<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/3469">
<title>New Submissions</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/3469</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/61785"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/61375"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/60507"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/59899"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-21T12:04:19Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/61785">
<title>Pengaruh Metode Curing terhadap Sifat Mekanik Beton  Untuk Efektivitas Pekerjaan Lapangan</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/61785</link>
<description>Pengaruh Metode Curing terhadap Sifat Mekanik Beton  Untuk Efektivitas Pekerjaan Lapangan
Syafa, Habib Husein
Beton merupakan material utama dalam konstruksi yang kekuatannya sangat dipengaruhi&#13;
oleh metode perawatan selama proses hidrasi. Perawatan beton bertujuan menjaga kelembapan agar&#13;
reaksi hidrasi semen berlangsung optimal sehingga beton memperoleh kekuatan sesuai mutu&#13;
rencana. Metode perendaman dikenal sebagai metode paling efektif, namun kurang realistis untuk&#13;
diterapkan di lapangan karena membutuhkan volume air dan fasilitas penunjang yang cukup besar.&#13;
Oleh karena itu, dikembangkan beberapa metode alternatif seperti penyiraman, pembungkusan&#13;
karung basah, penutupan plastic sheeting, dan penyemprotan curing compound.&#13;
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh lima metode perawatan beton terhadap&#13;
kuat tekan, kuat tarik belah, dan modulus elastisitas. Perhitungan campuran beton menggunakan&#13;
metode SNI 03-2834-2000 dengan mutu rencana 30 MPa. Benda uji berbentuk silinder berdiameter&#13;
&#13;
150 mm dan tinggi 300 mm diuji pada umur 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan kuat tekan rata-&#13;
rata berturut-turut adalah 30,03 MPa, 27,14 MPa, 25,27 MPa, 24,67 MPa, dan 23,77 MPa. Nilai&#13;
&#13;
modulus elastisitas menurut rumus ASTM C-469 berturut-turut sebesar 25.524,93 MPa, 24.951,50&#13;
&#13;
MPa, 21.540,93 MPa, 18.594,28 MPa, dan 17.997,07 MPa, sedangkan kuat tarik belah masing-&#13;
masing sebesar 2,21 MPa, 2,12 MPa, 2,02 MPa, 1,80 MPa, dan 1,70 MPa.&#13;
&#13;
Berdasarkan hasil penelitian, metode perendaman menghasilkan performa mekanik beton&#13;
terbaik, diikuti oleh karung basah dan plastic sheeting. Namun, mengingat keterbatasan penerapan&#13;
metode perendaman di lapangan, metode karung basah direkomendasikan untuk pekerjaan&#13;
konstruksi bangunan, sedangkan curing compound lebih sesuai diterapkan pada pekerjaan&#13;
perkerasan jalan. Pemilihan metode curing yang tepat sangat penting guna menjaga mutu beton serta&#13;
meningkatkan efektivitas pekerjaan lapangan dan durabilitas beton jangka panjang.
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/61375">
<title>Pengaruh Sekam Bakar Padi sebagai Pengganti Sebagian Agregat Halus pada Pembuatan Bata Ringan terhadap Mutu Kuat Tekan Beton, Berat Volume, dan Daya Serap Air (The Effect Of Roasted Rice Husk as a Partial Substitute for Fine Aggregate in the Making of Lightweight Bricks on Concrete Compressive Strength, Volume Weight, and Water Absorption)</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/61375</link>
<description>Pengaruh Sekam Bakar Padi sebagai Pengganti Sebagian Agregat Halus pada Pembuatan Bata Ringan terhadap Mutu Kuat Tekan Beton, Berat Volume, dan Daya Serap Air (The Effect Of Roasted Rice Husk as a Partial Substitute for Fine Aggregate in the Making of Lightweight Bricks on Concrete Compressive Strength, Volume Weight, and Water Absorption)
Sadewa, Lani; Sadewa, Lani
Pemanfaatan limbah pertanian seperti sekam bakar padi (SBP) merupakan upaya alternatif&#13;
dalam mendukung material bangunan ramah lingkungan sekaligus mengurangi ketergantungan&#13;
terhadap pasir sebagai agregat halus. Bata ringan tipe CLC (Cellular Lightweight Concrete) banyak&#13;
digunakan sebagai bahan bangunan karena bobotnya yang lebih ringan, namun tetap memerlukan&#13;
komposisi yang tepat agar memiliki kekuatan dan daya serap air yang memenuhi standar. Oleh&#13;
karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sekam bakar padi sebagai pengganti&#13;
sebagian agregat halus terhadap sifat fisik dan mekanik bata ringan, yang meliputi kuat tekan, berat&#13;
volume, dan daya serap air, serta menentukan komposisi campuran yang paling optimal.&#13;
Metode penelitian dilakukan dengan membuat benda uji berukuran 10 × 20 × 60 cm&#13;
menggunakan variasi penggantian pasir oleh sekam bakar padi sebesar 5%, 6%, 7%, dan 8% dari&#13;
total berat agregat halus. Benda uji dikeringkan pada suhu ruang selama 28 hari sebelum dilakukan&#13;
pengujian kuat tekan, berat volume, dan daya serap air sesuai standar SNI yang berlaku.&#13;
Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan sekam bakar padi berpengaruh terhadap&#13;
karakteristik bata ringan. Bata normal (0% SBP) menghasilkan berat volume 1351,58 kg/m3, kuat&#13;
tekan 2,40 MPa, dan daya serap air 7,22%. Variasi 5% SBP memberikan hasil yang masih memenuhi&#13;
standar dengan berat volume 1042,25 kg/m3, kuat tekan 2,06 MPa, dan daya serap air 7,47%. Pada&#13;
variasi 6% hingga 8%, terjadi penurunan kuat tekan dan berat volume serta peningkatan daya serap&#13;
air. Seluruh nilai berat volume masih berada dalam rentang SNI 8640:2018 (400–1400 kg/m3), dan&#13;
daya serap air hingga variasi 7% masih memenuhi batas SNI 03-0349-1989 (≤25%). Secara&#13;
keseluruhan, peningkatan kadar SBP menyebabkan peningkatan porositas sehingga menurunkan&#13;
kekuatan namun meringankan bobot bata, dengan komposisi 5% SBP menjadi variasi paling&#13;
optimal.
