<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat “Pembangunan Inklusif dan Masyarakat Madani di Era Industri” - Diseminasi Penelitian</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/45794</link>
<description/>
<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 09:56:03 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-30T09:56:03Z</dc:date>
<item>
<title>DESA JATISOBO MENUJU DESA MANDIRI, INKLUSIF, DAN MADANI</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/45813</link>
<description>DESA JATISOBO MENUJU DESA MANDIRI, INKLUSIF, DAN MADANI
Pratiwi, Yulia; Larasati, Atikah
Kemampuan desa guna menaikkan kesejahteraan masyarakat melalui sumber daya&#13;
hayati dan nonhayati disebut dengan kemandirian desa. Dengan desa yang mandiri,&#13;
merupakan potensi dan modal utama dalam mewujudkan desa yang inklusif dan mandiri.&#13;
Desa inklusif merupakan desa yang mengakomodasi seluruh lapisan masyarakat khususnya&#13;
bagi para difabel. Desa Jatisobo dianggap memiliki kemampuan desa yang cukup baik oleh&#13;
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sehingga pada 19 November 2020 Desa Jatisobo dipilih&#13;
dan ditetapkan sebagai salah satu pilot project desa inklusif di Kabupaten Sukoharjo oleh&#13;
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji wujud&#13;
kemandirian Desa Jatisobo dalam sektor sarana prasarana yang dimiliki desa dan mengkaji&#13;
implementasi program-program inklusif Desa Jatisobo. Kesimpulan yang didapatkan yaitu&#13;
wujud kemandirian Desa Jatisobo yaitu karena Desa Jatisobo memiliki kemampuan desa&#13;
yang cukup baik terutama dalam mengelola potensi utama dari sektor pertanian dan sarana&#13;
prasarana seperti lapangan desa, ruko desa, menara air desa, gedung serba guna desa,&#13;
masjid, sanggar inklusif, tempat pembuangan sampah sementara dan kegiatan inklusif&#13;
seperti kegiatan peningkatan kapasitas difabel melalui kursus menjahit, pelatihan dan terapi&#13;
membaca, berbicara, dan berjalan.
</description>
<pubDate>Thu, 19 Oct 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/45813</guid>
<dc:date>2023-10-19T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>SISTEM PRESENSI MULTI FACTOR DENGAN MENGGUNAKAN DETEKSI LOKASI, SCAN QRCODE, PENGECEKAN ANTISPOOF DAN  PENGENALAN WAJAH</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/45812</link>
<description>SISTEM PRESENSI MULTI FACTOR DENGAN MENGGUNAKAN DETEKSI LOKASI, SCAN QRCODE, PENGECEKAN ANTISPOOF DAN  PENGENALAN WAJAH
Kornelius, Yose; Senapartha, I Kadek Dendy; Tamtama, Gabriel Indra Widi
Secara umum sistem presensi terdiri dari dua jenis, yaitu sistem presensi berbasis &#13;
paraf tanda tangan dan sistem presensi digital. Kedua sistem presensi ini masih memiliki&#13;
kelemahan dalam memverifikasi validitas kehadiran peserta. untuk menanggulangi celah&#13;
keamanan tersebut penelitian ini mengembankan sistem presensi multi faktor dengan&#13;
menggunakan pendeteksian lokasi menggunakan geolocation, scan QR code, verifikasi&#13;
wajah asli, dan verifikasi identitas menggunakan rekognisi wajah. Penerapan sistem&#13;
kehadiran multi-faktor dapat membatasi peluang manipulasi sambil meningkatkan akurasi&#13;
dan validitas sistem kehadiran. Pada penelitian ini melakukan pengujian sistem presensi&#13;
dengan dua tahapan, yang pertama dilakukan dengan menggunakan resolusi gambar&#13;
112x112 px, dan pada pengujian kedua menggunakan resolusi gambar 224x224 px. Dua&#13;
pengujian ini dievaluasi dengan menggunakan metriks HTER (Half Total Error Rate). Half&#13;
Total Error Rate merupakan metriks evaluasi yang paling banyak digunakan dalam bidang&#13;
biometric authentication systems, salah satunya adalah deteksi wajah asli dan palsu Hasil&#13;
evaluasi didapatkan nilai HTER sebesar 0.58 untuk input 224x224 px dan nilai HTER&#13;
sebesar 0.72 pada input 112x112 px. Dari hasil pengujian ini didapatkan selisih nilai HTER&#13;
sebesar 0.14 antara kedua resolusi input, sehingga dapat disimpulkan bahwa akurasi akan&#13;
meningkat apabila data input memiliki resolusi yang lebih besar.
