<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/52">
<title>Faculty of Mathematics and Natural Sciences</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/52</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/61802"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/61723"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/61712"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/61697"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-21T12:03:56Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/61802">
<title>Evaluasi Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Jalan Peserta BPJS terhadap Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas Gedongtengen dan Puskesmas Gondomanan Kota Yogyakarta</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/61802</link>
<description>Evaluasi Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Jalan Peserta BPJS terhadap Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas Gedongtengen dan Puskesmas Gondomanan Kota Yogyakarta
Sari, Istasya
Pelayanan kefarmasian di Puskesmas merupakan satu kesatuan dari upaya peningkatan derajat kesehatan dalam Sistem Jaminan Kesehatan Nasional (SJKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan sejak tahun 2014. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan dan hubungan sosiodemografi terhadap kepuasan pasien rawat jalan peserta BPJS Kesehatan terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Gedongtengen dan Puskesmas Gondomanan Yogyakarta. Penelitian menggunakan cross sectional design dengan survei analitik. Penelitian dilakukan di Puskesmas Gedongtengen dan Gondomanan Yogyakarta pada periode waktu bulan Februari-Maret 2017. Data kuantitatif menggunakan kuesioner servqual yaitu reliability, responsiveness, tangibles, assurance dan emphaty serta data pendukung hasil wawancara dengan apoteker penanggungjawab di kedua puskesmas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji spearman correlation dan uji chi-square. Puskesmas Gedongtengen memperoleh persentase tingkat kepuasan pada dimensi tangible sebesar 84,17 %, dimensi reliability sebesar 75,83 %, dimensi responsiveness sebesar 76,67 %, dimensi assurance sebesar 82,5 %, dan dimensi emphaty sebesar 87,5 %. Sedangkan pada Puskesmas Gondomanan memperoleh persentase tingkat kepuasan pada dimensi tangible sebesar 81,67 %, dimensi reliability sebesar 90,83 %, dimensi responsiveness sebesar 80 %, dimensi assurance sebesar 84,17 %, dan dimensi emphaty sebesar 86,67 %. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara faktor karakteristik sosiodemografi pasien rawat jalan peserta BPJS dengan tingkat kepuasan di Puskesmas Gedongtengen, berbeda halnya dengan Puskesmas Gondomanan terdapat hubungan yang bermakna antara karakteristik usia pasien rawat jalan peserta BPJS dengan tingkat kepuasan dengan korelasi positif.
</description>
<dc:date>2017-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/61723">
<title>Cost Consequences Analysis Pasien Gagal Ginjal Kronis Rawat Inap JKN di  RSUP Dr. Sardjito Periode Januari-Desember 2016</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/61723</link>
<description>Cost Consequences Analysis Pasien Gagal Ginjal Kronis Rawat Inap JKN di  RSUP Dr. Sardjito Periode Januari-Desember 2016
Hendharning, Adenya Vidy
Penyakit gagal ginjal kronis termasuk salah satu penyakit yang memiliki resiko morbiditas dan mortalitas yang cukup tinggi di dunia dan meningkat jumlahnya di Indonesia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran terapi, gambaran outcome klinis, besar biaya medis langsung serta perbedaan antara biaya riil dengan tarif INA-CBGs pasien. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif menggunakan desain cross sectional dengan perspektif rumah sakit dan metode pengambilan data secara retrospektif. Subyek penelitian adalah pasien gagal ginjal kronis rawat inap JKN berkode INA CBGs N-4-10-I, N-4-10-II, N-4-10-III di RSUP Dr. Sardjito periode Januari-Desember 2016 yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan gambaran outcome klinis mayoritas pasien keluar dari rumah sakit dalam keadaan membaik dengan penurunan nilai ureum dan peningkatan nilai GFR dengan persentase 72,09% pasien. Selama periode Januari-Desember 2016 diperoleh total tarif INA CBGs sebesar Rp 380.265.000,00 dan total biaya riil rumah sakit sebesar Rp 586.382.661,00 yang meliputi total biaya pasien dengan hemodialisa (Rp 496.862.923,00) dan pasien tanpa hemodialisa (Rp 89.519.738,00). Hal ini berarti masih ada selisih sebesar minus Rp 206.117.661,00 yang meliputi selisih minus Rp 174.650.823,00 pada pasien dengan hemodialisa dan selisih minus Rp 21.245.570,00 pada pasien tanpa hemodialisa.
