<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/21">
<title>Undergraduate Thesis</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/21</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/62584"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/62583"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/62582"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/62581"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-05-14T22:19:50Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/62584">
<title>Evaluasi Sistem Cold Chain pada Vaksin di Puskesmas Mantrijeron dan Puskesmas Kraton Kota Yogyakarta</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/62584</link>
<description>Evaluasi Sistem Cold Chain pada Vaksin di Puskesmas Mantrijeron dan Puskesmas Kraton Kota Yogyakarta
Nurhidayati
Penyimpanan dan distribusi vaksin harus dilakukan pada suhu dan kondisi yang tepat agar memberikan manfaat yang optimal pada program imunisasi. Proses distribusi dan penyimpanan vaksin memerlukan pengelolaan sistem cold chain. Pelaksanaan sistem cold chain pada pelayanan imunisasi di Puskesmas Kota Makasar terdapat penyimpangan, yaitu lemari es tidak khusus menyimpan vaksin, pemantauan suhu yang kurang baik dan perlengkapan cold chain yang belum memadai. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kesesuaian sistem cold chain vaksin dengan pedoman CDOB tahun 2012 dan PMK Nomor 42 tahun 2013, serta mengetahui kualitas pengelolaan vaksin di Puskesmas Mantrijeron dan Puskesmas Kraton Kota Yogyakarta. Penelitian menggunakan metode penelitian observasional yang bersifat deskriptif dengan rancangan cross sectional. Pemilihan subjek penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling. Jenis vaksin yang diteliti dalam penelitian ini meliputi vaksin BCG, campak, DPT/HB/HiB, DT, HB uniject, polio (IPV), Td dan TT. Data kualitatif diperoleh dari lembar ceklist observasi dan data kuantitatif diperoleh dari wawancara dan data penggunaan vaksin di puskesmas. Ceklist observasi dan wawancara bersumber dari pedoman CDOB tahun 2012 dan PMK Nomor 42 tahun 2013. Hasil dari penelitian mendapatkan sistem cold chain vaksin di Puskesmas Mantrijeron dan Puskesmas Kraton sudah sesuai pada personil dan pendistribusian, namun belum sepenuhnya sesuai pada penerimaan, penyimpanan, pencatatan, fasilitas dan pemeliharaan. Kualitas pengelolaan vaksin di Puskesmas Mantrijeron dan Kraton berturut-turut berdasarkan indikator nilai tingkat ketersediaan vaksin berkisar 12,656-18,5 bulan dan 12-21,191 bulan, persentase waktu kekosongan vaksin di kedua puskesmas 16,712% pada vaksin Polio (IPV), persentase stok mati 0% dan 16,667%, total persentase vaksin yang rusak/kadaluarsa 1,837% dan 30,782%, suhu penyimpanan vaksin di kedua puskesmas telah sesuai dengan ketentuan suhu sistem cold chain vaksin, dan persentase kesesuaian penyimpanan vaksin dengan kondisi FEFO sebesar 100% dan 80% untuk vaksin TT.
</description>
<dc:date>2017-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/62583">
<title>Analisis SWOT untuk Menentukan Strategi Pemasaran Produk Susu secara Online (Studi Kasus di KUD Mitrayasa, Kabupaten Tasikmalaya)</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/62583</link>
<description>Analisis SWOT untuk Menentukan Strategi Pemasaran Produk Susu secara Online (Studi Kasus di KUD Mitrayasa, Kabupaten Tasikmalaya)
Mufreni, Ides Mufti
Koperasi Unit Desa Mitrayasa Pagerageung sejauh ini masih menggunakan cara-cara pemasaran yang offline. Layaknya pemasaran konvensional, koperasi ini masih menitik beratkan kepada pemasaran langsung. Penggunaan dan pemanfaatan pemasaran melalui internet oleh koperasi ini masih sangat terbatas. Hal ini dapat dilihat dari cara mereka menawarkan produk hasil susu yang melalui door to door dan konsinasi di toko terdekat. Untuk melihat bagaimana KUD Mitrayasa menerapkan pemasaran online dalam upaya untuk memperkenalkan produknya, dalam penelitian ini menggunakan analisis SWOT Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi, berdasarkan logika yang dapat memaksimalkan kekuatan (Strenghts), peluang (Opportunities) dengan secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan (Weaknesses) dan ancaman (Threats). Jadi, analisis SWOT membandingkan antara faktor eksternal peluang dan ancaman dengan faktor internal kekuatan dan kelemahan. Pemasaran Online adalah segala usaha yang dilakukan untuk melakukan pemasaran suatu produk atau jasa melalui atau menggunakan media internet. Internet yang merupakan salah satu penemuan mutakhir pada era globalisasi dibidang teknologi informasi yang sangat menguntungkan semua manusia diseluruh dunia untuk saling berbagi informasi dan berkomunikasi, termasuk di dalamnya berbagi informasi produk atau jasa yang dijual. Sebagai pendukung metode SWOT, dalam penelitian ini juga menggunakan metode SEO yang merupakan sebuah proses berkesinambungan dan terus-menerus sebagai sebuah best practice untuk membuat website yang sukses di internet. Berdasarkan dari hasil observasi dan penelitian yang sudah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa usulan strategi yang berupa usaha penyebaran informasi mengenai produk yang dihasilkan oleh KUD Mitrayasa dapat tercapai sebagai hasil dari pemanfaatan media internet dan SEO.
