<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Research Report / Laporan Penelitian</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/35817</link>
<description/>
<pubDate>Thu, 14 May 2026 22:19:56 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-05-14T22:19:56Z</dc:date>
<item>
<title>PEMBUATAN MINYAK AROMATERAPI dari KULIT BUAH JERUK SUNKIST dan DAUN MINT</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/35816</link>
<description>PEMBUATAN MINYAK AROMATERAPI dari KULIT BUAH JERUK SUNKIST dan DAUN MINT
Saleh, Farham HM; 865210103; Anindya, Muthia; Putra Weliza, Ninda
Pada masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, yang terus bertambah dan meningkat di&#13;
Indonesia maupun mancanegara, banyak orang atau warga masyarakat yang stress atau&#13;
khawatir. Dalam kondisi seperti itu, pikiran yang positif, ceria, gembira dan relaks menjadi&#13;
sangat penting. Salah satu yang dapat dilakukan agar pikiran menjadi relaks, ceria dan&#13;
gembira adalah dengan aromaterapi. Pikiran yang relaks, ceria dan gembira dapat&#13;
berdampak pada kesegaran fisik. Aromaterapi adalah terapi dengan menggunakan harum-&#13;
haruman tumbuhan yang dapat menimbulkan efek menyenangkan pikiran dan&#13;
menyegarkan tubuh. Telah diteliti beberapa tumbuhan yang mempunyai aroma khas untuk&#13;
menghasilkan minyak atsiri di ataranya kemangi, kayu putih, bunga kenanga, dan serai&#13;
dapur.&#13;
&#13;
Penelitian ini mencoba membuat minyak aromaterapi dari campuran minyak atsiri dari&#13;
kulit buah jeruk Sunkist dengan minyak atsiri dari daun Mint. Pengambilan minyak atsiri&#13;
dari kulit buah jeruk Sunkist dan daun Mint dilakukan dengan Sokletasi dan Rotary&#13;
Evaporator. Minyak atsiri yang dihasilkan dari kedua bahan baku tersebut kemudian&#13;
dicampur dengan rasio minyak atsiri kulit jeruk Sunkist:minyak atsiri daun Mint, 100%:0%&#13;
; 60%:40% ; 50%:50% ; 405:60% dan 0%:100%. Selanjutnya diuji kepada 20 responden&#13;
tentang kesukaan terhadap aroma minyak aromaterapi tersebut. Diperoleh hasil terbaik&#13;
adalah pada rasio 40%:60% dengan 90% responden menjawab suka sampai sangat suka.&#13;
Uji aromaterapi terhadap pasien rumah sakit disarankan untuk penelitian lanjut.
</description>
<pubDate>Fri, 01 Oct 2021 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/35816</guid>
<dc:date>2021-10-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PEMBUATAN BIODISEL DARI DEDAK PADI DENGAN KATALIS ZEOLIT</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/35815</link>
<description>PEMBUATAN BIODISEL DARI DEDAK PADI DENGAN KATALIS ZEOLIT
Saleh, Farham H M; 865210103; Pramesti, Imelza Virdhyani; Putri, Septiani
Peningkatan drastis pemanasan global dan konsumsi bahan bakar fosil telah mengakibatkan rusaknya keseimbangan ekologi, penurunan kualitas lingkungan, dan penurunan pembangunan berkelanjutan. Pemanfaatan biofuel telah mendapat banyak perhatian oleh para peneliti dan pembuat kebijakan karena manfaat dan kontribusi yang tak terbantahkan untuk melindungi lingkungan hidup. Minyak dedak padi kaya asam lemak bebas yang tidak cocok untuk keperluan pangan bisa menjadi kandidat yang baik untuk produksi biofuel. Oleh karena itu, biofuel berbasis minyak dedak padi (minyak langsung dan biodieselnya) sebagai bahan bakar alternatif yang menjanjikan untuk petrodiesel ditinjau dalam artikel ini dari sumber, komponen, dan perspektif fisikokimia.Pada penelitian yang dilakukan kali ini bahan baku yang digunakan adalah minyak dedak padi melalui proses transesterifikasi dengan penambahan campuran methanol dan katalis zeolite. Penelitian ini menggunakan variasi waktu yaitu pada 1 jam 45 menit, 2 jam, dan 2 jam 15 menit yang dilakukan untuk setiap perbandingan yaitu 50:50, 60:40, dan 70:30. Metode yang digunakan yaitu metode konvensional dengan hot plate serta melakukan analisis FTIR. Hasil Analisa yang didapat adalah % yield, dengan perolehan yield tertinggi pada waktu 2 jam 15 menit dan suhu 50 o C pada  perbandingan 70:30 sekitar 96,22%.
</description>
<pubDate>Fri, 01 Oct 2021 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/35815</guid>
<dc:date>2021-10-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