</description>
<dc:date>2017-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/61712">
<title>Evaluasi Efektivitas Snedds Patch Transdermal Ekstrak Daun Yakon (Smallanthus Sonchifolius) dalam Penyembuhan Luka Diabetes Mellitus pada Tikus Putih Jantan</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/61712</link>
<description>Evaluasi Efektivitas Snedds Patch Transdermal Ekstrak Daun Yakon (Smallanthus Sonchifolius) dalam Penyembuhan Luka Diabetes Mellitus pada Tikus Putih Jantan
Putra, Prima Aulia
Diabetes melitus merupakan gangguan metabolik kronis yang dapat menimbulkan&#13;
komplikasi serius, termasuk luka kaki diabetikum yang sulit sembuh akibat kondisi&#13;
hiperglikemia berkepanjangan. Ekstrak daun yakon (Smallanthus sonchifolius)&#13;
diketahui mengandung flavonoid, seskuiterpen lakton, dan asam klorogenat yang&#13;
bersifat antibakteri, antioksidan, serta antihiperglikemik, namun pemberian secara&#13;
oral berpotensi menimbulkan toksisitas ginjal sehingga diperlukan inovasi sistem&#13;
penghantaran alternatif. Penelitian ini bertujuan memformulasikan serta&#13;
mengevaluasi SNEDDS (Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System) patch&#13;
transdermal ekstrak daun yakon dan menguji aktivitas penyembuhan luka diabetes&#13;
pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus). Ekstrak daun yakon diformulasikan&#13;
dengan Tween 80, propilen glikol, dan isopropil miristat menjadi SNEDDS,&#13;
kemudian dibuat patch transdermal dengan metode solvent casting dan&#13;
dikarakterisasi berdasarkan transmitansi, ukuran partikel, PDI, viskositas,&#13;
organoleptis, serta stabilitas fisik. Uji difusi Franz menunjukkan pelepasan senyawa&#13;
aktif bertahap hingga 24 jam dengan puncak pada jam ke-12, sedangkan uji in vivo&#13;
pada model tikus diabetes dengan luka sayatan menunjukkan bahwa SNEDDS 20%&#13;
memberikan penyembuhan tercepat, dengan penutupan luka 73% pada hari ke-7&#13;
dan 100% pada hari ke-10–11, lebih unggul dibandingkan kontrol positif (povidon&#13;
iodin), sementara patch SNEDDS 20% juga efektif meskipun lebih lambat. Dengan&#13;
demikian, SNEDDS patch transdermal ekstrak daun yakon terbukti memiliki&#13;
karakteristik fisik yang baik, stabilitas optimal, serta aktivitas penyembuhan luka&#13;
diabetes yang superior, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai obat herbal&#13;
terstandar berbasis nanoteknologi.
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/61697">
<title>Verifikasi Metode Penentuan Sulfat (So4 2-) dalam Air Embung Secara Turbidimetri</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/61697</link>
<description>Verifikasi Metode Penentuan Sulfat (So4 2-) dalam Air Embung Secara Turbidimetri
Dharmawan, Aditya
Telah dilakukan verifikasi metode penentuan sulfat (SO4&#13;
2-&#13;
) dalam sampel air&#13;
embung secara turbidimetri mengacu pada SNI 6989.20-2019. Tujuan penelitian ini&#13;
untuk mengkonfirmasi metode uji penentuan sulfat dalam air dengan melakukan&#13;
verifikasi sesuai prosedur yang tertuang dalam SNI 6989.20-2019. Pengujian&#13;
dilakukan dengan menggunakan instrumen Spektrofotometer UV-Visibel dengan&#13;
panjang gelombang 420 nm. Verifikasi dilakukan meliputi beberapa parameter&#13;
yaitu parameter linieritas, limit of detection (LOQ), limit of quantification (LOQ),&#13;
presisi, akurasi dan estimasi ketidakpastian pengukuran. Berdasarkan hasil&#13;
pengukuran koefisien korelasi (R) didapat hasil sebesar 0,9987 dan nilai koefisien&#13;
determinasi (R&#13;
2&#13;
) sebesar 0,9975. Nilai LOD sebesar 0,7181 mg/L dan LOQ sebesar&#13;
2,3935 mg/L. Pada parameter presisi perolehan %RSD sebesar 3,77 % dan nilai 1/2&#13;
CV Horwitz sebesar 6,4773. Pada parameter akurasi diperoleh nilai %temu balik&#13;
sebesar 106,36%. Pada parameter estimasi ketidakpastian pengukuran diperoleh&#13;
nilai konsentrasi sebesar 20,3319 ± 3,3049 mg/L dan tidak lebih dari 30 % dari&#13;
kadar sampel. Berdasarkan hasil parameter verifikasi dapat disimpulkan bahwa&#13;
metode ini dapat memberikan hasil yang memenuhi persyaratan pengujian sehingga&#13;
dapat digunakan dalam pengujian sulfat.
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
