<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Industrial Engineering</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/58" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/58</id>
<updated>2026-06-23T22:19:13Z</updated>
<dc:date>2026-06-23T22:19:13Z</dc:date>
<entry>
<title>Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Aktivitas Produksi di PT. Rizki Agung Sejahtera (Studi Kasus: PT. Rizki Agung Sejahtera)</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/63618" rel="alternate"/>
<author>
<name>Vatomy, Yanuar</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/63618</id>
<updated>2026-06-22T04:18:45Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Aktivitas Produksi di PT. Rizki Agung Sejahtera (Studi Kasus: PT. Rizki Agung Sejahtera)
Vatomy, Yanuar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kecelakaan kerja di PT. Rizki Agung&#13;
Sejahtera, khususnya pada aktivitas produksi machining dan fabrication, dengan total 50 kasus&#13;
kecelakaan dalam satu tahun terakhir yang didominasi oleh iritasi mata akibat asap las dan luka&#13;
akibat serpihan material (gram). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi&#13;
bahaya, melakukan penilaian risiko, serta merumuskan strategi pengendalian yang efektif guna&#13;
menciptakan lingkungan kerja yang aman. Metodologi yang digunakan adalah integrasi metode&#13;
Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC) untuk pemetaan&#13;
risiko dan Fishbone Diagram untuk menganalisis akar penyebab pada risiko yang masuk dalam&#13;
kategori tinggi (High). Berdasarkan hasil observasi dan analisis, ditemukan 15 potensi bahaya&#13;
di lantai produksi, di mana sebelum dilakukan pengendalian terdapat 10 bahaya (66,66%)&#13;
berkategori tinggi (High), 4 bahaya (26,66%) kategori sedang (Moderate), dan 1 bahaya&#13;
(6,66%) kategori rendah (Low). Area machining process teridentifikasi sebagai stasiun kerja&#13;
paling kritis dengan jumlah risiko tinggi terbanyak. Analisis Fishbone mengungkap bahwa&#13;
faktor manusia (kurangnya kedisiplinan APD), mesin (ketiadaan pengaman), dan metode kerja&#13;
menjadi penyebab utama. Usulan perbaikan yang dirumuskan meliputi rekayasa teknik berupa&#13;
pemasangan safety cover dan exhaust fan, pengendalian administratif melalui pengetatan SOP,&#13;
serta standarisasi penggunaan APD lengkap. Setelah simulasi pengendalian diterapkan, seluruh&#13;
risiko kategori High berhasil diturunkan menjadi 0% dan 93,33% risiko berpindah ke kategori&#13;
rendah (Low), yang menunjukkan bahwa rekomendasi ini efektif dalam memitigasi risiko&#13;
kecelakaan kerja di perusahaan.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Analisis Faktor Ergonomi terhadap Keamanan dan Kenyamanan Kerja Berdasarkan Persepsi Pekerja Pada UMKM Bengkel Sepeda Motor (Studi Kasus: Kabupaten Sleman)</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/63608" rel="alternate"/>
<author>
<name>Saputri, Afiana</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/63608</id>
<updated>2026-06-22T01:51:24Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Analisis Faktor Ergonomi terhadap Keamanan dan Kenyamanan Kerja Berdasarkan Persepsi Pekerja Pada UMKM Bengkel Sepeda Motor (Studi Kasus: Kabupaten Sleman)
Saputri, Afiana
UMKM bengkel sepeda motor memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian&#13;
daerah, termasuk di Kabupaten Sleman. Namun, aktivitas kerja di bengkel motor memiliki&#13;
berbagai risiko ergonomi yang dapat berdampak pada keselamatan, kesehatan, dan&#13;
kenyamanan pekerja. Risiko tersebut meliputi aspek ergonomi fisik, kognitif, organisasi, dan&#13;
lingkungan kerja. Kondisi ini menuntut penerapan prinsip ergonomi yang selaras dengan&#13;
peraturan perundang-undangan guna menekan potensi kecelakaan kerja dan gangguan&#13;
kesehatan akibat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi penerapan&#13;
ergonomi, mengidentifikasi faktor ergonomi yang paling berpengaruh, serta merumuskan&#13;
rekomendasi perbaikan ergonomi pada UMKM bengkel sepeda motor di Kabupaten Sleman.&#13;
Metode yang digunakan adalah analisis faktor dengan tahapan uji KMO and Bartlett’s Test,&#13;
Anti-Image Matrices, Communalities, Total Variance Explained, serta Rotated Component&#13;
Matrix. Seluruh instrumen penelitian telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Hasil&#13;
penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) merupakan faktor&#13;
dominan pada ergonomi fisik, identifikasi bahaya dan perilaku kerja aman pada ergonomi&#13;
kognitif, manajemen K3 dan SOP pada ergonomi organisasi, serta kondisi lingkungan kerja&#13;
fisik pada ergonomi lingkungan. Temuan ini sejalan dengan ketentuan Undang-Undang&#13;
Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, Permenaker Nomor 5 Tahun 2018,&#13;
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023, dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023.&#13;
