<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Informatics Engineering</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/59" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/59</id>
<updated>2026-09-28T17:19:42Z</updated>
<dc:date>2026-09-28T17:19:42Z</dc:date>
<entry>
<title>Penggunaan Augmented Reality sebagai Media Pembelajaran Bangun Ruang Berbasis Multimedia</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/67086" rel="alternate"/>
<author>
<name>Samudra, Madidtya</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/67086</id>
<updated>2026-09-12T04:28:32Z</updated>
<published>2013-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Penggunaan Augmented Reality sebagai Media Pembelajaran Bangun Ruang Berbasis Multimedia
Samudra, Madidtya
Pendidikan yang bersifat teori sering menjadikan kejemuan dalam proses pembelajaran. Dengan mengkombinasikan teknologi yang semakin canggih, media pembelajaran akan menjadi lebih menarik dan secara tidak langsung merangsang ketertarikan akan pengetahuan tentang bangun ruang. Augmented Reality adalah salah satu teknologi yang dapat diimplementasikan ke dalam sebuah media pembelajaran. Apalagi dengan didukung semakin banyaknya pengguna notebook dan internet mobile. Tugas Akhir yang berjudul “Penggunaan Augmented Reality Sebagai Media Pembelajaran Bangun Ruang Berbasis Multimedia” ini mencoba membuat sebuah media pembelajaran alternatif untuk bangun ruang dengan lebih mengoptimalkan penggunaan webcam. Aplikasi ini bertujuan untuk mempermudah guru untuk mengajarkan pengetahuan tentang bangun ruang, dan menarik perhatian siswa tentang pelajaran matematika khususnya bangun ruang. Dengan aplikasi ini, pengguna khususnya pengajar tidak perlu repot membawa alat peraga, karena dengan fasilitas media informasi yang berbasis Augmented Reality ini, pengguna dapat melihat bentuk dari bangun ruang melalui webcam. Aplikasi ini dibuat dengan framework FLARManager yang berjalan di atas platform Adobe Flash Player, Sehingga aplikasi ini dapat digunakan di semua sistem operasi. Beberapa langkah untuk membangun aplikasi media pembelajaran berbasis augmented reality ini antara lain pengumpulan data, perancangan perangkat lunak, pembangunan sistem dan pengujian.
</summary>
<dc:date>2013-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pengembangan Sistem Self-Order Berbasis QR Code dengan Manajemen Sesi Meja pada Usaha Kuliner</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/67055" rel="alternate"/>
<author>
<name>Abimanyu, Adin</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/67055</id>
<updated>2026-09-12T02:15:55Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengembangan Sistem Self-Order Berbasis QR Code dengan Manajemen Sesi Meja pada Usaha Kuliner
Abimanyu, Adin
Penggunaan teknologi digital pada usaha kuliner terus berkembang untuk meningkatkan&#13;
kualitas pelayanan dan efisiensi operasional. Salah satu bentuk penerapannya adalah sistem&#13;
self-order yang memungkinkan pelanggan melakukan pemesanan secara mandiri melalui&#13;
perangkat smartphone. Namun, penerapan layanan tersebut perlu didukung dengan&#13;
pengelolaan penggunaan meja yang baik agar proses pemesanan dapat berlangsung sesuai&#13;
dengan kondisi operasional restoran.&#13;
Selama melaksanakan kegiatan magang di PT Vastu Cipta Persada, penulis bergabung&#13;
dengan tim Vastech yang bertanggung jawab dalam pengembangan sistem. Pada kegiatan&#13;
magang ini, penulis terlibat dalam pengembangan sistem Point of Sale (POS) bernama&#13;
CAVAA, khususnya pada modul customer. Pengembangan yang dilakukan berfokus pada fitur&#13;
self-order berbasis QR Code dan manajemen sesi meja untuk mendukung proses pemesanan&#13;
makanan dan minuman secara mandiri pada usaha kuliner.&#13;
Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode Agile dengan kerangka kerja&#13;
Scrum. Teknologi yang digunakan meliputi PHP, Laravel, MySQL, JavaScript, Bootstrap, dan&#13;
Git. Fitur yang dikembangkan mencakup autentikasi customer, implementasi QR Code,&#13;
manajemen sesi meja, halaman menu, keranjang pesanan, checkout, detail pesanan, serta&#13;
riwayat pesanan. Sistem juga terintegrasi dengan layanan pembayaran digital melalui payment&#13;
gateway.&#13;
Hasil pengembangan menunjukkan bahwa sistem berhasil mendukung proses pemesanan&#13;
mandiri pada usaha kuliner. Pelanggan dapat melakukan pemesanan melalui pemindaian&#13;
QR Code pada meja yang tersedia, sementara manajemen sesi meja membantu mengatur&#13;
kondisi penggunaan meja sehingga proses pemesanan dapat berjalan sesuai ketentuan yang&#13;
