<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/17249">
<title>Prosiding Seminar Nasional Seri 9 : mewujudkan masyarakat madani dan lestari - diseminasi penelitian</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/17249</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/17379"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/17378"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/17377"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/17376"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-29T12:52:55Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/17379">
<title>POLA KOMUNIKASI KOMUNITAS SUARA HATI YOGYAKARTA DALAM KEGIATAN SEKOLAHKU LUAR BIASA</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/17379</link>
<description>POLA KOMUNIKASI KOMUNITAS SUARA HATI YOGYAKARTA DALAM KEGIATAN SEKOLAHKU LUAR BIASA
Nadya Khairany, Kamila; Hariyanti, Puji
Penelitian ini membahas mengenai bagaimana pola komunikasi yang&#13;
terbentuk dari kegiatan belajar mengajar Anak Berkebutuhan Khusus sebagai salah&#13;
satu kegiatan yang diadakan oleh Komunitas Suara Hati Yogyakarta. Komunitas&#13;
Suara Hati Yogyakarta merupakan sebuah komunitas yang berfokus pada anakanak&#13;
&#13;
dan difabel. Dimana saat ini tidak banyak yang peduli terhadap anak&#13;
berkebutuhan khusus baik untuk kehidupan sosial maupun pendidikannya. Tujuan&#13;
dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai pola&#13;
komunikasi yang terjadi pada komunitas Suara Hati Yogyakarta dalam kegiatan&#13;
Sekolahku Luar Biasa. Penelitian ini menggunakan metode etnografi komunikasi.&#13;
Paradigma penelitian yang digunakan adalah paradigma konstruktivisme. Teknik&#13;
pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan&#13;
dokumentasi data. Subjek dari penelitian ini adalah pihak pengelola beserta&#13;
volunteer Komunitas Suara Hati Yogyakarta dan Anak Berkebutuhan Khusus&#13;
(ABK) yang menjadi target dalam kegiatan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa&#13;
pola komunikasi yang terbentuk satu arah di mana tidak ada respon dari anak, dua&#13;
arah yang dilakukan dengan pendekatan personal kepada anak dan multi arah yang&#13;
dilakukan dengan komunikasi verbal serta non verbal. Pola komunikasi paling&#13;
efektif untuk diterapkan ketika berkomunikasi dengan Anak Bekebutuhan Khusus&#13;
(ABK) adalah pola komunikasi multiarah yang didukung dengan komunikasi nonverbal.
</description>
<dc:date>2019-10-24T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/17378">
<title>PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM PELAKU KORUPSI DANA BANTUAN SOSIAL</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/17378</link>
<description>PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM PELAKU KORUPSI DANA BANTUAN SOSIAL
Oktarina, Evi; Sari Nilam Cayo, Putri
Salah satu perbuatan melawan hukum yang merugikan negara adalah&#13;
masalah tindak pidana  korupsi. Berbagai macam bentuk korupsi yang telah&#13;
terjadi di Indonesia misalnya : korupsi pengadaan barang dan jasa, mark up&#13;
anggaran, proyek fiktif, penyalahgunaan anggaran  dan suap,  bahkan bantuanbantuan&#13;
sosial&#13;
(Bansos)&#13;
untuk&#13;
rakyat&#13;
miskin&#13;
seperti&#13;
jaring&#13;
pengaman&#13;
sosial&#13;
dan&#13;
&#13;
bantuan&#13;
&#13;
untuk korban bencana alam pun tidak luput dari praktek korupsi.&#13;
Metode penelitian hukum yang digunakan adalah metode penelitian hukum&#13;
normatif yaitu dengan meneliti bahan pustaka yang ada tapi juga tetap&#13;
mengkolaborasikan dengan kondisi yang ada. Bentuk pertangggungjawaban&#13;
hukum pelaku korupsi dana bantuan sosial adalah Setiap orang yang secara&#13;
melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain&#13;
atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian&#13;
negara, dipidana dengan pidana penjara dan denda yang masing-masing pidana&#13;
sesuai dengan tugas/jabatan atau kedudukannya, sedangkan faktor-faktor yang&#13;
mempengaruhi penegakan hukum tindak pidana korupsi dana bantuan sosial&#13;
yaitu:   Faktor hukumnya sendiri yaitu berupa undang-undang, faktor penegak&#13;
hukum, faktor sarana atau fasilitas yang mendukung penegakan hukum, faktor&#13;
masyarakat, dan faktor kebudayaan.
