<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/42887">
<title>SAKAPARI 2021 #SERIES 8</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/42887</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/43611"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/43610"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/43609"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/43608"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-05-02T18:08:13Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/43611">
<title>PROSES PEMANFAATAN PERMUKIMAN TERBENGKALAI MENJADI TEMPAT KREATIF</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/43611</link>
<description>PROSES PEMANFAATAN PERMUKIMAN TERBENGKALAI MENJADI TEMPAT KREATIF
Dianingtyas, Irma; Raharjo, Wiryono; Susetyaningtyas, Oktira
Salah satu kota yang mempunyai kawasan serta penduduk yang cukup&#13;
banyak adalah Kota Jakarta. Salah satu kawasan di Jakarta yang terkenal adalah&#13;
kawasan Blok M. Dahulu, pada kawasan ini, terdapat permukiman sederhana yang terdiri&#13;
dari beberapa bangunan besar dan deretan rumah tua yang sudah tidak terurus. Sebelum&#13;
terbengkalai, permukiman ini merupakan rumah bagi para pegawai Perum Peruri dan&#13;
sebuah gudang percetakan uang. Pemilik permukiman ini akhirnya memutuskan untuk&#13;
mengaktifkan kembali permukiman ini. Namun bukan dijadikan sebagai permukiman&#13;
kembali, melainkan dijadikan ruang kreatif. Penelitian ini menggunakan metode&#13;
penelitian kualitatif, dimana pada penelitian ini, data diambil dengan cara survei&#13;
lapangan dan studi literatur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana&#13;
proses pemanfaatan permukiman yang sudah tidak terpakai menjadi wadah bagi para&#13;
anak muda untuk berkreasi serta untuk mengetahui sejauh mana tempat ini memenuhi&#13;
kebutuhan dan aspirasi masyarakat khususnya para pelaku kreatif. Hasil dari penelitian&#13;
ini adalah bangunan M Bloc Space merupakan bangunan yang dibangun hasil dari&#13;
adaptive reuse suatu permukiman terbengkalai, yaitu Permukiman Perum Peruri.&#13;
Bangunan M Bloc Space dapat dikatakan berhasil dalam merevitalisasi sebuah&#13;
permukiman yang terbengkalai menjadi tempat kreatif karena telah memenuhi aspirasi&#13;
masyarakat khususnya para pelaku industri kreatif di Jakarta dengan memberikan&#13;
wadah berupa ruang-ruang kreatif seperti ruang untuk mengadakan pameran, konser&#13;
musik, talkshow, bahkan spot untuk foto bagi para pengunjung
</description>
<dc:date>2021-08-14T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/43610">
<title>Kajian Placemaking Yang Terjadi Pada Lingkungan Sekitar Pasar Ir. Soekarno Di Kabupaten Sukoharjo Setelah Revitalisasi</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/43610</link>
<description>Kajian Placemaking Yang Terjadi Pada Lingkungan Sekitar Pasar Ir. Soekarno Di Kabupaten Sukoharjo Setelah Revitalisasi
Rochsanthi, Shinta; Darmawati, Rini
Pasar Tradisional merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli serta&#13;
ditandai dengan adanya transaksi. Salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Sukoharjo&#13;
terhadap peningkatan fasilitas dan kualitas pasar tradisional adalah dengan&#13;
mengadakan revitalisasi pasar. Demikian juga Pasar Ir. Soekarno di Kabupaten&#13;
Sukoharjo dilakukan revitalisasi. Setelah selesai revitalisasi, banyak kios dan los yang&#13;
justru dibiarkan kosong oleh pedagang, padahal pengaturan pembagian lokasi dagang&#13;
telah dilakukan. Di ruang luar pasar yang sebelumnya direncanakan tidak ada kegiatan&#13;
jual beli dan agar kebersihan terjaga, setelah revitalisasi justru dipenuhi oleh pedagang&#13;
dan pembeli. Dengan demikian terbentuk placemaking dengan kegiatan jual beli yang&#13;
menguntungkan bagi pedagang dan pembeli. Tujuan diadakannya penelitian ini adalah&#13;
untuk mengetahui proses placemaking setelah dilakukan revitalisasi Pasar Ir. Soekarno.&#13;
Akan ditinjau juga penyebab ataupun alasan pedagang lebih memilih berjualan diluar&#13;
pasar. Metode penelitian dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif dengan&#13;
menggunakan data observasi, wawancara mendalam, studi dokumentasi, data visual,&#13;
serta data dari jurnal-jurnal yang didapat secara online. Temuan pada penelitian ini&#13;
adalah pedagang dan pembeli memilih transaksi di luar area pasar, karena lebih praktis.&#13;
Bagi pembeli bisa mendekat ke area penjual, sehingga berjalan tidak terlalu jauh. Area&#13;
transaksi menempati di trotoar depan pasar, serta di gang samping pasar. Hal ini&#13;
menyebabkan kemacetan pada gang di samping pasar dan menggunakan trotoar yang&#13;
seharusnya untuk pejalan kaki.
