<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Prosiding Seminar Nasional Seri 8 : mewujudkan masyarakat madani dan lestari - diseminasi pengabdian</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/11430</link>
<description/>
<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 17:21:52 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-21T17:21:52Z</dc:date>
<item>
<title>PELATIHAN PENGOLAHAN IKAN MENJADI MAKANAN SIAP KONSUMSI DI  DESA ARGODADI, SEDAYU, BANTUL, D.I.Y.</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/11482</link>
<description>PELATIHAN PENGOLAHAN IKAN MENJADI MAKANAN SIAP KONSUMSI DI  DESA ARGODADI, SEDAYU, BANTUL, D.I.Y.
Priyadi, Unggul; Achiria, Siti
Desa Argodadi memiliki tradisi yang telah dijalankan mulai tahun 2017 yakni tradisi&#13;
“Merti Kali Konteng” tebar benih 1.000 ikan nila, ikan sidat, dan lain-lain di Sungai Tempuran,&#13;
Kali Konteng dan Sungai Progo. Namun demikian, masyarakat belum memanfaatkan potensi ikan&#13;
yang ada di Desa Argodadi secara optimal. Produksi ikan yang dihasilkan selama ini hanya dijual&#13;
ke pasar terdekat. Padahal untuk lebih meningkatkan nilai tambah produksi ikan, masyarakat dapat&#13;
melakukan berbagai macam pengembangan olahan makanan berbasis ikan yang lebih variatif dan&#13;
produktif. Sejalan dengan program Pemerintah “Gemarikan” yang bertujuan untuk menumbuhkan&#13;
kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi ikan, masyarakat perlu dibekali pengetahuan&#13;
untuk mengolah berbagai macam olahan makanan berbahan dasar ikan. Menu olahan yang&#13;
dipraktikkan dalam kegiatan ini antara lain gurame saos asam manis, pepes ikan nila, dan sup ikan&#13;
patin. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi PKK dan Posyandu dalam mengolah&#13;
ikan menjadi menu yang variatif untuk pemenuhan gizi bagi anak-anak dan nantinya dapat&#13;
menjadi life skills bagi masyarakat untuk membuka usaha olahan ikan yang mampu memberikan&#13;
tambahan penghasilan bagi masyarakat.&#13;
Kata kunci :
</description>
<pubDate>Thu, 27 Sep 2018 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/11482</guid>
<dc:date>2018-09-27T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PELATIHAN MANAJEMEN MASJID  DI DESA ARGODADI, SEDAYU, BANTUL, YOGYAKARTA</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/11481</link>
<description>PELATIHAN MANAJEMEN MASJID  DI DESA ARGODADI, SEDAYU, BANTUL, YOGYAKARTA
Achiria, Siti; Priyadi, Unggul; Fahmi, Rizqi Anfani
The mosque is a means of worship that serves as a center of civilization. Allah Almighty&#13;
promises to those who build and prosper the mosque will get a reward. Religious activities in&#13;
Argodadi Village are of special interest. The community has an initiative to build mosques to&#13;
include community-owned land around the mosque voluntarily. It aims to improve the prosperity&#13;
of the mosque, but efforts made by the community have not significantly affected. The problems&#13;
faced by the mosque management is that there is no understanding of mosque management and&#13;
integrated mosque activities program, and the people's understanding that the prosperity of the&#13;
mosque is the responsibility of the mosque management, causing less enthusiasm for the&#13;
community to contribute to mosque activities, so that the management of the mosque is good in&#13;
terms of program activities nor the management of the mosque has been running well and&#13;
effectively. Based on these problems, the mosque management training for mosque officials and&#13;
mosques with the main material on mosque management, mosque organizational structure, and&#13;
mosque program design and module management and mosque program development based on the&#13;
background of pilgrims, as a guidance for mosque management to synergize improve the quality of&#13;
mosque management in developing and prospering the mosque.
