<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/45">
<title>Master of Civil Engineering and Planning</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/45</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/61403"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/60018"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/59850"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/59758"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-05-13T06:02:20Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/61403">
<title>Studi Perbandingan Karakteristik Campuran Superpave dengan Penambahan Serbuk Ban Karet pada Aspal Pen 60/70 dan Aspal Pg70 Menggunakan Metode Pemadatan Marshall dan Gyratory</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/61403</link>
<description>Studi Perbandingan Karakteristik Campuran Superpave dengan Penambahan Serbuk Ban Karet pada Aspal Pen 60/70 dan Aspal Pg70 Menggunakan Metode Pemadatan Marshall dan Gyratory
Widhiatmoko, Giri
Perkembangan jumlah kendaraan bermotor di Indonesia terus meningkat, dari 148 juta unit&#13;
pada tahun 2022 menjadi 164 juta unit pada tahun 2024, sehingga menuntut ketersediaan&#13;
infrastruktur jalan dengan perkerasan yang kuat, tahan lama, dan efisien. Kondisi ini mendorong&#13;
perlunya inovasi dalam desain perkerasan, salah satunya melalui penggunaan metode Superpave&#13;
yang memanfaatkan aspal Performance Grade (PG) serta pemanfaatan limbah ban karet sebagai&#13;
bahan tambah ramah lingkungan. Selain itu, penggunaan metode pemadatan Superpave Gyratory&#13;
Compactor (SGC) dinilai lebih representatif terhadap kondisi lapangan dibandingkan metode&#13;
Marshall.&#13;
Penelitian ini bertujuan membandingkan, menganalisis, dan mengevaluasi pengaruh jenis&#13;
aspal, variasi kadar serbuk ban karet, dan metode pemadatan terhadap karakteristik volumetrik,&#13;
mekanis, dan durabilitas campuran beton aspal Superpave. Tahapan penelitian dimulai dari&#13;
pengujian fisik agregat, aspal, serta aspal dengan serbuk ban karet, kemudian penentuan kadar aspal&#13;
optimum (5–7%) dan kadar karet optimum (2–6%). Benda uji dibuat dengan metode Marshall dan&#13;
Gyratory, lalu diuji berdasarkan parameter volumetrik, mekanis, dan durabilitas.&#13;
Secara ringkas, kinerja campuran beton aspal dipengaruhi oleh jenis aspal, serbuk ban&#13;
karet, dan metode pemadatan, di mana aspal PG-70 unggul dengan VITM lebih besar, VMA lebih&#13;
rendah, serta IRS lebih tinggi dibanding PEN 60/70. Penambahan serbuk ban karet 2–4%&#13;
meningkatkan stabilitas, flow, ITS, CL, IRS, dan TSR, namun pada 6% kinerja menurun, sementara&#13;
pemadatan Gyratory lebih baik dari Marshall karena menghasilkan kepadatan lebih rapat&#13;
menandakan volumetrik yang lebih baik, stabilitas dan durabilitas lebih tinggi, sehingga campuran&#13;
lebih kaku, stabil, dan tahan terhadap kelembapan serta keausan.