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan penerapan ergonomi dan&#13;
peningkatan keselamatan kerja pada UMKM bengkel sepeda motor.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pengaruh Groupthink Bias terhadap Inovasi Program Kerja di Keluarga Mahasiswa Universitas Islam Indonesia (KM UII)</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/63587" rel="alternate"/>
<author>
<name>Noerseto, Fajar Bagaskara</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/63587</id>
<updated>2026-06-20T07:16:16Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengaruh Groupthink Bias terhadap Inovasi Program Kerja di Keluarga Mahasiswa Universitas Islam Indonesia (KM UII)
Noerseto, Fajar Bagaskara
Keluarga Mahasiswa Universitas Islam Indonesia (KM UII) merupakan salah satu&#13;
organisasi kemahasiswaan tertua di Indonesia. Dalam perjalanannya, KM UII memiliki&#13;
sejarah yang sangat baik dan berpengaruh. KM UII sendiri berfungsi sebagai wadah&#13;
pengembangan diri dan realisasi aspirasai mahasiswa. Bentuk nyata dari kinerja KM UII&#13;
yaitu program kerja merupakan jantung dari sebuah organisasi kemahasiswaan dan KM&#13;
UII sebagaimana organisasi kemahasiswaan harus selalu berkembang dan beradaptasi&#13;
terhadap perubahan zaman. Pada saat proses pengambilan keputusan terkait program&#13;
kerja, diskusi merupakan salah satu metode yang paling sering digunakan karena&#13;
organisasi ini berbasis kelompok manusia. Oleh karena itu, KM UII rentan untuk&#13;
mengalami bias kognitif dalam proses diskusi pengambilan keputusannya, salah satunya&#13;
yaitu Groupthink bias. Upaya untuk menghasilkan program kerja yang inovatif dan&#13;
relevan juga menjadi salah satu tantangan KM UII dalam mempertahankan roda&#13;
organisasi. Oleh karena itu, penelitian ini membahas terkait pengaruh groupthink bias&#13;
terhadap inovasi program kerja di KM UII. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah&#13;
gejala-gejala groupthink bias terjadi di KM UII dan seberapa signifikan dampaknya&#13;
terhadap inovasi program kerja. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Analisis&#13;
Statistik Regresi Linear Berganda. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu&#13;
kuesioner daring yang berisi 24 pernyataan tentang gejala-gejala groupthink bias, serta&#13;
10 pernyataan tentang tingkat inovasi program kerja. Populasi yang ditetapkan yaitu&#13;
pengurus KM UII periode 2024/2025 dengan sampel sebanyak 349 responden. Hasil pada&#13;
analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa gejala-gejala groupthink bias terjadi&#13;
di KM UII dan berdampak signifikan terhadap penurunan inovasi program kerja.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Perancangan Key Performance Indicator Berbasis Balance Scorecard Berdasarkan Visi Organisasi pada PT Rimau Tangguh Perkasa</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/63543" rel="alternate"/>
<author>
<name>Pramuthia, Violita Indar</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/63543</id>
<updated>2026-06-20T02:34:02Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Perancangan Key Performance Indicator Berbasis Balance Scorecard Berdasarkan Visi Organisasi pada PT Rimau Tangguh Perkasa
Pramuthia, Violita Indar
Menghadapi tantangan persaingan global dan dinamika industri pertambangan, pengukuran&#13;
kinerja yang akurat sangat penting untuk memastikan keberlanjutan dan efisiensi operasional&#13;
perusahaan. Sebuah perusahaan pertambangan batubara yang beroperasi di Kalimantan Tengah&#13;
saat ini belum memiliki sistem pengukuran kinerja yang terstruktur dan terpadu. Penilaian&#13;
kinerja perusahaan masih berfokus pada capaian produksi bulanan sebagai satu-satunya&#13;
indikator utama. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pengembangan sistem evaluasi&#13;
kinerja yang lebih komprehensif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang&#13;
Key Performance Indicator (KPI) dengan menggunakan pendekatan Balanced Scorecard&#13;
(BSC), yang mencakup empat perspektif utama, yaitu perspektif keuangan, pelanggan, proses&#13;
bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan, sehingga pengukuran kinerja dapat&#13;
dilakukan secara lebih menyeluruh dan selaras dengan strategi organisasi. Penelitian dilakukan&#13;
dengan menggunakan pendekatan studi kasus, pengumpulan data melalui kuesioner,&#13;
wawancara, dan observasi lapangan, serta analisis menggunakan pendekatan SMART dan titik&#13;
potong. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perancangan KPI berbasis Balanced&#13;
Scorecard (BSC) dapat memberikan alat ukur yang lebih komprehensif dan strategis untuk&#13;
mengelola dan mengevaluasi kinerja perusahaan. Kesimpulannya, penerapan KPI berbasis&#13;
Balanced Scorecard dapat membantu PT Rimau Tangguh Perkasa meningkatkan transparansi,&#13;
akuntabilitas, dan efektivitas strategi bisnis dan operasional perusahaan secara keseluruhan.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