</description>
<dc:date>2019-10-24T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/17377">
<title>PERAN TAREKAT DAN KITAB KUNING DALAM MEMBENTUK MASYARAKAT SANTRI MADANI DI MLANGI YOGYAKARTA</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/17377</link>
<description>PERAN TAREKAT DAN KITAB KUNING DALAM MEMBENTUK MASYARAKAT SANTRI MADANI DI MLANGI YOGYAKARTA
Hadi Imawan, Dzulkifli; Syibly, M Roem
Kajian ini menjelaskan tentang peran tarekat dan kitab kuning dalam&#13;
membentuk masyarakat santri madani di Mlangi. Mlangi yang terletak di Sleman,&#13;
Yogyakarta, dikenal dengan kampung santri. Terbentuknya kampung santri Mlangi&#13;
membutuhkan proses yang panjang dari mulai berdirinya pada masa Sultan&#13;
Hamengkubuwana I hingga sekarang. Kajian tarekat dan kitab kuning menjadi&#13;
salah satu factor yang membentuk masyarakat santri madani di desa Mlangi. Oleh&#13;
karena itu, penelitian ini menjadi penting untuk mengetahui bagaimana tarekat dan&#13;
kitab kuning berperan dalam membentuk masyarakat santri madani di desa Mlangi.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri praktek-praktek tarekat dan kajiankajian&#13;
&#13;
kitab kuning yang dilakukan di Mlangi, Nogotirto, Gamping, Sleman,&#13;
Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan&#13;
historis. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa tarekat dan kitab kuning&#13;
sangat berperan besar dalam membentuk masyarakat santri madani di desa Mlangi&#13;
dengan adanya kajian-kajian kitab kuning yang mengkaji tentang ketenangan&#13;
psikologi jiwa dan keharmonisan bermasyarakat ditambah praktek-praktek tarekat&#13;
yang menjadi sarana kedekatan social spiritual.
</description>
<dc:date>2019-10-24T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/17376">
<title>PERAN MASYARAKAT DALAM PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/17376</link>
<description>PERAN MASYARAKAT DALAM PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI
Merita, Enni; Afriani, Kinaria
Dampak korupsi demikian besar, sehingga mampu mengurangi kualitas&#13;
kesejahteraan masyarakat, tingginya kerugian negara akibat korupsi akan&#13;
berdampak pada kewajiban warga dalam memberikan hak kesejahteraan. Jadi&#13;
rakyat atau masyarakat yang akan menjadi korban. Untuk itulah peran serta&#13;
masyarakat dalam pencegahan tindak pidana korupsi sangat dibutuhkan dan&#13;
memiliki peranan yang sangat penting sebagai bentuk kontrol sosial, tingginya&#13;
kontrol sosial akan mampu mempersempit ruang gerak bagi korupsi dan&#13;
memperlebar ruang bagi anti korupsi. Metodologi penelitian hukum yang&#13;
digunakan adalah normatif yang bersifat penjelajahan ( eksploiratoris ), karena&#13;
tidak bermaksud menguji hipotesa. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan&#13;
penelitian kepustakaan ( library research ). Agar tingkat pertumbuhan korupsi&#13;
dapat terus ditekan, maka upaya mendorong kesadaran masyarakat dalam&#13;
pencegahan tindak pidana korupsi perlu terus diupayakan, salah satunya adalah&#13;
pemberian penghargaan pada masyarakat bagi pemberantasan tindak pidana&#13;
korupsi sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2000&#13;
Tentang Tata cara Pelaksanaan Peran  Serta Masyarakat dalam Penyelenggaraan&#13;
Negara, harus diwujudkan secara nyata.
</description>
<dc:date>2019-10-24T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
