<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/54179">
<title>Financial Analysis</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/54179</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/67156"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/66819"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/66537"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/66439"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-09-28T22:11:15Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/67156">
<title>Analisis Kendala, Strategi, dan Mitigasi Risiko Penyaluran KPR BSI Griya di Bank Syariah Indonesia  (Studi Kasus: PT Bank Syariah Indonesia KCP Sleman)</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/67156</link>
<description>Analisis Kendala, Strategi, dan Mitigasi Risiko Penyaluran KPR BSI Griya di Bank Syariah Indonesia  (Studi Kasus: PT Bank Syariah Indonesia KCP Sleman)
Ardiansyah, Fajar Aswat
Penelitian ini dilakukan sebagai bagian dari penyusunan tugas akhir dan bertujuan&#13;
untuk menganalisis strategi dalam penyaluran produk pembiayaan KPR BSI Griya&#13;
di Bank Syariah Indonesia KCP Sleman. Fokus utama dalam penelitian ada dua hal:&#13;
pertama, untuk mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam proses&#13;
penyaluran pembiayaan KPR BSI Griya, dan yang kedua, mengevaluasi risiko&#13;
strategis yang dilakukan oleh pihak bank dalam meningkatkan efektivitas&#13;
pemasaran dan penyaluran produk KPR BSI Griya. Metode penelitian yang&#13;
digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data&#13;
diperoleh melalui wawancara dengan pihak bank, observasi langsung, dan&#13;
dokumentasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pembiayaan&#13;
KPR BSI Griya terdapat beberapa kendala yang dihadapi, seperti dari sisi internal&#13;
yaitu Koordinasi antar unit kerja yang belum optimal dan dari sisi eksternal yaitu&#13;
Tingginya minat namun rendahnya kesiapan administratif. Oleh karena itu, strategi&#13;
komunikasi yang efektif dan penggunaan bahasa yang sederhana dalam pemasaran&#13;
menjadi faktor penting dalam meningkatkan minat dan kepercayaan nasabah.&#13;
Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi&#13;
Bank Syariah Indonesia dalam meningkatkan efektivitas penyaluran pembiayaan&#13;
KPR BSI Griya serta memperkuat daya saing di sektor perbankan syariah.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/66819">
<title>Penerapan Prinsip 6C dalam Pembiayaan Bermasalah pada Produk Cicil Emas di PT BSI Persero Tbk KCP Sleman</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/66819</link>
<description>Penerapan Prinsip 6C dalam Pembiayaan Bermasalah pada Produk Cicil Emas di PT BSI Persero Tbk KCP Sleman
Saragih, Laila Ramadhani
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip 6C (Character,&#13;
Capacity, Capital, Collateral, Condition of Economy, dan Constraint/Control)&#13;
dalam mengurangi pembiayaan bermasalah pada produk Cicil Emas di PT Bank&#13;
Syariah Indonesia Tbk KCP Sleman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif&#13;
deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap&#13;
tiga informan kunci (Branch Operational Supervisor Manager, Pawning Sales&#13;
Officer, dan Pawning Appraisal), observasi langsung, studi pustaka, dan&#13;
dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pembiayaan Cicil&#13;
Emas dilaksanakan melalui sebelas tahapan prosedur yang sistematis, mulai dari&#13;
edukasi awal hingga pelunasan dan penyerahan emas, dengan menggunakan akad&#13;
murabahah yang sesuai dengan Fatwa DSN-MUI No. 77/DSN-MUI/V/2010.&#13;
Penyebab pembiayaan bermasalah dikategorikan menjadi dua faktor, yaitu internal&#13;
debitur (rendahnya literasi keuangan, perilaku konsumtif, kurangnya perencanaan&#13;
arus kas, dan musibah pribadi) dan eksternal debitur (fluktuasi harga emas,&#13;
penurunan pendapatan, kondisi mendesak, dan bencana alam). Implementasi&#13;
prinsip 6C dilakukan secara terintegrasi dan menyeluruh, di mana penilaian&#13;
karakter melalui SLIK OJK dan wawancara mendalam, kapasitas melalui&#13;
perhitungan Debt Service Ratio (DSR) yang ketat, modal melalui kewajiban uang&#13;
muka minimal 10%, agunan melalui sistem self-collateralized, kondisi ekonomi&#13;
melalui pemantauan indikator makroekonomi, serta kontrol melalui kepatuhan&#13;
