<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/3469">
<title>New Submissions</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/3469</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/62988"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/62681"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/62677"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/62673"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-06-25T23:01:20Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/62988">
<title>Hubungan Antara Pola Asuh Demokratis Orangtua dengan Perilaku Konsumtif pada Mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia Yogyakarta</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/62988</link>
<description>Hubungan Antara Pola Asuh Demokratis Orangtua dengan Perilaku Konsumtif pada Mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
Handayani, Lia Dwi
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pola asuh demokratis orangtua dengan perilaku konsumtif pada mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan negatif antara pola asuh demokratis orangtua dengan perilaku konsumtif pada mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. Subjek penelitian ini adalah mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia Yogyakarta berjumlah 80 orang jurusan Manajemen. Skala penelitian yang digunakan skala pola asuh demokratis orangtua yang disusun oleh Hurlock (1993) dan skala perilaku konsumtif yang disusun oleh Rosyid dan Lina (1997). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi product moment. Teknik ini digunakan karena merupakan analisis korelasional yang dapat menguji hubungan antara dua variabel. Perhitungan statistik dengan komputasi melalui bantuan SPSS for windows 15. Dari analisis data yang dilakukan hasil menunjukkan koefisien korelasi sebesar (r) = -0,310 dengan nilai 0,003 (p&lt;0,01), maka hipotesis yang menyatakan adanya hubungan negatif antara pola asuh demokratis orangtua dengan perilaku konsumtif pada mahasiswi FE UII diterima.
</description>
<dc:date>2011-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/62681">
<title>Analisis Senyawa Ftalat pada Produk Parfum Berbentuk Gel Menggunakan Metode KCKT-UV dan Estimasi Paparannya pada Manusia</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/62681</link>
<description>Analisis Senyawa Ftalat pada Produk Parfum Berbentuk Gel Menggunakan Metode KCKT-UV dan Estimasi Paparannya pada Manusia
Kharie, Nurbaya
Terdapat berbagai macam parfum yang beredar di pasaran, salah satunya adalah parfum berbentuk gel. Dietil ftalat (DEP) dan dibutil ftalat (DBP) merupakan jenis senyawa ftalat yang dapat ditemukan pada produk kosmetik, seperti parfum. Paparan DEP dan DBP dalam kadar tinggi dan jangka panjang dapat menimbulkan efek samping berupa gangguan endokrin dan toksisitas reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa ftalat dalam parfum serta kadar estimasi paparannya menggunakan metode analisis yang efektif, efisien, dan memiliki verifikasi metode yang baik.Metode yang digunakan adalah Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) dengan detektor UV pada panjang gelombang 230 nm. Fase gerak yang digunakan berupa campuran akuabidestilata, asetonitril, 2-propanol, dan metanol dengan perbandingan (30:45:20:5), menggunakan kolom C18 (150 mm × 4,6 mm) 5 µm (Sunfire®). Hasil kromatogram menunjukkan bahwa sampel mengandung senyawa DEP, tetapi tidak mengandung DBP, yang dibuktikan dengan tidak adanya waktu retensi yang serupa dengan standar DBP.Hasil verifikasi menunjukkan bahwa metode analisis telah memenuhi kriteria AOAC dengan linearitas sebesar 0,99, nilai RSD sebesar 2,75%, dan akurasi antara 79,96%–97,70%. Kadar rata-rata DEP pada sampel berkisar antara 563,55 mg/kg produk hingga 606,06 mg/kg produk. Analisis estimasi paparan harian manusia terhadap ftalat pada parfum menunjukkan nilai sebesar 0,10 µg/kg/hari. Batas aman DEP yang ditetapkan oleh ATSDR adalah 7000 µg/kg/hari. Berdasarkan perhitungan Margin of Safety (MoS), nilai DEP pada sampel berkisar antara 19800,10–21293,61 atau lebih dari 100, sehingga sampel dinilai masih berada dalam batas aman untuk digunakan.
