupan Kerja pada Guru</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/61880</link>
<description>Kebersyukuran dan Kualitas Kehidupan Kerja pada Guru
Nadhirah, Syarifah
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kebersyukuran dan kualitas kehidupan kerja pada guru. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara kebersyukuran dan kualitas kehidupan kerja pada guru. Responden pada penelitian ini melibatkan 131 orang guru SMA (35 laki-laki dan 96 perempuan) pegawai negeri dan pegawai yayasan. Penelitian ini menggunakan skala kualitas kehidupan kerja yang dimodifikasi dari skala Attamimi (2016) yang disusun berdasarkan aspek-aspek kualitas kehidupan kerja yang dungkapkan oleh Zin (2004). Adapun skala kebersyukuran yang digunakan adalah Short Form Gratitude Resentment and Appreciation Test (GRAT) yang mengacu pada Watkins dkk (2003) yang kemudian diterjemahkan dan dimodifikasi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasi product moment pearson dengan bantuan program computer untuk analisis statistik yaitu SPSS (Statistical Product and Service Solution) versi 21.0 for Windows. Hasil analisis data koefisien korelasi antara kebersyukran dan kualitas kehidupan kerja adalah menunjukkan nilai r = 0.416 dan p = 0.000 (p &lt; 0,01). Hal ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara kebersyukuran dan kualitas kehidupan kerja. Hubungan tersebut memiliki arah positif, yang berarti bahwa semakin tinggi skor kebersyukuran maka semakin pula tinggi skor kualitas kehidupan kerja.
</description>
<pubDate>Sun, 01 Jan 2017 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/61880</guid>
<dc:date>2017-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Resiliensi Ditinjau dari Dukungan Sosial Suami pada Ibu yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/61854</link>
<description>Resiliensi Ditinjau dari Dukungan Sosial Suami pada Ibu yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus
Hasanah, Anisa Nur
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara resiliensi dengan dukungan sosial suami. Penelitian ini melibatkan 82 ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Skala yang digunakan pada penelitian ini adalah Connor Davidson Resilience Scale (Connor &amp; Davidson, 2003) dan Skala Dukungan Sosial Suami (Rohmah, 2014). Hipotesis pada penelitian ini adalah semakin tinggi ibu memperoleh dukungan sosial suami semakin tinggi resiliensi yang dimiliki oleh ibu. Skala pada penelitian ini memiliki nilai alpha crobach 0.926 untuk Connor Davidson Resilience Scale dan 0.973 untuk skala Dukungan Sosial Suami. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan sosial suami dengan resiliensi dengan nilai r = 0. 289 dan p = 0.004. Penelitian ini juga mendiskusikan kelemahan dan implikasi pada penulisan ini.
</description>
<pubDate>Sun, 01 Jan 2017 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/61854</guid>
<dc:date>2017-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Hubungan antara Konflik Peran Ganda dan Work Engagement pada Wanita Bekerja</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/61826</link>
<description>Hubungan antara Konflik Peran Ganda dan Work Engagement pada Wanita Bekerja
Yuniwaty, Fajar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui antara work engagement dan konflik peran ganda pada wanita bekerja. Work engagement merupakan suatu kondisi mental yang positif, terpenuhi dan berkaitan dengan pekerjaan yang mempunyai karakteristik semangat, dedikasi dan penghayatan (Schaufeli, Salanova, González-Roma, &amp; Bakker, 2002). Konflik peran ganda merupakan konflik antarperan yang terjadi, dimana ada perberbedaan tekanan peran dari keluarga dan pekerjaan (Greenhaus &amp; Beautell, 1985). Utrecht Work Engagement Scale-17 (Uwes-17) oleh Schaufeli, Salanova, dan Bakker (2006) digunakan untuk mengukur work engagement. Sedangkan, Work Family Conflict And Family Work Conflict Scale yang dikembangkan oleh Netemeyer, Boles dan McMurrian (1996) berdasarkan teori dari Greenhaus dan Beautell (1985) digunakan untuk mengukur konflik peran ganda. Terdapat hubungan negatif antara konflik peran ganda dan work engagement pada wanita bekerja (r=–0.342, p=0,000).
</description>
<pubDate>Sun, 01 Jan 2017 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/61826</guid>
<dc:date>2017-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Hubungan antara Harga Diri dengan Body Dissatisfaction pada Mahasiswa</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/61790</link>
<description>Hubungan antara Harga Diri dengan Body Dissatisfaction pada Mahasiswa
Putra, Evan Chairul
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan antara Harga Diri dengan body dissatisfaction pada mahasiswa. Pada penelitian ini menggunakan 110 mahasiswa yaitu 79 perempuan dan 31 laki-laki. Penelitian ini menggunakan dua skala, yaitu (a) Rosenberg Harga Diri Scale (29 aitem) yang dibuat oleh Rosenberg (Corcoran &amp; Fischer, 2000) dan di modifikasi oleh peneliti dengan α= 0,841 dan (b) MBRSQ-AS (The Multidimensional Body-self Relations Questionnaire-Appearance Scales) dari Cash (Corcoran &amp; Fischer, 2000) yang sudah dimodifikasi peneliti berjumlah 69 aitem dengan α= 0,830. Hasil analisis data menggunakan teknik korelasi product moment pearson menunjukan bahwa ada hubungan antara Harga Diri dan body dissatisfaction (r = 0,400, (p &lt; 0,01)), yaitu diketahui bahwa Harga Diri mempengaruhi body dissatisfaction dan sebaliknya bahwa body dissatisfaction mempengaruhi Harga Diri. Berdasarkan hasil penelitian, maka diketahui bahwa ada hubungan yang sangat signifikan dan hipotesis pada penelitian ini diterima.
</description>
<pubDate>Sun, 01 Jan 2017 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/61790</guid>
<dc:date>2017-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