terhadap fatwa DSN-MUI dan kebijakan prudensial OJK. Pendekatan&#13;
komprehensif ini terbukti efektif dalam mempertahankan kualitas portofolio&#13;
pembiayaan dan mengurangi risiko gagal bayar (default risk) pada produk Cicil&#13;
Emas di Bank Syariah Indonesia KCP Sleman.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/66537">
<title>Analisis Strategi Mitigasi Risiko Pembiayaan Produk Prohajj Plus di Bank Muamalat KCP UGM</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/66537</link>
<description>Analisis Strategi Mitigasi Risiko Pembiayaan Produk Prohajj Plus di Bank Muamalat KCP UGM
Sulistyawati, Amanda Putri
Produk ProHajj Plus adalah pembiayaan syariah yang membantu orang-&#13;
orangmendapatkan kesempatan haji khusus. Namun, dalam pelaksanaannya, ada&#13;
&#13;
risiko bahwa pembiayaan tersebut bisa bermasalah. Oleh karena itu, diperlukan&#13;
strategi untuk mengurangi risiko tersebut yang efektif. Penelitian ini bertujuan&#13;
untuk memahami apa saja yang menyebabkan risiko pembiayaan, bagaimana&#13;
strategi mengurangi risiko tersebut diterapkan, dan seberapa efektif strategi itu&#13;
dalam mengurangi pembiayaan bermasalah pada produk ProHajj Plus di Bank&#13;
Muamalat KCP UGM. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan&#13;
pendekatan yang menjelaskan secara detail. Data dikumpulkan melalui&#13;
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan&#13;
mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Untuk memastikan&#13;
keabsahan data, digunakan teknik triangulasi sumber dan teknik lainnya. Hasil&#13;
penelitian menunjukkan bahwa risiko pembiayaan dipengaruhi oleh faktor internal&#13;
dan eksternal dari nasabah, seperti penurunan kemampuan membayar dan&#13;
pendapatan. Strategi mengurangi risiko yang diterapkan meliputi identifikasi&#13;
risiko, pengukuran risiko dengan menggunakan prinsip 5C (Character, Capacity,&#13;
Capital, Conditions of Economy, dan Collateral), pemantauan, dan pengendalian&#13;
risiko. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa strategi mengurangi risiko yang&#13;
diterapkan telah berjalan dengan baik dan efektif dalam mengurangi pembiayaan&#13;
bermasalah pada produk ProHajj Plus.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/66439">
<title>Evaluasi Implementasi Prinsip 5C dalam Persetujuan Kredit pada Swamitra KB Bank KCP Kaliurang Yogyakarta</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/66439</link>
<description>Evaluasi Implementasi Prinsip 5C dalam Persetujuan Kredit pada Swamitra KB Bank KCP Kaliurang Yogyakarta
Saskia, Dona
Rasio Non-Performing Loan (NPL) pada Swamitra KB Bank KCP Kaliurang&#13;
Yogyakarta secara persisten berada di atas ambang batas OJK (&amp;gt;10%) selama tiga&#13;
tahun terakhir, mengindikasikan kelemahan struktural dalam analisis kelayakan&#13;
kredit di hulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi prinsip&#13;
5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition of Economy) dalam&#13;
persetujuan kredit dan mengidentifikasi kendala implementasinya pada segmen&#13;
mikro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain&#13;
studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan&#13;
dokumentasi, serta diuji keabsahannya menggunakan triangulasi sumber dan&#13;
teknik. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa meskipun prosedur persetujuan kredit&#13;
telah berjalan sistematis, penerapan prinsip 5C belum optimal. Aspek Character&#13;
dan Collateral relatif terpenuhi, namun Capacity, Capital, dan Condition of&#13;
Economy menjadi titik terlemah akibat ketiadaan laporan keuangan formal&#13;
debitur, sehingga penilaian sangat bergantung pada estimasi dan intuisi petugas.&#13;
Kendala utama implementasi meliputi asimetri informasi, tingginya beban kerja&#13;
(workload) petugas, formulir analisis yang kurang terstandarisasi, sistem&#13;
administrasi manual, dan monitoring pasca-pencairan yang masih reaktif.&#13;
Akumulasi kendala ini menjadi akar penyebab persistensi rasio NPL. Penelitian&#13;
ini merekomendasikan digitalisasi dokumen kredit, standarisasi formulir analisis&#13;
arus kas informal, dan pergeseran menuju monitoring proaktif guna memperbaiki&#13;
kualitas portofolio kredit mikro secara berkelanjutan.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
