<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Faculty of Mathematics and Natural Sciences</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/52" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/52</id>
<updated>2026-09-28T22:27:01Z</updated>
<dc:date>2026-09-28T22:27:01Z</dc:date>
<entry>
<title>Perubahan Angka COD Limbah Cair Tapioka Setelah Proses Koagulasi dan Flokulasi</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/67155" rel="alternate"/>
<author>
<name>Novimbrianto, Anggin</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/67155</id>
<updated>2026-09-12T08:55:37Z</updated>
<published>2007-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Perubahan Angka COD Limbah Cair Tapioka Setelah Proses Koagulasi dan Flokulasi
Novimbrianto, Anggin
Telah dilakukan penelitian penurunan angka COD pada limbah cair industri tapioka dengan proses koagulasi dan flokulasi secara spektrofotoeter UV-vis. Penelitian dilakukan dengan cara mengukur total padatan tersuspensi (TSS) dan angka COD sebelum proses koagulasi flokulasi, kemudian hasil analisis TSS dan angka COD tersebut dibandingkan dengan hasil analisis setelah proses koagulasi flokulasi. Hasil yang didapat yaitu jumlah TSS sebelum koagulasi mencapai 4566,66 ±568,62 mg/l sedangkan angka COD sebelum koagulasi flokulasi mencapai 562 mg/L, setelah dikoagulasi dengan alum 20% mencapai 556 mg/L, dan angka COD limbah yang dikoagulasi 60% alum adalah 554 mg/l. Dari hasil pengukuran dapat dilihat bahwa terjadi penurunan angka COD pada limbah cair industri tapioka setelah proses koagulasi flokulasi.
</summary>
<dc:date>2007-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Isolasi Minyak Biji Mahkota Dewa dan Penentuan Komposisi Asam Lemaknya</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/67152" rel="alternate"/>
<author>
<name>Astuti, Dwi Yuni</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/67152</id>
<updated>2026-09-12T08:51:10Z</updated>
<published>2006-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Isolasi Minyak Biji Mahkota Dewa dan Penentuan Komposisi Asam Lemaknya
Astuti, Dwi Yuni
Telah dilakukan ekstraksi minyak dan analisis kandungan asam lemak dari minyak biji mahkota dewa dengan menggunakan GC-MS. Serbuk kering biji mahkota dewa di ekstraksi sokhlet dengan menggunakan pelarut petroleum eter. Kadar minyak rata-rata yang dihasilkan sebesar 62,86 %. Minyak yang dihasilkan di transesterifikasi menggunakan BF3-metanol 20 % ᵛ/v sebagai katalis asam. Produk yang dihasilkan kemudian di analisis menggunakan GC-MS. Hasil analisis dengan GC-MS menunjukkan tiga asam lemak dengan kelimpahan terbesar yaitu asam palmitat 25,73 %, asam oleat 9,93 % dan asam linoleat 64,34 %.&#13;
&#13;
Minyak hasil ekstraksi sokhlet di uji kualitasnya, meliputi sifat kimia dan fisika dari minyak tersebut. Pengujian sifat sifat minyak tersebut adalah dengan menetapkan indeks bias, bilangan peroksida, bilangan penyabunan, bilangan iodium, dan bilangan asam. Hasil penelitian menunjukkan minyak biji mahkota dewa memiliki nilai indeks bias 1,4566; bilangan peroksida nol, bilangan penyabunan 173,91; bilangan iodium 114,46, dan bilangan asam 12,62.