berlaku. Sistem yang dikembangkan diharapkan dapat membantu meningkatkan efektivitas&#13;
pelayanan, mengurangi kesalahan pencatatan pesanan, serta mendukung operasional usaha&#13;
kuliner secara lebih terstruktur.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pemetaan Klasifikasi Kesehatan Daerah Menggunakan Metode Tsukamoto</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/67054" rel="alternate"/>
<author>
<name>Sari, Puspita</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/67054</id>
<updated>2026-09-12T02:14:45Z</updated>
<published>2013-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pemetaan Klasifikasi Kesehatan Daerah Menggunakan Metode Tsukamoto
Sari, Puspita
Kesehatan daerah merupakan status kesehatan yang menggambarkan kondisi kesehatan penduduk di suatu daerah. Dalam menentukan suatu daerah dapat dikatakan sehat digunakan derajat kesehatan. Untuk itu diperlukan perhitungan indikator-indikator kesehatan untuk menentukan klasifikasi kondisi kesehatan suatu daerah. Sistem inferensi fuzzy metode tsukamoto dapat digunakan untuk perhitungan indikator-indikator kesehatan dalam menentukan klasifikasi kesehatan suatu daerah untuk mengambil keputusan berbasis aturan. Penyampaian data hasil klasifikasi ditampilkan dalam sebuah website agar lebih mudah dimengerti dan menarik, data tersebut divisualisasikan menggunakan sebuah sistem informasi geografis. Sistem informasi geografis adalah suatu sistem informasi yang memadukan antara data grafis dengan data teks (atribut) yang dihubungkan secara geografis di bumi (georeference). Website pemetaan klasifikasi kesehatan daerah menggunakan metode tsukamoto ini terdapat tiga jenis user, yaitu pengunjung, staf dan admin. Masing- masing user tersebut memiliki hak akses yang berberda-beda. Aplikasi ini dapat manampilkan sejumlah informasi mengenai tingkat kesehatan daerah suatu daerah yang divisualisasikan dalam bentuk peta daerah. Selain itu juga terdapat beberapa informasi tambahan seperti artikel kesehatan, dan grafik indikator.
</summary>
<dc:date>2013-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Panduan Kesehatan Ibu Hamil dan Janin</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/67047" rel="alternate"/>
<author>
<name>Aditiya, Wisnu</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/67047</id>
<updated>2026-09-12T01:44:45Z</updated>
<published>2013-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Panduan Kesehatan Ibu Hamil dan Janin
Aditiya, Wisnu
Seiring perkembangan teknologi, begitu banyak media untuk penyampaian informasi secara up-to-date. Salah satunya adalah dengan menggunakan aplikasi berbasis multimedia (flash). Dengan desain dan animasi yang bisa digunakan dalam pembuatan flash diharapkan dapat mempermudah pengguna dalam mengoprasikan aplikasi tersebut. Kesehatan ibu hamil dan janin adalah salah satu informasi yang sangat penting demi terlahirnya generasi muda yang sehat dan cerdas. Oleh karena itu, dibangunlah sebuah sistem informasi kesehatan ibu hamil dan janin yang dapat memberikan informasi seputar kesehatan ibu hamil, kesehatan janin, tips kesehatan, dan timbangan prediksi seputar kehamilan. Sistem informasi kesehatan ibu hamil dan janin ini dibangun dengan tujuan agar pengguna sistem mendapatkan informasi penting seputar masa kehamilan yang ditujukan kepada ibu dan janin berdasarkan informasi yang terpercaya, yaitu dari dokter ahli kandungan dan metode-metode perhitungan sebagai timbangan prediksi seputar kehamilan. Rumus yang digunakan adalah formulasi baku saat ini dan memiliki tingkat keakuratan yang paling mendekati, yaitu Rumus Neagle yang digunakan dalam menentukan waktu persalian berdasarkan hari pertama haid terakhir. Selain itu juga apllikasi ini menggunakan Rumus Helen Varney untuk memprediksi berat badan janin dengan mengukur tinggi fundus uteri sang ibu. Sedangkan Rumus Broca Index digunakan dalam menentukan berat badan ideal ibu hamil dengan sedikit modifikasi dari rumus berat badan ideal. Sehingga dapat disimpulkan bahwa aplikasi Panduan Kesehatan Ibu Hamil dan Janin dapat memberikan informasi yang dibutuhkan ibu pada masa kehamilannya, dan dapat memberikan batasan berat badan ideal bagi ibu melalui menu kalkulator prediksi, yaitu dengan perhitungan berat badan ideal ibu hamil, prediksi berat badan janin, dan prediksi waktu persalinan berdasarkan rumus formulasi yang memiliki tingkat keakuratan paling mendekati atau paling sering di gunakan pada saat ini.
</summary>
<dc:date>2013-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