</description>
<pubDate>Thu, 27 Sep 2018 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/11481</guid>
<dc:date>2018-09-27T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PENGEMBANGAN POTENSI MASYARAKAT UNTUK OPTIMALISASI WISATA PANTAI JATIMALANG BERBASIS TATA RUANG (SITE PLAN) DESA JATIMALANG, KECAMATAN PURWODADI, KABUPATEN PURWOREJO</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/11480</link>
<description>PENGEMBANGAN POTENSI MASYARAKAT UNTUK OPTIMALISASI WISATA PANTAI JATIMALANG BERBASIS TATA RUANG (SITE PLAN) DESA JATIMALANG, KECAMATAN PURWODADI, KABUPATEN PURWOREJO
Sarwidi, Sarwidi
Desa Jatimalang Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo,&#13;
Provinsi Jawa Tengah. Desa Jatimalang terletak di sekitar Pantai Jatimalang sehingga desa ini&#13;
memiliki kondisi cuaca yang panas dan lembab. Desa Jatimalang memiliki Pantai Jatimalang&#13;
yang menjadi daerah tujuan wisata yang potensial. Pantai Jatimalang adalah pantai yang&#13;
memiliki lokasi paling baik di antara pantai yang ada di Kabupaten Purworejo. Pantai Jatimalang&#13;
ini juga termasuk dalam Kawasan Bahari Terpadu (KBT), sesuai dengan rencana strategi tata&#13;
ruang nasional dan rencana tata ruang wilayah propinsi Jawa Tengah bagian selatan.&#13;
Permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya kesadaran masyarakat setempat,&#13;
pengelola dan Dinas terkait dalam pengembangan potensi wisata pantai Jatimalang yang&#13;
menyebabkan kurang maksimalnya tata ruang wilayah pantai Jatimalang. Oleh karenanya&#13;
dibutuhkan suatu solusi untuk mendesain tata ruang untuk bersama masyarakat dan pengelola&#13;
untuk memaksimalkan potensi wisata di Kabupaten Purworejo. Kehadiran mahasiswa KKN UII&#13;
bertujuan untuk mendorong dan mengotimalkan potensi wilayah Pantai Jatimalang agar terjaga&#13;
kesinambungan pengelolaannya terutama dalam tata ruang wisata.&#13;
Solusi yang dibuat untuk menyelesaikan masalah adalah membuat re-desain tata ruang&#13;
(site plan) dan pengelolaan wisata secara terpadu.
</description>
<pubDate>Thu, 27 Sep 2018 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/11480</guid>
<dc:date>2018-09-27T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PEMBERDAYAAN KELOMPOK PENGRAJINAN BATIK MENUJU SINERGI PENGEMBANGAN WISATA EDUKASI DAN PRODUK KERAJINAN BATIK DI DESA KEBON, KECAMATAN BAYAT, KABUPATEN KLATEN</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/11479</link>
<description>PEMBERDAYAAN KELOMPOK PENGRAJINAN BATIK MENUJU SINERGI PENGEMBANGAN WISATA EDUKASI DAN PRODUK KERAJINAN BATIK DI DESA KEBON, KECAMATAN BAYAT, KABUPATEN KLATEN
Sidiq, Sahabudin; Amin, Tuasikal Muhammad; Laksono, Soni
Desa Kebon merupakan salah satu desa di kecamatan Bayat kabupaten Klaten yang&#13;
memiliki potensi sumber daya pengrajin Batik yang cukup banyak. Pemerintah Desa Kebon&#13;
sedang berupaya mendorong pelestarian budaya Batik melalui peningkatan kapasitas sumber daya&#13;
pengrajin untuk menghembangkan kemampuan membatik secara lebih variatif. Pada sisi lain&#13;
besarnya kemampuan produksi harus diimbangi dengan peningkatan daya serap produk oleh pasar.&#13;
Untuk memenuhi kebutuhan produk berkualitas dan peningkatan permintaan pasar perlu diimbangi&#13;
dengan mengembangkan metode pemasaran batik dengan yang lebih baik. Pola pengembangan ini&#13;
dilakukan dengan menghadirkan daya tarik konsumen terhadap sajian produk dan wisata edukasi&#13;
batik, sehingga konsumen mendapatkan nilai tambah dari produk batik.&#13;
Beberapa permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah desa dan segenap pelaku usaha&#13;
batik adalah belum ada sinergi dalam peningkatan kapasitas SDM, manajemen pengelolaan produk&#13;
dan pemasaran, dokumen dan pusat informasi yang dapat diakses masyarakat luar, fasilitas&#13;
pendukung pengembangan produk dan edukasinya belum tersedia secara memadai.&#13;
Adapun program-program yang ditawarkan secara garis besar meliputi penyusunan&#13;
dokumen informasi sebagai basis sebaran informasi, tersusun profil potensi wisata batik desa&#13;
Kebon, mengembangan sebaran informasi pemasaran melalui web yang lebih khusus. Penyediaan&#13;
pusat edukasi produk Batik bagi konsumen (wisatawan) serta pelestarian motif-motif Batik Kuno&#13;
yang dikawatirkan punah.
</description>
<pubDate>Thu, 27 Sep 2018 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/11479</guid>
<dc:date>2018-09-27T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
