<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/4688">
<title>Communication</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/4688</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/62572"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/62550"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/62377"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/62355"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-05-16T22:33:46Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/62572">
<title>Isu Korupsi Dalam Bingkai Media: Analisis Framing Pemberitaan Kasus Korupsi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pada Majalah Tempo dan Media Online Tempo.co Edisi September-oktober 2023</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/62572</link>
<description>Isu Korupsi Dalam Bingkai Media: Analisis Framing Pemberitaan Kasus Korupsi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pada Majalah Tempo dan Media Online Tempo.co Edisi September-oktober 2023
Rizkiawan, Gilang
Penelitian ini mengkaji pembingkaian media terhadap kasus korupsi Menteri Per-&#13;
tanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang menjadi sorotan publik pada tahun 2023. Media&#13;
Tempo dipilih sebagai objek penelitian karena rekam jejaknya yang kuat dalam jurnalisme&#13;
investigasi, independen, dan kritis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif&#13;
deskriptif dengan pisau analisis framing model Robert N. Entman dalam paradigma kon-&#13;
struktivisme. Data penelitian diperoleh melalui Majalah Tempo dan Tempo.co dengan pem-&#13;
beritaan pada edisi September-Oktober 2023 yang diseleksi berdasarkan kategorisasi tema&#13;
sehingga menghasilkan sampel analisis berita berjumlah 9 berita, yakni 3 berita dari Majalah&#13;
Tempo dan 6 berita dari Tempo.co. Selain itu, terdapat wawancara bersama Redaktur dan&#13;
Jurnalis Desk Hukum Tempo, Riky Ferdianto yang dilakukan pada 25 Juni 2025. Hasil&#13;
penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua platform. Tempo.co&#13;
membingkai isu secara reaktif sebagai tindakan hukum yang tegas oleh KPK. Sebaliknya,&#13;
Majalah Tempo membangun framing yang lebih dalam dan sistemik, tidak hanya menyoroti&#13;
korupsi SYL tetapi juga mengkritisi integritas lembaga penegak hukum dalam kasus ini dan&#13;
adanya dugaan politisasi hukum. Perbedaan ini menegaskan bagaimana platform yang ber-&#13;
beda dalam satu media dapat menghasilkan konstruksi realitas yang beragam.
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/62550">
<title>Etika Komunikasi Islam dalam Dakwah Kadam Sidik di Media Sosial TikTok</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/62550</link>
<description>Etika Komunikasi Islam dalam Dakwah Kadam Sidik di Media Sosial TikTok
Wibowo, Daffa Andhika
Dakwah merupakan aktivitas yang bertujuan untuk mengajak individu menuju jalan&#13;
kebenaran sesuai ajaran Islam. Seiring dengan perkembangan teknologi, kegiatan dakwah&#13;
mengalami perubahan yang signifikan, dari metode dakwah yang awalnya secara langsung&#13;
lewat tatap muka menjadi dakwah digital melalui media sosial. Penelitian ini berfokus pada&#13;
penerapan etika komunikasi Islam dalam dakwah Kadam Sidik di media sosial TikTok dengan&#13;
akun @kadamsidik00.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan etika komunikasi&#13;
Islam yang digunakan Kadam Sidik saat berdakwah lewat konten-konten video TikTok.&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis isi&#13;
terhadap enam konten video dakwah Kadam Sidik. Hasil penelitian menunjukan bahwa&#13;
Kadam Sidik mampu menerapkan enam etika komunikasi Islam yang terdapat dalam Alquran,&#13;
yaitu qaulan sadidan, qaulan ma’rufan, qaulan maysuran, qaulan kariman, qaulan layyinan,&#13;
dan qaulan balighan.&#13;
Penerapan qaulan sadidan terlihat dari kejujuran dan kebenaran pesan dakwah yang&#13;
disampaikan berdasarkan Al-Quran. Prinsip qaulan ma’rufan tercemin dari penggunaan&#13;
bahasa yang baik, sedangkan qaulan maysuran terlihat dari pemilihan bahasa yang ringan dan&#13;
mudah dipahami. Kemudian, qaulan kariman tampak dari sikap sopan, dan penghormatan&#13;
dalam komunikasinya, sementara qaulan layyinan ditujukan melalui kelembutan dan&#13;
kerendahan nada bicara Kadam Sidik. Terakhir, qaulan balighan terlihat dari penyampaian&#13;
pesan yang langsung efektif. Etika komunikasi Islam menjadi landasan yang penting dalam&#13;
berkomunikasi, termasuk dalam dakwah di media sosial, agar pesan yang disampaikan tetap&#13;
beretika dan sesuai dengan nilai-nilai Islam.
