<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Civil Engineering</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/47</link>
<description/>
<pubDate>Mon, 28 Sep 2026 22:25:47 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-09-28T22:25:47Z</dc:date>
<item>
<title>Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Produktivitas Pasangan Bata</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/67134</link>
<description>Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Produktivitas Pasangan Bata
Wahyudi, Tri
Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Produktivitas Pasangan Bata
</description>
<pubDate>Sat, 01 Jan 2005 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/67134</guid>
<dc:date>2005-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Produktivitas Pasangan Bata</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/67131</link>
<description>Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Produktivitas Pasangan Bata
Hidayat, Faizal Noor
Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Produktivitas Pasangan Bata
</description>
<pubDate>Sat, 01 Jan 2005 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/67131</guid>
<dc:date>2005-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Analisis Komposisi Penetapan Harga Jual Rumah Tinggal di Kabupaten Aceh Besar (Studi Kasus Rumah Tipe 60/132 di Perumahan Greenhill View)</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/67084</link>
<description>Analisis Komposisi Penetapan Harga Jual Rumah Tinggal di Kabupaten Aceh Besar (Studi Kasus Rumah Tipe 60/132 di Perumahan Greenhill View)
Fajar, Muhammad Irvan
Papan merupakan kebutuhan pokok manusia biasa dikenal dengan sebutan rumah tinggal. Dengan cepatnya pertumbuhan populasi menyebabkan kebutuhan akan rumah tinggal meningkat. Hal ini membuat para pengembang berlomba-lomba dalam menawarkan produknya kepada masyarakat. Fenomena ini juga dirasakan oleh para pengembang di kabupaten Aceh besar. Aceh Besar merupakan kabupaten yang bersebelahan dengan ibu kota provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Letak lokasi geografis yang dianggap aman dari bencana Tsunami menjadikan kabupaten ini sebagai tempat berinvestasi yang menjanjikan. Hal ini menyebabkan munculnya persaingan yang dalam menentukan harga jual rumah tinggal diantara pengembang. Dengan adanya permasalahan ini, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor dan besarnya persentase masing-masing faktor dalam mempengaruhi harga jual rumah tinggal di kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pada penelitian jenis deskriptif kuantitatif, data berupa angka-angka hasil perhitungan yang dapat diproses dengan dijumlahkan dan dibandingkan dengan jumlah yang diharapkan dan diperoleh pesentase atau data dapat dijumlahkan dan dibandingkan untuk selanjutnya ditabelkan sehingga dapat diproses untuk mendapat kesimpulan. Cara pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan metode wawancara langsung kepada pihak CV.Safrika Grup selaku pengembang perumahan Greenhill View yang menjadi objek dalam penelitian ini. Dari hasil wawancara kepada pihat pengembang diperoleh faktor-faktor yang mempengaruhi komposisi penetapan harga jual rumah tinggal dan dihitung besarnya persentase masing-masing faktor. Rencana anggaran biaya (RAB) disajikan dalam penelitian ini sebagai kontrol besarnya rencana anggaran biaya pelaksanaan (RAP), dan perbandingkan RAB dan RAP pada pembangunan rumah tinggal tipe 60/132 di perumahan Greenhill View. Harga Tanah, Biaya Desain, RAP rumah, RAP kawasan, IMB, Pemasaran, biaya Manajemen, dan keuntungan adalah faktor-faktor penyusun komposisi penentuan harga jual rumah tipe 60/132 di perumahan Greenhill View. Faktor terbesar yang berpengaruh pada komposisi penetapan harga jual rumah tinggal adalah rencana anggaran biaya pelaksanaan (RAP) bangunan dan menghasilkan persentase sebesar 29,89 %. Besarnya selisih antara RAP dan RAB yaitu sebesar Rp 83.340.906,00 dan persentase selisih RAP dan RAB sebesar 60,28 %.
</description>
<pubDate>Tue, 01 Jan 2013 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/67084</guid>
<dc:date>2013-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Perbandingan Antara Rangka Atap Kayu dengan Rangka Atap Baja Ringan (Komparasi dari Segi Biaya &amp; Waktu)</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/67080</link>
<description>Perbandingan Antara Rangka Atap Kayu dengan Rangka Atap Baja Ringan (Komparasi dari Segi Biaya &amp; Waktu)
Yufiansyah
Rangka atap baja ringan perlahan-lahan mulai menggantikan rangka atap kayu sebagai alternatif penggunaan rangka atap untuk bangunan seperti gedung bertingkat, dan rumah tinggal. Hal ini berkaitan dengan efektifitas biaya dan waktu dalam pengerjaan proyek-proyek tersebut. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui nilai perbandingan penggunaan material rangka atap yang menggunakan material kayu dan baja ringan dilihat dari segi biaya pelaksanaan serta waktu penyelesaian dari kedua material rangka atap tersebut. Penelitian proyek dilakukan pada rumah tinggal di Yogyakarta tahun 2012. Metode penelitian untuk analisa biaya rangka atap kayu dengan menggunakan metode SNI, sedangkan analisa biaya rangka atap baja ringan diperoleh dari PT. Prima Andalan Grup. Untuk waktu konstruksi rangka atap kayu digunakan proyek pembanding untuk mendapatkan waktu pelaksanaan dari masing-masing jenis pekerjaan rangka atap kayu, sedangkan data waktu konstruksi rangka atap baja ringan diperoleh dari PT. Prima Andalan Grup. Hasil dari penelitian ini adalah biaya pelaksanaan rangka atap kayu lebih mahal 110,09% dari biaya pelaksanaan rangka atap baja ringan. Waktu penyelesaian rangka atap kayu lebih lama 52,38% dari waktu penyelesaian rangka atap baja ringan. Dengan demikian rangka atap baja ringan lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan rangka atap kayu dari segi biaya dan waktu.
</description>
<pubDate>Tue, 01 Jan 2013 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/67080</guid>
<dc:date>2013-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
