<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Architecture</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/48" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/48</id>
<updated>2026-06-03T03:12:41Z</updated>
<dc:date>2026-06-03T03:12:41Z</dc:date>
<entry>
<title>Perancangan Teraco-Park Mojokerto Sebagai Ruang Pembelajaran Terakota</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/63070" rel="alternate"/>
<author>
<name>Al Anwari, Ragil Reza Abshar</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/63070</id>
<updated>2026-05-30T03:10:46Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Perancangan Teraco-Park Mojokerto Sebagai Ruang Pembelajaran Terakota
Al Anwari, Ragil Reza Abshar
Perancangan Teracopark Mojokerto bertujuan untuk menghadirkan&#13;
ruang pembelajaran terakota yang berfungsi sebagai pusat edukasi,&#13;
desain, dan produksi, sekaligus menjawab isu utama berupa&#13;
keterbatasan pemasaran produk terakota baik pada skala lokal&#13;
maupun internasional. Selama ini, potensi terakota Mojokerto yang&#13;
kaya akan nilai sejarah, budaya, dan keterampilan perajin belum&#13;
didukung oleh wadah representatif yang mampu meningkatkan nilai&#13;
tambah, visibilitas, serta daya saing produk. &#13;
Metode perancangan yang digunakan adalah analisis tapak (site&#13;
analysis) yang mencakup kondisi fisik, lingkungan, aksesibilitas, potensi&#13;
kawasan, serta keterkaitannya dengan konteks sosial dan budaya&#13;
setempat. Analisis ini menjadi dasar dalam merumuskan konsep ruang,&#13;
zonasi, dan bentuk bangunan yang adaptif terhadap lingkungan. &#13;
Hasil perancangan menunjukkan bahwa bangunan Teracopark&#13;
Mojokerto dirancang sesuai dengan standar fungsi bangunan publik&#13;
dan edukatif, mampu mengakomodasi aktivitas pembelajaran,&#13;
produksi, pameran, serta interaksi antara perajin dan pengunjung.&#13;
Dengan demikian, Teracopark diharapkan dapat menjadi sarana&#13;
strategis dalam pengembangan industri terakota Mojokerto serta&#13;
memperluas jangkauan pemasarannya ke tingkat yang lebih luas.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Penerapan Metode Urban Infill pada Perancangan Gedung Parkir Mobil di Kawasan Malioboro dengan Teknologi Parking Lifting (The Implementation of Urban Infill Design Method for Car Park Building with Parking Lifting Technology at Malioboro)</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/62984" rel="alternate"/>
<author>
<name>Lukmana, Amri</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/62984</id>
<updated>2026-05-25T03:18:25Z</updated>
<published>2014-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Penerapan Metode Urban Infill pada Perancangan Gedung Parkir Mobil di Kawasan Malioboro dengan Teknologi Parking Lifting (The Implementation of Urban Infill Design Method for Car Park Building with Parking Lifting Technology at Malioboro)
Lukmana, Amri
Di Indonesia, bahkan mancanegara Malioboro sudah tak heran terdengar "belum ke kota Yogyakarta bila belum menginjakkan kaki ke Malioboro". Malioboro saat ini merupakan pusat perbelanjaan yang hampir dalam 24 jam-nya dipadati oleh pengunjung. Dari data Badan Statistik Yogyakarta menunjukan peningkatan drastis pada jumlah pendatang, wisatawan maupun pelajar disertakan dengan jumlah kendaraan pribadi yang meningkat drastis. Akantetapi hal tersebut kurang ditanggapi dengan sarana ruang jalan maupun fasilitas kantong parkir. Malioboro yang memiliki citra sebagai kawasan Heritage, banyak dijumpai bangunan-bangunan Cagar Budaya di kawasan tersebut. Dalam perkembangannya lebih banyak difokuskan pada kegiatan komersial dan usaha pencapaian pendapatan penghasilan yang tinggi dari masyarakat yang konsumtif. Menanggapi permasalahan-permasalahan tersebut dalam Proyek Akhir Sarjana (PAS), penyusun mengangkat permasalah penataan dan pengadaan kantong parkir untuk kawasan Malioboro, merancangan suatu gedung parkir mobil di kawasan Malioboro dengan pendekatan penerapan metode Urban Infill sebagai wujud meningkatkan citra dan pemeliharaan warisan bangunan dan kawasan bersejarah, menyediakan amenitas yang disisipkan dalam kawasan komersial dengan akses yang praktis serta fasilitas parkir yang menggunakan teknologi Parking Lifting dalam upaya pemanfaatan lahan sempit namun dapat menampung kapasitas banyak yang berlokasi di Taman Parkir Abubakar Ali. Dengan perancangan ini diharapkan terciptanya amenitas berupa Taman Parkir yang rekreatif bagi kawasan Malioboro.