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/60018">
<title>Analisis Tingkat Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Sdi dan Iri Serta Prediksi Kerusakan dan Penanganan Menggunakan Metode Markov Chain (Studi Kasus: Jl. Raya Tajem Yogyakarta)</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/60018</link>
<description>Analisis Tingkat Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Sdi dan Iri Serta Prediksi Kerusakan dan Penanganan Menggunakan Metode Markov Chain (Studi Kasus: Jl. Raya Tajem Yogyakarta)
Ramadani, Muhammad Galih
Jalan merupakan infrastruktur yang sangat penting dalam transportasi. Oleh karena itu,&#13;
kondisi perkerasan jalan merupakan faktor utama yang menjadi pusat perhatian. Kondisi jalan yang&#13;
rusak tentunya akan mengganggu kenyamanan dan membahayakan pengguna jalan yang melewati&#13;
jalan tersebut. Secara teknis, kerusakan jalan menunjukkan suatu kondisi dimana jalan sudah tidak&#13;
mampu memberikan pelayanan optimal. Pemeliharaan ini bertujuan untuk bisa membangun jalan&#13;
agar bisa membuat pengguna jalan menjadi lebih baik dan mengetahui kondisi jalan akan semakin&#13;
baik dari tahun ke tahunnya&#13;
Metode yang digunakan untuk mengetahui nilai kerusakan jalan adalah metode SDI dan IRI,&#13;
kemudian penyusunan program pemeliharaan adalah metode Markov Chain, dimana SDI untuk&#13;
mengetahui kerusakan jalan secara visual, metode IRI digunakan untuk menilai ketidakrataan&#13;
permukaan jalan, sedangkan metode Markov Chain untuk memprediksi program kerusakan jalan&#13;
selama lima tahun ke depan.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian, Hasil rata-rata evaluasi kondisi perkerasan lentur pada ruas&#13;
Jalan Raya Tajem sepanjang 3,50 Km berdasarkan metode SDI dan metode IRI masing-masing&#13;
kondisi Baik senilai 0,00% dan 62,86%, sedang senilai 22,00% dan 37,14%, rusak ringan senilai&#13;
37,14% dan 0,00%, dan tidak terdapat rusak berat. Penanganan pemeliharaan dengan pendekatan&#13;
Markov Chain didapat jenis-jenis perbaikan retak yaitu pengaspalan atau pengisian. Untuk lubang&#13;
yaitu perataan, bekas roda yaitu perataan, penurunan yaitu perataan, dan lepas-lepas perbaikan bisa&#13;
berupa pengaspalan. Selain melakukan perbaikan pada kerusakan dapat dilakukan lapis tambahan&#13;
non struktural untuk memperbaiki kontur jalan dan kualitas layanan pengendara.
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/59850">
<title>Analisis Safety Factor, Biaya dan Waktu Antara Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP) dan Parapet Tanggul Beton Pada Pekerjaan Pengaman Tanggul Sungai Bogowonto Hilir Studi Kasus Proyek Pembangunan Sarana Pengendali Banjir Sungai Bogowonto dan Anak Sungai Nya (KSN YIA) (MYC)</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/59850</link>
<description>Analisis Safety Factor, Biaya dan Waktu Antara Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP) dan Parapet Tanggul Beton Pada Pekerjaan Pengaman Tanggul Sungai Bogowonto Hilir Studi Kasus Proyek Pembangunan Sarana Pengendali Banjir Sungai Bogowonto dan Anak Sungai Nya (KSN YIA) (MYC)
Cahyana, Rakhmad
Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) secara geografis, terletak diantara 2&#13;
(dua) Daerah Aliran Sungai (DAS), yaitu DAS Serang dan DAS Bogowonto. Bandara&#13;
YIA juga berada di Jalur Pantai Selatan Jawa (Pansela) yang merupakan daerah&#13;
dengan kontur tanah jenis datar, sehingga Bandara YIA rentan terhadap bahaya banjir.&#13;
Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWS SO) sebagai stakeholder&#13;
pengelolaan DAS kepanjangan tangan Pemerintah Republik Indonesia berprakarsa&#13;
untuk melakukan pengurangan wilayah banjir yang terkena dampak dan pengamanan&#13;
infrastruktur di wilayah terdampak banjir.&#13;
Perencanaan desain tanggul dalam pembangunan infrastruktur pengendali banjir&#13;
sangat berperan dalam menentukan bentuk konstruksi dan fungsinya, untuk itu, perlu&#13;
adanya beberapa pilihan desain struktur. Beberapa jenis tipe struktur tanggul antara&#13;
lain : tanggul dengan dinding parapet dan perkuatan Corrugated Concrete Sheet Pile&#13;
(CCSP), tanggul dengan dinding parapet dan perkuatan mini pile, dan tanggul dengan&#13;
perkuatan sistem panel serbaguna (SPS). Maka berdasarkan masalah tersebut,&#13;
dibutuhkan suatu pendekatan ilmiah yang dapat digunakan sebagai metode untuk&#13;
mengetahui dalam menentukan desain tanggul yang tepat. Salah satu metode&#13;
ilmiah dimaksud adalah perbandingan antara metode CCSP dengan parapet&#13;
tanggul beton.&#13;
Hasil dari penelitian ini untuk stabilitas (safety factor) pada metode Corrugated&#13;
Concrete Sheet Pile (CCSP) lebih aman yaitu 2,47 dibandingkan Parapet Tanggul&#13;
Beton 1,03 (Tidak Aman). Biaya konstruksi Tanggul Sungai dengan metode&#13;
Parapet Tanggul Beton sebesar Rp 210,139,918,94,- dan metode Corrugated&#13;
Concrete Sheet Pile (CCSP) sebesar Rp 193,894,642,62,- untuk satu segmen atau&#13;
sepanjang 12m. Waktu pekerjaan kontruksi metode Parapet Beton memerlukan&#13;
waktu 31 hari sedangkan metode Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP) 16 hari.
