<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/5798">
<title>Master of Accountancy</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/5798</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/63055"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/63033"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/62804"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/62784"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-05-30T22:21:48Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/63055">
<title>Pengaruh Loyalitas Karyawan dan Komitmen Organisasi terhadap Perilaku Adaptif dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Moderasi</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/63055</link>
<description>Pengaruh Loyalitas Karyawan dan Komitmen Organisasi terhadap Perilaku Adaptif dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Moderasi
Aji, Fajar Tri
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh loyalitas karyawan dan&#13;
komitmen organisasi terhadap perilaku adaptif, dengan motivasi kerja sebagai&#13;
variabel moderasi pada PT. XYZ. Pendekatan penelitian menggunakan metode&#13;
kuantitatif dengan teknik analisis Structural Equation Modeling–Partial Least&#13;
Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa loyalitas karyawan dan&#13;
komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku adaptif.&#13;
Selain itu, kedua variabel tersebut juga berpengaruh terhadap motivasi kerja, dan&#13;
motivasi kerja sendiri terbukti berpengaruh positif terhadap perilaku adaptif.&#13;
Namun, motivasi kerja tidak memoderasi hubungan antara loyalitas maupun&#13;
komitmen organisasi dengan perilaku adaptif.&#13;
Temuan ini memperkuat Social Exchange Theory (Blau, 1964) bahwa hubungan&#13;
timbal balik antara organisasi dan karyawan membentuk perilaku positif, namun&#13;
menunjukkan bahwa motivasi kerja berperan lebih sebagai faktor independen&#13;
daripada moderasi. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoretis&#13;
bagi pengembangan kajian perilaku organisasi serta implikasi praktis bagi&#13;
peningkatan efektivitas manajemen sumber daya manusia di perusahaan.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/63033">
<title>Analisis Efisiensi Pada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggunakan Pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA)</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/63033</link>
<description>Analisis Efisiensi Pada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggunakan Pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA)
Apriansah, Joni
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efisiensi pengelolaan&#13;
zakat oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) periode 2020–2024 serta&#13;
menguji pengaruh jumlah pegawai, rasio Allocation to Collection Ratio (ACR),&#13;
jumlah rapat, dan sistem pembayaran terhadap efisiensi tersebut. Penelitian&#13;
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Data Envelopment Analysis&#13;
(DEA) berorientasi input untuk mengukur efisiensi relatif, serta regresi Tobit untuk&#13;
menganalisis determinan efisiensi. Data yang digunakan merupakan data sekunder&#13;
berupa laporan keuangan dan laporan kinerja BAZNAS.&#13;
Hasil analisis DEA menunjukkan bahwa rata-rata tingkat efisiensi&#13;
pengelolaan zakat selama periode penelitian sebesar 71 persen, yang&#13;
mengindikasikan bahwa secara umum pengelolaan zakat belum sepenuhnya&#13;
efisien. Inefisiensi terutama disebabkan oleh penggunaan input berupa total aset&#13;
dan biaya operasional yang belum optimal dalam menghasilkan output berupa ZIS&#13;
yang terkumpul dan tersalurkan. Analisis potential improvement menunjukkan&#13;
bahwa pengendalian biaya operasional menjadi strategi utama untuk mencapai&#13;
efisiensi relatif.&#13;
Hasil regresi Tobit menunjukkan bahwa secara simultan variabel jumlah&#13;
pegawai, rasio ACR, jumlah rapat, dan sistem pembayaran berpengaruh terhadap&#13;
efisiensi. Namun secara parsial, hanya sistem pembayaran yang berpengaruh&#13;
signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa digitalisasi sistem pembayaran berperan&#13;
penting dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan zakat, sedangkan faktor&#13;
kuantitatif organisasi tidak secara langsung menentukan tingkat efisiensi.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/62804">
<title>Analisis Efektivitas Pelaksanaan Probity Audit dalam Mencegah Kecurangan Pengadaan Barang dan Jasa (Studi pada Inspektorat Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta)</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/62804</link>
<description>Analisis Efektivitas Pelaksanaan Probity Audit dalam Mencegah Kecurangan Pengadaan Barang dan Jasa (Studi pada Inspektorat Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta)
Ramadhan, Muh. Syahru
Kasus fraud yang sering terjadi di Indonesia adalah fraud di bidang pengadaan barang dan jasa. Dengan berbagai upaya pemerintah untuk meminimalisir terjadinya fraud dalam proses pengadaan barang dan jasa dengan menerapkan probity audit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelaksanaan probity audit dalam mencegah terjadinya fraud pengadaan barang dan jasa dan mengetahui aspek dominan yang menghambat pelaksanaan probity audit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, Inspektorat Provinsi DKI Jakarta dipilih karena telah melaksanakan probity audit sejak tahun 2016. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara semiterstruktur terhadap partisipan, serta telaah dokumen yang berkaitan dengan penelitian ini. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari sebelas orang yaitu Inspektur Pembantu Bidang Pembangunan Inspektorat Provinsi DKI Jakarta, dua orang Ketua Tim probity audit, dan delapan orang anggota probity audit. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pelaksanaan probity audit oleh Inspektorat Provinsi DKI Jakarta tahun 2016 belum optimal. Hal tersebut dikarenakan Inspektorat masih menggunakan sampling data dan belum melakukan keseluruhan tahap probity audit. Pelaksanaan probity audit dapat memncegah terjadinya fraud dalam pengadaan konstruksi, karena melakukan monitoring secara real time. Kemudian, aspek yang dominan dalam menghambat pelaksanaan probity audit adalah keterbatasan sumber daya manusia, keterbatasan anggaran, keterbatasan kompetensi auditor, keterbatasan waktu, dan keterbatasan sarana dan prasarana, serta dokumen kurang lengkap.
</description>
<dc:date>2018-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/62784">
<title>Analisis Tata Kelola Terhadap Kinerja Sosial pada Bank Syariah di Asia Tenggara</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/62784</link>
<description>Analisis Tata Kelola Terhadap Kinerja Sosial pada Bank Syariah di Asia Tenggara
Dewi, Ariska Kusuma
Penelitian menganalisis pengaruh mekanisme tata kelola terhadap kinerja sosial&#13;
bank syariah di Asia Tenggara, mengingat masih terbatasnya kajian empiris yang&#13;
mengintegrasikan tata kelola, kinerja sosial, dan konteks sosial negara dalam satu&#13;
kerangka analisis. Kinerja sosial bank syariah diukur berdasarkan empat tema kontribusi,&#13;
yaitu kontribusi terhadap pembangunan ekonomi, masyarakat, pemangku kepentingan,&#13;
dan pengembangan sumber daya manusia. Penelitian ini menggunakan data panel dari 25&#13;
bank syariah di Asia Tenggara selama periode 2021–2024 dengan total 100 observasi.&#13;
Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Random&#13;
Effect Model (REM), dengan memasukkan ukuran perusahaan dan komposisi penduduk&#13;
mayoritas Muslim sebagai variabel kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dewan&#13;
direksi dan dewan pengawas syariah tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja sosial&#13;
bank syariah. Dewan komisaris berpengaruh negatif, sedangkan komite audit&#13;
berpengaruh positif dan signifikan. Ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan,&#13;
sementara bank syariah di negara mayoritas Muslim cenderung memiliki kinerja sosial&#13;
yang lebih tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa kinerja sosial bank syariah lebih&#13;
dipengaruhi oleh efektivitas mekanisme pengawasan internal serta konteks sosial negara&#13;
tempat bank beroperasi.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
