<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Master of Islamic Studies</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/37</link>
<description/>
<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 01:06:20 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-25T01:06:20Z</dc:date>
<item>
<title>Manajemen Kompetensi Sosial Guru dalam Meningkatkan Komunikasi Interpersonal dengan Wali Siswa di SD Muhammadiyah Sokonandi Yogyakarta</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/61889</link>
<description>Manajemen Kompetensi Sosial Guru dalam Meningkatkan Komunikasi Interpersonal dengan Wali Siswa di SD Muhammadiyah Sokonandi Yogyakarta
Chintia, Diah
Guru merupakan tumpuan utama bagi sekolah dalam mencerdaskan peserta didik, maka dari itu diperlukan kualitas guru yang bagus untuk membantu mewujudkan semua program sekolah. Kemampuan komunikasi interpersonal menjadi salah satu bagian penting dari kualitas guru dalam mensukseskan amanah mulianya maka manajemen kompetensi sosial guru wajib dilaksanakan secara maksimal untuk menunjang kemampuan guru dalam bersosialisasi secara efektif. Penelitian ini adalah penelitian lapangan yang dilakukan untuk melihat lebih dalam bagaimana manajemen kompetensi sosial guru di SD Muhammadiyah Sokonandi dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dalam rangka meningkatkan komunikasi interpersonal dengan wali siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik Milles and Hubberman yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kompetensi sosial di SD Muhammadiyah Sokonandi dilaksanakan secara sederhana namun sistematis. Manajemen kompetensi sosial guru yang dimaksud yaitu pertama, perencanaan (planning) dilaksanakan dalam beberapa tahap yakni; pertama menjadikan evaluasi pada tahun sebelumnya sebagai dasar perencanaan, kedua melakukan rekruitmen guru dengan kriteria yang sesuai dengan kebutuhan sekolah, ketiga perencanaan program dimasukkan kedalam kalender sekoah. Kedua, pengorganisasian (organizing), telah dilakukan seperti terjadwalnya kegiatan atau program-program sekolah secara rutin dan dimasukkan kedalam kalender akademik sekolah. Ketiga, pelaksanaan (acmating), manajemen kompetensis sosial guru di SD Muhammadiyah Sokonandi telah dilaksanakan sesuai dengan rencana awal dan terdapat beberapa pengembangan seperti pemilihan pemateri yang sesuai dengan kebutuhan guru. Keempat, pengendalian (controlling) diantaranya; pertama, pengadaan presensi dan reward atau punishment. Kedua, kegiatan evaluasi bulanan dan tahunan, Ketiga, kegiatan Darul Arqam atau Baitul Arqam yang diadakan rutin. Manajemen kompetensi sosial guru di SD Muhammadiyah Sokonandi telah memberikan pengaruh yang positif terhadap berkembangnya kemampuan komunikasi interpersonal guru dengan wali siswa.
</description>
<pubDate>Sun, 01 Jan 2017 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/61889</guid>
<dc:date>2017-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Pengaruh Hashtag Halal Terhadap Keputusan Membeli dengan Moderating Variable E-word of Mouth Pada Akun Instagram Omah Jajan Bang Kaka</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/61887</link>
<description>Pengaruh Hashtag Halal Terhadap Keputusan Membeli dengan Moderating Variable E-word of Mouth Pada Akun Instagram Omah Jajan Bang Kaka
Himawan, Muhammad Majid
Instagram menjadi sebuah terobosan baru dalam dunia teknologi saat ini. Aplikasi sistem berbasis android tersebut memiliki berbagai fitur yang dapat digunakan dalam mempermudah akses bersosial media, salah satunya adalah melalui fitur hashtag. Hashtag menjadi sebuat fitur yang mempermudah pengguna termasuk dalam dunia bisnis melalui sosial media. Hal tersebut memudahkan penjual ataupun pembeli dalam mengelompokan kata kunci dalam pencarian produk yang dibutuhkan. Munculnya fenomena tersebut menjadi keresahan penulis untuk mengangkat penelitian yang menguji seberapa pengaruh iklan online melalui hashtag halal terhadap keputusan membeli dengan dihadirkan variabel moderasi e-word of mouth. Penelitian ini menggunakan kerangka pemikiran melalui metode uji pengaruh dengan variabel menghadirkan variabel moderasi. Dimana hashtag halal berperan sebagai variabel independen, keputusan membeli sebagai variabel dependen dan e- word of mouth sebagai variabel moderasi. Pendekatan yang digunakan adalah normatif sosiologis dengan pengujian moderating regresion analysis menggunakan alat bantu pengukuran berupa SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hashtag halal berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan membeli dengan t sebesar 1,994 dengan kefisien 0,049. Namun variabel electronic word of mouth tidak berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan membeli dengan signifikansi t sebesar 0,110dengan koefisien 0,913. Begitu pula setelah terjadi moderasi justru ditemukan hasil bahwa electronic word of mouth justru memperlemah pengaruh hashtag halal terhadap keputusan membeli dengan signifikansi t sebesar 1,204 dengan koefisien 0,232.
</description>
<pubDate>Mon, 01 Jan 2018 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/61887</guid>
<dc:date>2018-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Pengaruh Microfinance Gemi Bantul Yogyakarta Terhadap Kesejahteraan Anggota Melalui Pendekatan CIBEST</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/61886</link>
<description>Pengaruh Microfinance Gemi Bantul Yogyakarta Terhadap Kesejahteraan Anggota Melalui Pendekatan CIBEST
Arminingsih, Diah
Masalah terbesar yang sering dihadapi perempuan adalah ketidakberdayaan. Berdasarkan data Kementrian PP&amp;PA tahun 2014 indeks berdaya gender di Bantul terendah se-Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu 61.18%. Padahal banyak studi yang menyatakan bahwa keberdayaan perempuan memiliki peran penting dalam keluarga, semakin berdaya perempuan maka semakin sejahtera sebuah keluarga bahkan Negara. Di lain sisi, microfinance merupakan salah satu cara yang paling efektif dan efisien bagi kaum perempuan dalam berkontribusi mensejahterakan keluarganya. Melalui lembaga ini kaum perempuan akan mampu menambah pendapatan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga. Oleh karena itu, rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana pengaruh microfinance GEMI terhadap kesejahteraan anggota? Rancangan penelitian menggunakan metode campuran dengan pendekatan paralel konvergen. Adapun responden penelitian adalah anggota GEMI yang tinggal di wilayah Bantul dan memenuhi kriteria inklusi. Teknik pengambilan data dengan purposive sampling. Analisis data menggunakan pendekatan CIBEST, dan uji statistik berupa uji beda dua rata-rata sebelum dan sesudah menjadi anggota GEMI, yang kemudian data disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi, persentase, serta di analisis menggunakan analisis desktriptif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh microfinance GEMI terhadap kesejahteraan anggotanya. Persentase perubahan pada indeks kemiskinan materiil sebesar 41.9%, indeks kemiskinan spiritual secara kuantitatif tidak berubah namun secara kualitas terjadi perubahan yang lebih baik, kemudian indeks kemiskinan absolut mengalami perubahan 1%, dan indeks perubahan kesejahteraan 42.9%. Kaum perempuan yang bergabung menjadi anggota GEMI mengalami peningkatan kesejahteraan melalui aktivitas serta program-program yang dilakukan oleh microfinance GEMI Yogyakarta.
</description>
<pubDate>Mon, 01 Jan 2018 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/61886</guid>
<dc:date>2018-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
