<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Article</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/57420" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/57420</id>
<updated>2026-09-30T03:43:37Z</updated>
<dc:date>2026-09-30T03:43:37Z</dc:date>
<entry>
<title>Transformasi Kompetensi Pustakawan dalam Menghadapi Era Kecerdasan Buatan di Perpustakaan Perguruan Tinggi</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/65599" rel="alternate"/>
<author>
<name>Al Husna, Hana Isnaini</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/65599</id>
<updated>2026-08-05T04:55:29Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Transformasi Kompetensi Pustakawan dalam Menghadapi Era Kecerdasan Buatan di Perpustakaan Perguruan Tinggi
Al Husna, Hana Isnaini
The development of artificial intelligence is transforming library services and management, affecting librarians' competencies. This research examines the transformation of librarians' competencies in the AI era, focusing on technical and non-technical aspects and competency-strengthening strategies in university libraries. Using a descriptive qualitative approach, data were collected via Google Forms questionnaires for librarians. The results show that improved technical competence enhances librarians' use of AI-based technologies, such as service automation, information retrieval, and digital data management. Non-technical aspects require lifelong learning, collaboration, communication, critical thinking, professional ethics, and problem-solving skills. Competency-strengthening strategies include ongoing technical and ethical training on AI, cross-unit collaboration, bolstering librarians' roles as knowledge curators, and creating ethical guidelines for AI use. The transformation of librarians' competencies in the AI era covers not only technical, but also cognitive, social, and ethical dimensions, supported by sustainable institutional strategies. The findings highlight the importance of librarians who adapt and support digital information access.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Efektivitas, Tantangan, dan Dampak Perpustakaan Digital: Sistematis Literatur Reviu 2018–2024</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/65596" rel="alternate"/>
<author>
<name>Risparyanto, Anton</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/65596</id>
<updated>2026-08-05T04:51:45Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Efektivitas, Tantangan, dan Dampak Perpustakaan Digital: Sistematis Literatur Reviu 2018–2024
Risparyanto, Anton
This study aims to conduct an in-depth exploration through a synthesis of the effectiveness, challenges, and impact of Digital Libraries. The method used was a literature review (2018-2024). Data collection was conducted purposively from both subscribed and opensource e-resource databases searched online via URLs and DOIs. The collected data were analyzed through data reduction and structuredly grouped into three main dimensions: effectiveness, challenges, and impact of Digital Libraries. The study results indicate that the integration of electronic (digital) collections and information services that can be accessed quickly and easily, coupled with adequate librarian competency support, such as digital literacy skills, collection availability, and copyright policies, is highly effective in meeting the information needs of users. However, its operation still faces various challenges, such as improving librarian competency, information access rights, limited user access to technology, and inadequate digital collection availability. Despite this, its presence has an effective impact on access to information sources, which is very useful in supporting learning activities, increasing research productivity, and user satisfaction, while also serving as a means of preserving information in digital form.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Menggali Sumber Daya Perpustakaan Sebagai Peluang Membangun Institutional Branding: Studi Kasus Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/57567" rel="alternate"/>
<author>
<name>Bachtiar, Arif Cahyo</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/57567</id>
<updated>2025-08-28T07:42:09Z</updated>
<published>2023-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Menggali Sumber Daya Perpustakaan Sebagai Peluang Membangun Institutional Branding: Studi Kasus Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia
Bachtiar, Arif Cahyo
Sebagai sebuah organisasi yang memberikan layanan kepada&#13;
masyarakat, perpustakaan perlu melakukan upaya untuk mengenalkan&#13;
berbagai layanan yang dimilikinya. Membangun institutional branding&#13;
menjadi salah satu upaya perpustakaan untuk dapat menarik minat&#13;
kunjung masyarakat yang dilayaninya. Tujuan dari penelitian ini adalah&#13;
untuk menggali potensi-potensi sumber daya Direktorat Perpustakaan&#13;
Universitas Islam Indonesia sebagai peluang untuk membangun&#13;
institutional branding. Metode yang digunakan ialah observasi,&#13;
dokumentasi serta studi literatur. Hasil dari penelitian ini ialah&#13;
Perpustakaan UII sangat berpeluang untuk membangun institutional&#13;
branding. Peluang tersebut terlihat dengan telah terpenuhinya keempat&#13;
indikator yang mempengaruhi pembangunan institutional branding.
</summary>
<dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Meretas Jalan Kolaborasi Perpustakaan Perguruan Tinggi dengan Organisasi Profesi Perpustakaan Sekolah</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/57566" rel="alternate"/>
<author>
<name>Utomo, Teguh Prasetyo</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/57566</id>
<updated>2025-08-28T07:34:52Z</updated>
<published>2023-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Meretas Jalan Kolaborasi Perpustakaan Perguruan Tinggi dengan Organisasi Profesi Perpustakaan Sekolah
Utomo, Teguh Prasetyo
Kolaborasi antara perpustakaan perguruan tinggi dengan organisasi&#13;
profesi perpustakaan sekolah sampai dengan saat ini belum banyak&#13;
dilakukan. Hal ini karena masih banyak dari pengelola perpustakaan&#13;
perguruan tinggi memandang bahwa berkolaborasi dengan organisasi&#13;
profesi perpustakaan sekolah tidaklah relevan. Padahal sebenarnya&#13;
kolaborasi antara keduanya memiliki potensi besar dalam mendatangkan&#13;
keuntungan bagi kedua belah pihak. Penelitian ini dilakukan&#13;
dengan menggunakan model deskriptif kualitatif dan menggunakan&#13;
pendekatan studi pustaka. Hasil dari kajian yang dilakukan penulis&#13;
menemukan bahwa setidaknya terdapat 5 hal yang bisa dilakukan dalam&#13;
kolaborasi antara perpustakaan perguruan tinggi dengan organisasi&#13;
profesi perpustakaan sekolah, yaitu 1) peningkatan kompetensi tenaga&#13;
perpustakaan, 2) bantuan koleksi perpustakaan, 3) pendampingan&#13;
akreditasi perpustakaan 4) pendampingan sertifikasi pustakawan, dan&#13;
5) program perpustakaan sekolah binaan. Penelitian ini menghasilkan&#13;
suatu kesimpulan bahwa kerjasama antara perpustakaan perguruan&#13;
tinggi dengan organisasi profesi perpustakaan sekolah sangat tepat&#13;
dan efektif. Kolaborasi ini akan mendatangkan berbagai keuntungan&#13;
bagi kedua belah pihak.
</summary>
<dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