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/62377">
<title>Penerapan Kode Etik Jurnalisme dalam Pemberitaan Pelecehan Seksual pada Media Kompas.com dan Republika.co.id Pada Periode Desember 2023-juli 2024</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/62377</link>
<description>Penerapan Kode Etik Jurnalisme dalam Pemberitaan Pelecehan Seksual pada Media Kompas.com dan Republika.co.id Pada Periode Desember 2023-juli 2024
Sephiawardhani, Diffa
Pemberitaan mengenai kekerasan seksual di media massa menuntut ketaatan&#13;
tinggi terhadap etika jurnalistik untuk melindungi korban. Penelitian ini bertujuan&#13;
untuk menganalisis penerapan Kode Etik Jurnalistik (KEJ), khususnya Pasal 4&#13;
dan Pasal 5 yang mengatur tentang peliputan isu SARA dan perlindungan korban&#13;
kejahatan susila, dalam berita kekerasan seksual yang diterbitkan oleh media&#13;
daring Kompas.com dan Republika.co.id. Menggunakan metode analisis isi&#13;
kuantitatif, penelitian ini mengkaji berita-berita yang dipublikasikan selama&#13;
periode Desember 2023 hingga Juli 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa&#13;
kedua media, meskipun merupakan media arus utama, masih melakukan&#13;
pelanggaran etika. Bentuk pelanggaran yang ditemukan mencakup pengungkapan&#13;
identitas yang dapat melacak korban dan penggunaan diksi yang berpotensi&#13;
menyebabkan viktimisasi dan stigmatisasi. Studi ini menyimpulkan bahwa&#13;
penerapan KEJ dalam peliputan isu sensitif seperti kekerasan seksual belum&#13;
sepenuhnya optimal dan merekomendasikan adanya penguatan kebijakan editorial&#13;
serta peningkatan kapasitas jurnalis untuk memastikan perlindungan maksimal&#13;
bagi korban.
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/62355">
<title>Pengaruh Video Ulasan dan Kualitas Informasi Akun Youtube GadgetIn Terhadap Keputusan Pembelian Smartphone (Studi Kasus pada Gen Z Kota Balikpapan)</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/62355</link>
<description>Pengaruh Video Ulasan dan Kualitas Informasi Akun Youtube GadgetIn Terhadap Keputusan Pembelian Smartphone (Studi Kasus pada Gen Z Kota Balikpapan)
Mudzakir, Haidar Izra
Akun Youtube GadgetIn merupakan salah satu akun media sosial yang didirikan untuk&#13;
menyediakan video ulasan tentang produk-produk teknologi, terutama perangkat gadget seperti&#13;
smartphone, laptop, dan aksesoris teknologi lainnya. Keberadaan video ulasan tersebut dinilai&#13;
memiliki kontribusi dalam membentuk keputusan pembelian smartphone, terutama di kalangan&#13;
generasi Z yang akrab dengan media digital. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini&#13;
bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh antara video ulasan dan kualitas informasi pada akun&#13;
Youtube GadgetIn terhadap keputusan pembelian smartphone di kalangan Gen Z Kota Balikpapan&#13;
Penelitian ini termasuk dalam kategori kuantitatif eksplanasi dengan jumlah sampel&#13;
sebanyak 100 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability&#13;
sampling dengan metode purposive sampling, dimana responden merupakan Gen Z pengguna&#13;
smartphone di Kota Balikpapan yang mengikuti akun Youtube GadgetIn. Analisis data dalam&#13;
penelitian ini mencakup uji validitas, reliabilitas, normalitas, korelasi, regresi linear berganda, serta&#13;
uji t dan F untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antar variabel yang diteliti.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara&#13;
video ulasan terhadap keputusan pembelian smartphone Gen Z di Balikpapan, dengan nilai&#13;
signifikansi sebesar 0,000 &lt; 0,05 dan koefisien determinasi sebesar 69%. selain itu, kualitas&#13;
informasi juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan nilai&#13;
signifikansi yang sama (0,000 &lt; 0,05) dan kontribusi sebesar 81,5% terhadap keputusan pembelian.&#13;
Secara bersama-sama, video ulasan dan kualitas informasi berpengaruh terhadap keputusan&#13;
pembelian dengan nilai koefisien determinasi sebesar 90%. Artinya, semakin baik ulasan video&#13;
dan kualitas informasi yang diberikan oleh akun YouTube GadgetIn, maka semakin besar pula&#13;
kecenderungan Gen Z untuk melakukan keputusan pembelian smartphone yang diulas.
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