</description>
<dc:date>2016-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/62582">
<title>Hubungan antara Harapan dan Kesejahteraan Subjektif pada Pasien Hipertensi</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/62582</link>
<description>Hubungan antara Harapan dan Kesejahteraan Subjektif pada Pasien Hipertensi
Anjani, Desy
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harapan dan kesejahteraan subjektif pada pasien hipertensi di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara harapan dan kesejahteraan subjektif pada pasien hipertensi. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur kesejahteraan subjektif terdiri atas dua skala yang telah diadaptasi yaitu skala kepuasan hidup yang dikembangkan oleh Diener, dkk (1985) yaitu Scale with Life Satisfaction (SWLS) dan skala pengukuran afek yang dikembangkan oleh Watson, dkk (1988) yaitu Positive Affect and Negative Affect Schedule (PANAS). Selain itu, untuk mengukur harapan diadaptasi dari skala harapan yang dikembangkan oleh Snyder, dkk (1991) yaitu Trait Hope Scale (THS). Subjek penelitian ini berjumlah 63 subjek yang merupakan pasien hipertensi di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 20 orang laki-laki dan 43 orang perempuan, dengan rentang usia dari 21 tahun hingga 81 tahun. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Product Moment Spearman’s Rho. Berdasarkan analisis data, menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara harapan dan kesejahteraan subjektif pada pasien hipertensi. analisis korelasi menunjukkan nilai koefisien r = 0.222 dengan p = 0.040 (p&lt;0.05). Hal ini dapat dikatakan bahwa hipotesis dalam penelitian ini diterima. Peneliti ini juga melakukan analisis tambahan berdasarkan data demografis, diskusi terkait dengan hasil tersebut akan dibahas lebih lanjut.
</description>
<dc:date>2017-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/62581">
<title>Analisis Sensitivitas Kelayakan Bisnis Rental Mobil “Katon Rentcar”</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/62581</link>
<description>Analisis Sensitivitas Kelayakan Bisnis Rental Mobil “Katon Rentcar”
Suryandaru, Katon
Bisnis rental mobil merupakan salah satu jenis usaha yang cukup menjanjikan untuk dikembangkan di Yogyakarta. Hal ini tidak terlepas dari posisi Yogyakarta sebagai salah satu daerah destinasi tujuan wisata yang masih cukup banyak diminati, baik bagi wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara. Analisis kelayakan bisnis sangat diperlukan dalam pendirian suatu usaha, maka dirasa perlu untuk melakukan penyusunan analisis kelayakan bisnis. Pada penelitian ini, analisis dilakukan terhadap bisnis rental mobil "Katon Rent Car" Yogyakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk, mengetahui tingkat kelayakan bisnis rental mobil "Katon Rent Car" berdasarkan aspek-aspek studi kelayakan bisnis (aspek pasar dan pemasaran; aspek teknis dan teknologi; aspek manajemen operasional; serta aspek ekonomi dan keuangan), dan menganalisis tingkat sensitivitas bisnis rental mobil "Katon Rent Car" terhadap perubahan yang terjadi pada berbagai unsur/kondisi dalam aspek keuangan. Metode penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif digunakan untuk menilai kelayakan usaha dilihat dari aspek pasar, aspek teknis dan teknologi dan aspek manajerial operasional. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Pada aspek pasar dan pemasaran, usaha rent car Katon Rent Car dikatakan layak karena memiliki peluang pasar yang terus meningkat, tarif dan pelayanan yang mampu bersaing, dan strategi pemasaran yang dapat diterapkan. 2) Pada aspek teknis dan teknologi, usaha rent car Katon Rent Car dikatakan layak karena memiliki mobil terdahulu yang bisa memenuhi permintaan selama 4 tahun beroperasinya usaha rent car tersebut, proses produksi jasa rent car yang jelas, dan lokasi usaha rent car yang mendukung. 3) Pada aspek organisasi dan manajemen, usaha rent car Katon Rent Car dikatakan layak karena memiliki pembagian tugas pekerjaan yang jelas dan pembagian waktu kerja untuk para karyawan, dan 4) Pada aspek ekonomi dan keuangan, usaha rent car Katon Rent Car dikatakan layak karena memiliki nilai NPV sebesar 242,993 dengan nilai ROI sebesar 190,84%, IRR sebesar 24%, dengan nilai sensitivitas pendapatan sebesar 25%, sensitivitas investasi sebesar 66%, dan sensitifitas gaji supir dan karyawan sebesar 73%.
</description>
<dc:date>2016-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