</description>
<dc:date>2021-08-14T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/43609">
<title>Elemen Alam Menjadi Daya Tarik Anak Untuk Membentuk Placemaking Di Grand Cilegon Residence</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/43609</link>
<description>Elemen Alam Menjadi Daya Tarik Anak Untuk Membentuk Placemaking Di Grand Cilegon Residence
Azra Mahira, Natasya; Darmawati, Rini
Bermain sangatlah identik dengan anak-anak. Banyak sekali anak-anak&#13;
bermain di lahan terbuka dengan fasilitas yang memadai. Namun tidak sedikit pula anakanak&#13;
yang&#13;
bermain&#13;
di&#13;
lahan&#13;
kosong.&#13;
Karena&#13;
faktor&#13;
keterbatasan&#13;
ruang&#13;
bermain&#13;
di&#13;
masa&#13;
&#13;
pandemi&#13;
ini&#13;
menjadikan&#13;
anak-anak&#13;
hanya&#13;
bermain&#13;
di&#13;
sekitar&#13;
komplek&#13;
saja.&#13;
Khususnya&#13;
di&#13;
&#13;
perumahan&#13;
&#13;
Grand Cilegon ini banyak dari mereka yang menelusuri sudut-sudut&#13;
perumahan untuk dijadikan wadah interaksi sosial berkumpul dan bermain. Terdapat&#13;
satu titik dimana titik tersebut yang paling ramai dan sering dikunjungi oleh kebanyakan&#13;
anak. Tempat tersebut terdapat kandang burung milik warga yang akhirnya banyak&#13;
menarik anak-anak untuk berkumpul. Hal ini menarik untuk ditelusuri lebih lanjut&#13;
karena ternyata anak-anak lebih suka sesuatu yang dinamis. Penelitian ini bertujuan&#13;
untuk menggali lebih dalam bagaimana lahan kosong dengan elemen alam menjadi daya&#13;
tarik anak-anak untuk dijadikan wadah interaksi sosial seperti berkumpul dan bermain,&#13;
juga mengungkapkan jenis aktivitas apa saja yang dilakukan anak-anak di lahan kosong&#13;
tersebut. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan memakai data&#13;
observasi, wawancara, dokumentasi, dan data dari jurnal-jurnal yang didapat dari&#13;
internet.
</description>
<dc:date>2021-08-14T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/43608">
<title>Pengaruh Orientasi Bukaan Ruang Kos Terhadap Strategi Pengguna Dalam Menyusun Furniture</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/43608</link>
<description>Pengaruh Orientasi Bukaan Ruang Kos Terhadap Strategi Pengguna Dalam Menyusun Furniture
Nursinah, Nursinah; Golda Yuli, Nensi
Kos merupakan tempat hunian favorit oleh berbagai kalangan dari&#13;
mahasiswa, pekerja, hingga keluarga khususnya perantau. Mereka memiliki aktivitas&#13;
yang berbeda-beda tergantung masing-masing orang. Dengan adanya berbagai aktivitas&#13;
yang ditampung dalam ruang kos, maka kebutuhan akan furniture juga meningkat.&#13;
Namun peletakan orientasi bukaan pada suatu ruang kos menjadi pengaruh besar bagi&#13;
pengguna dalam menyusun furniture mereka agar dapat muat dan tersusun dalam satu&#13;
ruang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari orientasi bukaan&#13;
tersebut terhadap strategi yang pengguna lakukan dalam menyusun furniturenya.&#13;
Metode pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana pengumpulan data&#13;
dilakukan dengan studi literatur dan survei langsung ke lapangan. Analisis dilakukan&#13;
dengan mengamati korelasi sebab-akibat orientasi bukaan dengan peletakan furniture&#13;
pada ruang kos kemudian melakukan komparasi pada 2 kos tersebut sehingga dapat&#13;
diketahui hasil pengaruh orientasi bukaan ruang kos terhadap strategi penggunanya&#13;
dalam menyusun furniture.
</description>
<dc:date>2021-08-14T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