</description>
<dc:date>2015-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/62677">
<title>Evaluasi Sistem Antrian Pelayanan Konsumen pada BNI Cabang Godean Yogyakarta</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/62677</link>
<description>Evaluasi Sistem Antrian Pelayanan Konsumen pada BNI Cabang Godean Yogyakarta
Kusuma, Bramanindya Rahardhian
Penelitian empiris ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik antrian pada BNI Cabang Godean, efektivitas jumlah fasilitas pelayanan dalam sistem antrian, serta besarnya biaya fasilitas dan biaya waktu tunggu yang dihasilkan akibat adanya antrian pada BNI Cabang Godean Yogyakarta.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh nasabah yang melakukan transaksi perbankan di BNI Cabang Godean dengan sampel sebanyak 50 orang nasabah. Observasi lapangan dilakukan selama kurang lebih lima hari. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lama waktu menunggu dalam antrian, tingkat pelayanan kepada nasabah, tingkat kedatangan nasabah, utilisasi fasilitas pelayanan, dan biaya antrian.Hasil analisis data menunjukkan bahwa sistem antrian di BNI Cabang Godean Yogyakarta dengan menggunakan tiga teller menghasilkan waktu tunggu nasabah dalam antrian (Wq) sebesar 0,0631 menit, sedangkan waktu tunggu nasabah dalam sistem (Ws) sebesar 1,0631 menit. Setelah dianalisis menggunakan sistem empat teller, diperoleh hasil bahwa waktu tunggu nasabah dalam antrian (Wq) menjadi 0,0102 menit dan waktu tunggu nasabah dalam sistem (Ws) sebesar 1,068 menit.Rata-rata jumlah nasabah dalam antrian (Lq) dengan sistem pelayanan tiga teller adalah 0,0705 nasabah per jam dan rata-rata jumlah nasabah dalam sistem (Ls) sebesar 1,1871 nasabah per jam. Sementara itu, dengan sistem pelayanan empat teller, rata-rata jumlah nasabah dalam antrian (Lq) sebesar 0,0114 nasabah per jam dan rata-rata jumlah nasabah dalam sistem (Ls) sebesar 1,128 nasabah per jam. Biaya total (Cs + Cw) pada sistem pelayanan tiga teller sebesar Rp1.023, sedangkan pada sistem pelayanan empat teller sebesar Rp1.272.
</description>
<dc:date>2015-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/62673">
<title>Sistem Informasi Manajemen LPM Profesi Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/62673</link>
<description>Sistem Informasi Manajemen LPM Profesi Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia
yuliana
LPM (Lembaga Pers Mahasiswa) PROFESI merupakan lembaga pers mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia yang bergerak dalam bidang jurnalistik kampus dan memiliki peranan penting sebagai sarana penyampaian informasi terbaru di lingkungan kampus FTI UII. Saat ini, LPM PROFESI belum memiliki website sebagai media untuk memudahkan penyebarluasan berita maupun informasi di kalangan mahasiswa. Agar informasi yang disajikan dapat tersebar secara luas dan cepat, maka dibutuhkan sebuah website sebagai sarana berbagi informasi.Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini meliputi metode pengumpulan data dan pengembangan sistem. Pada metode pengumpulan data dilakukan studi pustaka dan wawancara, sedangkan pada metode pengembangan sistem digunakan Data Flow Diagram (DFD) untuk menjelaskan secara detail aliran proses data yang ada. Sistem informasi ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP, Sublime Text 3 sebagai editor, XAMPP sebagai web server, dan MySQL sebagai pengolah basis data.Dengan dibuatnya Sistem Informasi Manajemen LPM PROFESI FTI UII, diharapkan proses penyebarluasan berita dan informasi di kalangan mahasiswa menjadi lebih mudah, cepat, dan efektif melalui media website.
</description>
<dc:date>2015-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