</description>
<pubDate>Thu, 19 Oct 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/45812</guid>
<dc:date>2023-10-19T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PENGARUH SUHU EVAPORASI TERHADAP KADAR KURKUMIN DALAM EKSTRAK ETANOL KUNYIT (Curcuma domestica, Val)</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/45811</link>
<description>PENGARUH SUHU EVAPORASI TERHADAP KADAR KURKUMIN DALAM EKSTRAK ETANOL KUNYIT (Curcuma domestica, Val)
Haryanto, Yon; Riyanto, Riyanto
Kunyit banyak digunakan sebagai sebagai bahan obat tradisional, kunyit juga&#13;
bermanfaat sebagai bahan baku industri jamu dan kosmetik, bahan bumbu masak,&#13;
peternakan, dan sebagainya. Rimpang tanaman kunyit juga bermanfaat sebagai&#13;
antiinflamasi, antioksidan, antimikroba, pencegah kanker, antitumor, dan penurun kadar&#13;
lemak darah dan kolesterol, serta pembersih darah. Kandungan aktif pada kunyit adalah&#13;
minyak atsiri dan kurkuminoid. Kunyit memiliki kurkuminoid sebanyak 10.92%.&#13;
Kurkuminoid pada rimpang kunyit terdiri atas kurkumin (75%), dimetoksikurkumin (1520%), dan&#13;
bisdemetoksikurkumin&#13;
(±&#13;
3%).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Penelitian&#13;
ini&#13;
&#13;
diharapkan dapat mengetahui pengaruh suhu evaporasi   terhadap&#13;
kadar senyawa kurkumin dalam ekstrak etanol kunyit (Curcuma domestica, Val. ).  Data&#13;
yang diperoleh dari penelitian ini berupa profil KLT dan hasil pengukuran sampel dan&#13;
standar kurkumin yang dibaca menggunakan TLC Densitometer. Perhitungan kadar&#13;
kurkumin menggunakan persamaan regresi linear dengan rumus Y =a +bx. &#13;
Hasil peneltian menunjukkan bahwa suhu evaporasi dalam proses ekstraksi kunyit&#13;
berpengaruh terhadap kadar kurkumin ekstrak kunyit yang dihasilkan. Semakin tinggi&#13;
perlakuan suhu evaporasi menyebabkan kadar kurkumin dalam ekstrak kunyit semakin&#13;
kecil dan sebaliknya. Berdasarkan hasil pengukuran dan perhitungan pada penelitian ini&#13;
menunjukkan bahwa ekstrak kunyit dengan kadar kurkumin terbesar adalah perlakuan&#13;
proses evaporasi pada suhu 40ᵒC yaitu sebesar 21,07 mg/mL, sedangkan kadar kurkumin&#13;
ekstrak kunyit yang paling kecil adalah perlakuan evaporasi pada suhu 70ᵒC yaitu 9,85&#13;
mg/mL.
</description>
<pubDate>Thu, 19 Oct 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/45811</guid>
<dc:date>2023-10-19T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PENGARUH LAMA PENYIMPANAN EKSTRAK TERHADAP KADAR PINOSTROBIN DALAM EKSTRAK ETANOL TEMUKUNCI  (Kaemferia pandurata, Roxb)</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/45810</link>
<description>PENGARUH LAMA PENYIMPANAN EKSTRAK TERHADAP KADAR PINOSTROBIN DALAM EKSTRAK ETANOL TEMUKUNCI  (Kaemferia pandurata, Roxb)
Riyanto, Riyanto; Haryanto, Yon
Ekstrak adalah sediaan pekat yang diperoleh dengan mengekstraksi zat aktif dari&#13;
simplisia. Ekstrak tumbuhan obat yang dibuat dari simplisia, dapat digunakan sebagai&#13;
bahan awal, bahan antara atau bahan produk jadi. Untuk itu ekstrak yang dibuat harus&#13;
memenuhi standar mutu, salah satunya adalah penyimpanan ekstrak. &#13;
Salah satu ekstrak tanaman yang banyak dimanfaatkan dalam dunia kedokteran dan&#13;
industri yaitu tanaman temukunci (Kaemferia pandurata, Roxb), yang mengandung&#13;
senyawa aktif pinostrobin. &#13;
Laboratorium Biologi Farmasi FMIPA UII merupakan laboratorium yang&#13;
melakukan proses ekstraksi bahan alam sehingga banyak penelitian tentang ekstrak&#13;
tanaman obat. Keterbatasan alat menyebabkan ekstrak yang dihasilkan tidak tersimpan&#13;
semestinya.&#13;
Penelitian ini diharapkan dapat mengetahui pengaruh lama penyimpanan ekstrak  &#13;
terhadap kadar senyawa pinostrobin dalam ekstrak etanol temukunci (Kaemferia&#13;
pandurata, Roxb).&#13;
Data yang diperoleh dari penelitian ini berupa profil KLT dan hasil pengukuran&#13;
sampel dan standar pinostrobin  yang dibaca menggunakan TLC Densitometer.&#13;
Perhitungan kadar pinostrobin menggunakan persamaan regresi linear dengan rumus Y =a&#13;
+bx.
</description>
<pubDate>Thu, 19 Oct 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/45810</guid>
<dc:date>2023-10-19T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