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/60507">
<title>Pembelaan Terpaksa Dalam Tindak Pidana Penganiayaan yang Mengakibatkan Kematian</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/60507</link>
<description>Pembelaan Terpaksa Dalam Tindak Pidana Penganiayaan yang Mengakibatkan Kematian
Widaputra, Naufal Ludiant
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan dan memeriksa penggunaan pembelaan&#13;
terpaksa dalam pelanggaran penyerangan yang mengakibatkan kematian, yang dipilih&#13;
karena beberapa alasan hukum pidana. Pertama, komponen kunci dari hukum pidana yang&#13;
dapat memengaruhi tanggung jawab pidana pelaku adalah pembelaan terpaksa. Kedua,&#13;
insiden kekerasan fisik yang berakhir dengan kematian sering mendorong orang untuk&#13;
mempertimbangkan apakah pembenaran pelaku untuk melakukannya berasal dari&#13;
kebutuhan. Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah penyerangan dapat digunakan&#13;
sebagai alasan untuk menggunakan pembelaan terpaksa yang mengakibatkan kematian.&#13;
Dapatkah situasi yang melibatkan pembelaan terpaksa dalam kaitannya dengan Kejahatan&#13;
Penyerangan yang Menyebabkan Kematian diselesaikan melalui keadilan restoratif?&#13;
Dengan menggunakan sumber hukum primer dan sekunder, studi hukum normatif ini&#13;
memberikan prioritas utama pada tinjauan pustaka. Analisis dilakukan dengan&#13;
menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian hukum ini menggunakan&#13;
pendekatan perundang-undangan (Statue Approach), pendekatan konseptual (Conceptual&#13;
Approach), dan pendekatan kasus (Case Approach). Hasil penelitian pertama menunjukkan&#13;
bahwa pembelaan terpaksa (Noodweer) digunakan sebagai alasan pembenar, di mana&#13;
perbuatan tersebut dianggap benar sehingga pelaku tidak dapat ditetapkan sebagai pelaku&#13;
jika telah memenuhi syarat pembelaan terpaksa. Kedua alasan pemaafan ini dapat menjadi&#13;
solusi alternatif atau memberikan keringanan dalam kasus pembelaan terpaksa karena&#13;
dalam keadilan restoratif terdapat syarat-syarat materiil yang tidak dapat dipenuhi dalam&#13;
kasus pembelaan terpaksa yang mengakibatkan kematian.
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/59899">
<title>Analisis Tingkat Kesadaran IndiBiz pada Pengguna UMKM  PT TELKOM WITELYOGYAKARTA</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/59899</link>
<description>Analisis Tingkat Kesadaran IndiBiz pada Pengguna UMKM  PT TELKOM WITELYOGYAKARTA
Fadhilah, Irfan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesadaran merek (brand&#13;
awareness) pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap layanan&#13;
IndiBiz, yaitu solusi bisnis digital dari PT Telkom Indonesia, serta mengidentifikasi&#13;
faktor-faktor yang memengaruhinya guna merumuskan strategi pemasaran yang lebih&#13;
efektif. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan desain&#13;
paralel konvergen (convergent parallel), yang menggabungkan data kuantitatif dari&#13;
penyebaran angket (kuesioner) kepada pengguna IndiBiz di Yogyakarta dan data&#13;
kualitatif dari wawancara mendalam dengan Account Manager dan Tim Digital&#13;
IndiBiz di PT Telkom Witel Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat&#13;
kesadaran pelanggan terhadap IndiBiz masih berada pada kategori menengah ke&#13;
rendah, dipengaruhi oleh keterbatasan literasi digital UMKM serta eksposur promosi&#13;
yang belum optimal. Meskipun demikian, pelanggan yang telah mengenal IndiBiz&#13;
memiliki persepsi positif terhadap keunggulan layanan seperti internet khusus tanpa&#13;
batas pemakaian wajar (FUP), jaminan tingkat layanan (Service Level&#13;
Agreement/SLA), dan dukungan teknis 24 jam. Secara keseluruhan, penelitian ini&#13;
menegaskan pentingnya strategi komunikasi pemasaran yang edukatif dan&#13;
berkelanjutan untuk memperkuat posisi IndiBiz di pasar antarperusahaan (Business to&#13;
Business/B2B) serta meningkatkan loyalitas pelanggan UMKM.
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
