<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/39">
<title>Master of Psychology</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/39</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/61683"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/61682"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/61572"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/61412"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-05-15T14:59:47Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/61683">
<title>Peran Kebutuhan Psikologis Dasar sebagai Mediator Hubungan Perceived Supervisor Support dengan Intensi Turnover pada Pekerja Remote</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/61683</link>
<description>Peran Kebutuhan Psikologis Dasar sebagai Mediator Hubungan Perceived Supervisor Support dengan Intensi Turnover pada Pekerja Remote
Zalina
PeneliƟan ini bertujuan untuk mengetahui peran kebutuhan psikologis dasar sebagai mediator&#13;
hubungan perceived supervisor support dengan intensi turnover pada pekerja jarak jauh atau remote&#13;
working. ParƟsipan pada peneliƟan ini adalah pekerja di berbagai bidang pekerjaan yang bekerja&#13;
secara remote di Indonesia (N=74). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan alat ukur&#13;
Turnover IntenƟon Scale-6item (α = 0.745) untuk mengukur intensi turnover, Work-Related Basic Need&#13;
SaƟsfacƟon Scale (α = 0.785) untuk mengukur kebutuhan psikologis dasar, dan PSS diukur dengan&#13;
menggunakan Survey Perceived Supervisor Support (α = 0.939). Data dianalisis dengan menggunakan&#13;
soŌware staƟsƟk JASP versi 0.95.4. Hasil peneliƟan menunjukkan bahwa perceived supervisor support&#13;
secara signifikan merupakan prediktor yang kuat terhadap intensi turnover pada pekerja remote di&#13;
Indonesia, dan hasil pengujian mediasi menunjukkan adanya peran kebutuhan psikologis dasar sebagai&#13;
mediator parsial.
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/61682">
<title>Peran Perilaku Berbagi Pengetahuan Sebagai Mediator Hubungan Kepemimpinan yang melayani dengan Perilaku Kerja Inovatif</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/61682</link>
<description>Peran Perilaku Berbagi Pengetahuan Sebagai Mediator Hubungan Kepemimpinan yang melayani dengan Perilaku Kerja Inovatif
Widyastuti, Ari
Perilaku kerja inovatif merupakan elemen penting untuk keberlangsungan dan keunggulan&#13;
kompetitif organisasi di tengah kondisi yang dinamis, cepat dan penuh tantangan. Penelitian&#13;
ini bertujuan untuk mengetahui peran perilaku berbagi pengetahuan sebagai mediator&#13;
hubungan antara kepemimpinan yang melayani dengan perilaku kerja inovatif. Penelitian ini&#13;
menggunakan metodologi kuantitatif dengan partisipan (N=95). Pengambilan data dilakukan&#13;
dengan membagikan kuesioner secara hardcopy. Alat ukur kepemimpinan yang melayani dari&#13;
Van Dierendonck (α = 0.95), perilaku berbagi pengetahuan dari Yi (α = 0.73) dan perilaku&#13;
kerja inovatif dari De Jong &amp; Den Hartog (α = 0.70). Data dianalisis dengan analisis mediator&#13;
menggunakan JAMOVI 2.5.2.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara&#13;
kepemimpinan yang melayani dengan perilaku kerja inovatif secara langsung terbukti&#13;
signifikan, sementara peran perilaku berbagi pengetahuan sebagai mediator tidak signifikan.&#13;
Artinya, perilaku berbagi pengetahuan tidak selalu berperan sebagai mediator hubungan&#13;
kepemimpinan yang melayani dengan perilaku kerja inovatif.
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/61572">
<title>Peran Rekayasa Kerja Terhadap Keterpikatan Kerja Guru Milenial dengan Efikasi Diri sebagai Variabel Moderator</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/61572</link>
<description>Peran Rekayasa Kerja Terhadap Keterpikatan Kerja Guru Milenial dengan Efikasi Diri sebagai Variabel Moderator
Utami, Rizky Tri
Pergeseran demografi yang ditandai dengan dominasi generasi milenial dalam angkatan kerja&#13;
telah memunculkan dinamika baru dalam dunia kerja untuk menjadi tulang punggung perekonomian&#13;
Indonesia. Keterpikatan kerja menjadi tantangan yang signifikan dalam dunia organisasi pendidikan di&#13;
kalangan guru milenial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran rekayasa kerja terhadap&#13;
keterpikatan kerja guru milenial dengan efikasi diri sebagai variabel moderator. Teknik pengambilan&#13;
sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Subjek penelitian ini adalah 210 guru&#13;
milenial di Indonesia dengan tahun kelahiran 1980-2000 di Indonesia (24 – 44 tahun). Alat ukur yang&#13;
digunakan dalam penelitian ini adalah Short Version Utrecht Work Engagement Scale Bahasa&#13;
Indonesia, Job Crafting Scale, dan General Self-Efficacy Scale. Penelitian ini merupakan penelitian&#13;
kuantitatif. Data dianalisis dengan menggunakan moderated regression analysis (MRA) yang dibantu&#13;
aplikasi JAMOVI 2.3.18. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) rekayasa kerja berperan positif dan&#13;
signifikan terhadap keterpikatan kerja guru milenial di Indonesia, 2) efikasi diri memoderasi peran&#13;
rekayasa kerja terhadap keterpikatan kerja guru milenial di Indonesia. Moderasi ini bersifat negatif,&#13;
artinya efikasi diri dapat melemahkan peran rekayasa kerja terhadap keterpikatan kerja guru milenial&#13;
di Indonesia.
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/61412">
<title>Peran Komitmen Organisasi terhadap Intensi Turnover dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Moderasi pada Karyawan Produksi Perusahaan Karoseri</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/61412</link>
<description>Peran Komitmen Organisasi terhadap Intensi Turnover dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Moderasi pada Karyawan Produksi Perusahaan Karoseri
Hermawati, Salsabila Nafi’
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komitmen organisasi terhadap intensi&#13;
turnover dengan kepuasan kerja sebagai variabel moderasi pada karyawan produksi di&#13;
perusahaan karoseri. Partisipan penelitian berjumlah 416 partisipan yang terdiri dari&#13;
karyawan dengan jabatan pelaksana atau support. Data dikumpulkan dengan kuesioner&#13;
yang mencakup skala intensi turnover, komitmen organisasi dan kepuasan kerja secara&#13;
daring dan luring. Analisis data dilakukan dengan bantuan software Jamovi for Windows&#13;
menggunakan teknik moderated analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen&#13;
organisasi memiliki hubungan negatif dan signifikan terhadap intensi turnover, dimana&#13;
semakin tinggi komitmen organisasi maka semakin rendah keinginan karyawan untuk&#13;
meninggalkan perusahaan. Namun, kepuasan kerja tidak memoderasi hubungan antara&#13;
komitmen organisasi terhadap intensi turnover. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa&#13;
kepuasan kerja tidak berperan sebagai variabel moderasi antara komitmen organisasi&#13;
terhadap intensi turnover.
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