</summary>
<dc:date>2014-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Arena Futsal di Cilacap: Penerapan Konsep Bangunan Menggunakan Struktur Baja Bentang Lebar dengan Efektivitas Pencahayaan dalam Bangunan (Futsal Arena in Cilacap: Application of Building Concepts Using Wide Span Steel Structure with Lighting Effectiveness in Building)</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/62972" rel="alternate"/>
<author>
<name>Muslim, Habib</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/62972</id>
<updated>2026-05-23T08:26:33Z</updated>
<published>2014-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Arena Futsal di Cilacap: Penerapan Konsep Bangunan Menggunakan Struktur Baja Bentang Lebar dengan Efektivitas Pencahayaan dalam Bangunan (Futsal Arena in Cilacap: Application of Building Concepts Using Wide Span Steel Structure with Lighting Effectiveness in Building)
Muslim, Habib
Futsal salah satu olahraga yang sedang berkembang dalam beberapa tahun terakhir ini, olahraga ini sangat bermanfaat untuk mengisi waktu luang yang menjadikan kegiatan positif bagi masyarakat. Olahraga futsal dapat dijadikan alternatif pengganti olahraga sepakbola karena tidak menggunakan lapangan yang cukup luas seperti lapangan sepak bola. Akan tetapi bangunan dan fasilitas lapangan futsal di kota Cilacap belum memenuhi standar nasional atau internasional. Oleh karena itu, muncullah suatu kebutuhan untuk mengatasi hal tersebut. Dalam perkembangan zaman modern teknologi industri yang semakin maju dan beberapa penelitian memperkirakan sumber utama energi semakin berkurang karena seiring dengan perkembangan zaman, maka di rancang sebuah Arena Futsal yang menerapan konsep bangunan menggunakan struktur baja bentang lebar dengan memanfaatkan pencahayaan alami dan buatan ke dalam bangunan, yang mampu mewadahi kebutuhan tersebut. Kota Cilacap dipilih sebagai lokasi perancangan terkait dengan pembangunan fasilitas arena futsal yang bertarafkan nasional atau internasional. Dengan adanya fasilitas baru ini tentunya menguatkan alasan perlunya sebuah fasilitas untuk mewadahi minat warga masyarakat dalam olahraga futsal.
</summary>
<dc:date>2014-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Perancangan Asrama Mahasiswa Nusantara Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Pendekatan Multi-Etnis</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/62822" rel="alternate"/>
<author>
<name>Utomo, Muhammad Agung</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/62822</id>
<updated>2026-05-22T07:04:09Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Perancangan Asrama Mahasiswa Nusantara Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Pendekatan Multi-Etnis
Utomo, Muhammad Agung
Asrama Mahasiswa Nusantara merupakan wadah hunian sementara bagi&#13;
mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia yang menempuh pendidikan di&#13;
Daerah Istimewa Yogyakarta. Keberagaman latar belakang budaya, bahasa, dan&#13;
kebiasaan hidup seringkali menimbulkan tantangan dalam menciptakan&#13;
lingkungan hunian yang harmonis dan saling menghargai. Oleh karena itu,&#13;
perancangan asrama ini menggunakan pendekatan Multi Etnis, yaitu pendekatan&#13;
perancangan yang bertujuan untuk memberikan wadah untuk keberagaman suku,&#13;
budaya, dan kebiasaan dari beberapa kelompok tertentu yang berfokus pada&#13;
bangunan yang dapat diterima oleh semua kelompok, tanpa ada budaya yang&#13;
dominan, sehingga tercipta suasana harmonis, inklusif, dan nyaman bagi seluruh&#13;
pengguna.&#13;
Konsep perancangan diarahkan untuk menghadirkan ruang-ruang bersama yang&#13;
mampu mendorong interaksi sosial, seperti ruang komunal, dapur bersama, dan&#13;
area rekreasi yang terintegrasi dengan lingkungan hijau. Selain itu, aspek&#13;
kenyamanan, keamanan, dan efisiensi juga diperhatikan agar asrama dapat menjadi&#13;
tempat tinggal yang layak, fungsional, dan mendukung kegiatan akademik maupun&#13;
sosial mahasiswa.&#13;
Melalui pendekatan Multi Etnis, diharapkan asrama ini tidak hanya berfungsi sebagai&#13;
tempat tinggal, tetapi juga sebagai wadah pembentukan karakter, toleransi, serta&#13;
semangat persatuan antar mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