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/59758">
<title>Analisis Perbandingan Biaya Dan Risiko Pekerjaan Saluran Beton Berbentuk U Precast Pabrikan Dan In Situ Pada Metode Pembayaran Kompensasi Penuh (Study Kasus Pekerjaan Saluran Beton Berbentuk U Di Kota Magelang Tahun 2025 )</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/59758</link>
<description>Analisis Perbandingan Biaya Dan Risiko Pekerjaan Saluran Beton Berbentuk U Precast Pabrikan Dan In Situ Pada Metode Pembayaran Kompensasi Penuh (Study Kasus Pekerjaan Saluran Beton Berbentuk U Di Kota Magelang Tahun 2025 )
Gunawan, Santosa Endra
Saluran drainase jalan sebagai bangunan pelengkap jalan di Kota Magelang berupa saluran&#13;
beton berbentuk U yang dikerjakan dengan metode Precast Pabrikan dan dikerjakan metode In Situ.&#13;
Penelitian ini menganilisis pekerjaan saluran beton berbentuk U pada metode menggunakan&#13;
Precast Pabrikan dan dikerjakan secara In Situ dengan cara menghitung Analisa Harga Satuan&#13;
Pekerjaan. Analisa Harga dihitung berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Konstruksi&#13;
Nomor 68 / SE/Dk/2024 tentang Tata Cara Penyusunan Perkiraan Biaya Pekerjaan Konstruksi&#13;
Bidang Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.&#13;
Analisa Harga Satuan Pekerjaan juga mengacu pada Surat Edaran Direktur Jendral Bina&#13;
Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Nomor 16.1/SE/Db/2020 tentang&#13;
Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Untuk Pekerjaan Konstruksi Jalan Dan Jembatan (Revisi 2), yang&#13;
mengatur bahwa pembayaran pekerjaan saluran berbentuk U harus dibayar menurut harga kontrak per&#13;
satuan pengukuran untuk mata pembayaran, di mana harga dan pembayaran tersebut haruslah&#13;
merupakan kompensasi penuh. Penelitian juga menghitung tingkat risiko terhadap permasalahan&#13;
yang dapat muncul pada pelaksanaan pekerjaan saluran beton berbentuk U Precast pabrikan dan In&#13;
Situ.&#13;
Data penelitian diambil melalui survey harga bahan material dan upah pekerja, serta&#13;
pengisian kuesioner dengan mengambil sampel responden Konsultan Pengawas dan Pengawas&#13;
Lapangan.&#13;
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa harga per meter panjang pekerjaan saluran beton&#13;
berbentuk U dengan pembayaran kompensasi penuh pada metode In Situ lebih murah dibanding&#13;
metode Pre Cast Pabrikan. Pada metode In Situ harga satuan per meter panjang untuk pekerjaan&#13;
saluran beton berbentuk U Ukuran 40/60 sebesar Rp. 1.129.889,83 dan untuk ukuran 50/70 sebesar&#13;
Rp.1.325.344,70. Sedangkan pada metode Precast Pabrikan harga satuan per meter panjang untuk&#13;
ukuran 40/60 sebesar Rp. 1.443.028,48 dan harga satuan per meter panjang untuk ukuran 50/70&#13;
sebesar Rp. 1.617.195,15.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian meskipun In situ lebih murah dibanding Pre Cast namun&#13;
memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi terhadap potensi permasalahan yang dapat muncul yakni&#13;
mutu beton kurang sesuai dengan spesifikasi, dimensi saluran kurang sesuai, waktu pengerjaan lama,&#13;
finishing pekerjaan kurang rapi, dan baja tulangan beton kurang sesuai dengan spesifikasi sehingga&#13;
perlu dilakukan pengawasan yang lebih ketat agar hasil pekerjaan konstruksi baik
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