</summary>
<dc:date>2006-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Drug Related Problems (DRPs) pada Pengobatan Stroke Iskemik di Instalasi Rawat Inap RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta selama tahun 2005</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/67148" rel="alternate"/>
<author>
<name>Ekawati, Diah Sri</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/67148</id>
<updated>2026-09-12T08:46:01Z</updated>
<published>2007-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Drug Related Problems (DRPs) pada Pengobatan Stroke Iskemik di Instalasi Rawat Inap RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta selama tahun 2005
Ekawati, Diah Sri
Stroke iskemik memerlukan pengobatan yang komples dan rumit. Beberapa obat akan memberikan efek maksimal jika diberikan beberapa saat setelah onset stroke sehingga ketepatan dalam pemilihan obat sangat berpengaruh pada keberhasilan terapi. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi drug related problems pada pengobatan stroke iskemik di instalasi rawat inap RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta selama tahun 2005 yang meliputi indikasi tanpa obat; obat tanpa indikasi; sub dose; over dose; efek samping obat; interaksi obat; kesalahan pemberian obat dan kegagalan penerimaan obat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode cross sectional secara retrospektif dan dianalisis secara deskriptif. Bahan penelitian berupa data rekam medis yang ditulis oleh klinisi medis RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta untuk pasien stroke iskemik. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada pasien stroke iskemik di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta selama tahun 2005, dapat disimpulkan yaitu prevalensi pasien stroke iskemik berdasarkan jenis kelamin adalah 57,14% kasus terjadi pada pasien laki-laki, dan 42,86% kasus terjadi pada pasien perempuan. Prevalensi pasien berdasarkan usia, 26,79% kasus dialami oleh kelompok usia dewasa dan 73,21% kasus dialami oleh pasen usia lanjut. Berdasarkan analisis pengaruh hipertensi terhadap terjadinya stroke iskemik diperoleh hasil bahwa pasien stroke iskemik yang memiliki tekanan darah yang normal sebanyak 10,71%, pasien dengan tekauan darah kategori pre hipertensi sebanyak 25%, pasien dengan tekanan darah kategori hipertensi stage 1 sebanyak 30,36% dan pasien dengan tekanan darah kategori hipertensi stage 2 sebanyak 33,93%. Setelah dilakukan analisis, diperoleh Drug Related Problems pada pasien rawat inap stroke iskemik yang terdiri dari 8,93% indikasi tanpa obat; 19,64% sub dose; 16,07% over dose; 3,57% efek samping obat; 26,79% interaksi obat; dan 1,79% gagal menerima obat.
</summary>
<dc:date>2007-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pengaruh Faktor-faktor Komposisi Crude Oil Berdasarkan Spesific Gravity terhadap Hasil Produksi Bahan Bakar Minyak</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/67145" rel="alternate"/>
<author>
<name>Hapsari, Ary Indri</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/67145</id>
<updated>2026-09-12T08:41:13Z</updated>
<published>2006-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengaruh Faktor-faktor Komposisi Crude Oil Berdasarkan Spesific Gravity terhadap Hasil Produksi Bahan Bakar Minyak
Hapsari, Ary Indri
Penelitian ini dilakukan di PERTAMINA Unit Pengolahan IV Cilacap dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh faktor komposisi crude oil ringan, komposisi crude oil medium ringan, komposisi crude oil medium berat, komposisi crude oil berat dan komposisi crude oil sangat berat terhadap hasil produksi BBM (Bahan Bakar Minyak) periode Januari 2005 sampai dengan Desember 2005. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dengan menggunakan data produksi yang diambil dari bagian Perencanaan Crude, Produk dan Keekonomian. Analisis statistik yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan menggunakan bantuan perangkat lunak (software) SPSS 10.00. Berdasarkan hasil analisis dengan analisis regresi berganda diperoleh kesimpulan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap hasil produksi BBM adalah komposisi crude oil medium ringan, komposisi crude oil medium ringan, Komposisi crude oil berat dan komposisi crude oil sangat berat. Sebesar 84,52 % besarnya hasil produksi BBM ditentukan oleh komposisi crude oil medium ringan, komposisi crude oil medium ringan, komposisi crude oil berat dan komposisi crude oil sangat berat, sedangkan sisanya sebesar 15,48 % disebabkan oleh komposisi crude oil medium berat dan sebab-sebab lain di luar penelitian.
</summary>
<dc:date>2006-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
