<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Digital Business</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/54178</link>
<description/>
<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 09:29:56 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-25T09:29:56Z</dc:date>
<item>
<title>Studi Kelayakan Bisnis Barbershop "Mancave Cuts"</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/61423</link>
<description>Studi Kelayakan Bisnis Barbershop "Mancave Cuts"
Fania, Yuriska Ayu
</description>
<pubDate>Wed, 01 Jan 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/61423</guid>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>MA FIBERINDO</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/60670</link>
<description>MA FIBERINDO
Purnama, Gilang Destrian
Tugas akhir ini membahas pengembangan MA Fiberindo, anak perusahaan dari CV. Mina Anugrah yang fokus pada pemasaran digital produk berbahan fiberglass, seperti perahu nelayan, perahu wisata, kolam budidaya, dan tangki air. Penjualan dilakukan sepenuhnya dengan sistem pre-order sehingga lebih efisien dan sesuai kebutuhan konsumen. Analisis dilakukan menggunakan Business Model Canvas (BMC), SWOT, STP, dan bauran pemasaran 7P untuk meninjau aspek pemasaran, operasional, keuangan, sumber daya manusia, dan teknologi digital. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun sumber daya terbatas, MA Fiberindo memiliki peluang besar untuk berkembang melalui optimalisasi media sosial (Facebook, TikTok, WhatsApp Business), website katalog digital, serta dukungan promosi Meta Ads. Dengan strategi ini, MA Fiberindo berpotensi menjadi perusahaan pemasaran digital produk fiberglass yang kompetitif, efisien, dan berkelanjutan.
</description>
<pubDate>Wed, 01 Jan 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/60670</guid>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Supplier “RAMA”</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/60666</link>
<description>Supplier “RAMA”
Akbar, Rizki
Tugas akhir ini membahas tentang pengembangan bisnis Supplier Rama, Supplier Rama merupakan sebuah bisnis toko kelontong yang berfokus untuk menjadi supplier toko-toko kecil di sekitar Supplier Rama. Supplier Rama menawarkan produk yang dibutuhkan warga sekitar untuk kebutuhan sehari-hari hingga kebutuhan musiman. Bisnis ini dijalankan dengan memanfaatkan letak Supplier Rama yang jauh dari kota dan membutuhkan biaya lebih untuk sampai ke kota untuk mendapatkan kebutuhan yang dibutuhkan. Bisnis ini dirancang dengan menggunakan pendekatan Business Model Canvas yang mencakup strategi pemasaran, operasional, sumber daya manusia, keuangan, dan pemanfaatan teknologi digital. Hasil implementasi menunjukkan bahwa Business Model Canva dapat menarik minat pasar dan memeiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang. Supplier Rama diharapkan dapat menjadi referensi bisnis untuk warga sekitar dan berkembang lebih luas lagi.
</description>
<pubDate>Wed, 01 Jan 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/60666</guid>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Pemanfaatan Aplikasi PLN Mobile sebagai Sarana Promosi terhadap Masyarakat di PLN ULP Sleman Yogyakarta</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/60489</link>
<description>Pemanfaatan Aplikasi PLN Mobile sebagai Sarana Promosi terhadap Masyarakat di PLN ULP Sleman Yogyakarta
Murtiningrum, Anisia Ceyrina
Penelitian ini menganalisis pemanfaatan aplikasi PLN Mobile sebagai sarana promosi di PLN ULP Sleman Yogyakarta menggunakan kerangka Technology Acceptance Model (TAM) dengan fokus pada dimensi usefulness dan ease of use. Metode deskriptif kualitatif dengan purposive sampling terhadap sembilan informan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif lima bulan, dan studi dokumentasi. Dari perspektif usefulness, aplikasi berhasil mengimplementasikan ekosistem promosi komprehensif meliputi cashback, diskon tambah daya, voucher token, dan loyalty point yang terintegrasi dalam strategi komunikasi multi-channel. Implementasi ini meningkatkan brand awareness dan customer engagement, mentransformasi citra PLN menjadi penyedia layanan digital modern. Namun menghadapi kendala proses verifikasi 3-4 hari dan kesenjangan digital pada segmen senior. Dari perspektif ease of use, aplikasi menunjukkan kemudahan tinggi bagi generasi muda tech-savvy namun menghadapi tantangan penetrasi segmen senior. Fitur tracking real-time meningkatkan transparansi dan kepercayaan pelanggan, dengan peningkatan penggunaan layanan self-service dan penurunan keluhan. Proses verifikasi lambat dan aksesibilitas fitur promosi yang kurang optimal menjadi critical pain point. Aplikasi berhasil meningkatkan loyalitas pelanggan dan adopsi self-service, meskipun diperlukan strategi hybrid digital-konvensional untuk menjangkau seluruh segmen demografis. Interaksi antara perceived usefulness dan perceived ease of use terbukti menjadi determinan kunci keberhasilan aplikasi sebagai sarana promosi dan platform layanan digital efektif.
</description>
<pubDate>Wed, 01 Jan 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/60489</guid>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
